Anak Indigo

Anak Indigo
episode 72


__ADS_3

ayah bangkit dari duduk nya menghampiri ibu...


"kenapa Bu...?"bisik ayah yang masih bisa ku dengar karena aku duduk bergeser ke dekat mereka berbicara


"kenapa bapak ajak pak Bambang kerumah kita saja tak tau harus pulang kemana...?"ucap ibu yang sedikit keras membuat aku dan pak Bambang menoleh ke arah mereka


aku beranjak dari duduk ku dan menghampiri mereka...


"maaf Bu yah,aku mendengar pembicaraan kalian,kalau kalian mau kalian bisa tinggal di rumah ku..."


"tidak apa-apa Al,tapi gak usah lah Al kami takut malah merepotkan kamu...."


"yah aku anak ayah dan ibu kan..? jadi aku minta kalian mau tinggal bersama ku..."


"tapi Al..."


"gak usah tapi-tapi Bu,untuk barang ibu nanti kita sewa mobil bak saja mengangkut nya..."

__ADS_1


"tapi Al ayah..."


"tapi apa lagi yah,ayah tidak punya uang..?aku punya yah..."


"itu akan merepotkan mu na...biar lah ibu cari kontrakan yang lebih murah saja..."


"maaf pak Imron Bu ayu,menurut saya lebih baik kalian tinggal bersama Alya bukan kah kalian sudah mengangkat nya sebagai anak.? maaf kalau saya ikut campur dan mendengarkan pembicaraan kalian..."ucap pak Bambang


"tuh kan Bu, pak Bambang saja yang sedang sedih setuju dengan ucapan ku..."


"tak apa Ron apa yang Alya bilang itu memang benar adanya. sebaiknya kalian terima ajakan nya dan resmikan pengakatan anak kalian saya akan bantu sebisa saya..."


"terima kasih pak sebelum nya tapi biar kami urus sendiri saja toh bapak juga sedang tidak baik-baik saja..."


"ayolah tak usah sungkan pada ku,dan aku hany minta bantuan kalian tolong temukan jasad anak ku Dian..."ucap pak Bambang mulai meneteskan air mata lagi


"aku janji pak akan bantu bapak,kalau bapak mau bapak hari ini istirahat saja di rumah ku dan besok bapak bisa lapor kepolisian untuk membuka gudang itu..."ucap ku yakin

__ADS_1


ku harap besok Caca dan Cici bisa mencuri jimat pak Budi..


setelah membicarakan rencana selanjutnya kami pun mencari mobil pickup untuk membawa barang ayah dan ibu ke rumah ku...


pak Bambang tak ikut ke rumah ku dia memilih menginap di bekas tempat kos Bu Dian. beliau juga berniat membereskan barang-barang Bu Dian....


sampai di rumah aku mempersilahkan mereka masuk dan membawakan minuman untuk mereka,lalu aku membersikan kamar bekas ayah dan ibu kandungku...


sekitar jam 5 sore aku berserta ayah dan ibu pergi ke rumah pak RT meminta bantuan nya untuk mengurus surat-surat yang di perlukan untuk mengangkat ku sebagai anak mereka secara hukum....


setelah itu kami kembali ke rumah aku bilang pada ayah kalau Hani Dion dan Doni tinggal disini dan mereka selalu membantu ku namun ayah melarang aku terlalu dekat dengan mereka,ayah menyuruh Hani dan adik-adiknya tinggal di pohon belakang rumah ku...


aku tak bisa membatah ayah hingga aku setuju saja namun aku minta di buatkan rumah pohon di sana untung lah ibu mendukung ku hingga ayah menyetujui permintaan ku ini...


malam kian larut setelah makan malam dan solat isya berjamaah aku pamit untuk belajar dan beristirahat...


waktu berjalan begitu cepat pagi ini aku di bangunkan ibu karena aku lupa memasang alarm di ponsel ku...

__ADS_1


__ADS_2