Anak Indigo

Anak Indigo
episode 57


__ADS_3

ka Tian manggut-manggut saja mendengar kan ucapan papah...


"papah harap kalian akur sampai kapan pun. walaupun kelak mamah dan papah sudah tiada ya..."ucap papah yang aku rasa papah sedang menyembunyikan sesuatu yang tak aku ketahui


"papah ngomong apa sih papah harus panjang umur papah harus menyaksikan aku menikah..."ucap kak Tian


"umur tiada yang tau Tian..."


"pah,papah sakit yah papah kenapa gak cerita..."ucap ku mendekati tempat papah duduk dan duduk di bawah dekat kaki nya dan menyenderkan kepala ku di pangkuan nya


"kamu ini bicara apa Al,papah sehat kok dan ngapain duduk di bawah ayo bangun duduk disini..."ucap papah membelai rambut ku kemudian menepuk kursi di samping nya menyuruh ku duduk disebelah neliau.tiba-tiba mamah datang membawa minuman


"heh Alya kenapa duduk di bawah nak,apak yang bapak lakukan hah..."mamah mengomel


"ini lagi satu baru datang langsung nyerocos saja..." ucap papah


"gak apa-apa mah aku tadi ngambil permen ku jatuh didekat kaki papah jadi aku duduk dibawah untuk mengambil nya..."ucap ku menunjukan permen,aku berbohong pada mamah kak Tian hanya tersenyum mendengar penuturan ku


aku duduk di samping papah dan berbisik padanya...


"apa papah lupa aku ini istimewa...?"tanya ku

__ADS_1


papah menatap ku sambil tersenyum dan balas berbisik pada ku "kamu do'a kan saja papah sembuh ya..."


"ngapain bisik-bisik...?"tanya kak Tian menyadari aku berbisik dengan papah


belum menjawab pertanyaan kak Tian tiba-tiba suara salam mengagetkan kami yang sedang asik ngobrol walaupun ada rasa canggung di dalam hati ku...


"assalamualaikum..."ucap bibi yang membawa banyak belanjaan


"waalaikumsalam..."ucap kami semua


"aduh nyonya tuan den non maaf bibi baru pulang tadi ojeg yang bibi sewa mogok di jalan..."


"memang kamu dari mana BI...?"tanya mamah


"iya silahkan...Al kamu istirahat lah di kamar kami juga Tian..."titah mamah pada kami


"iya benar papah juga mau istirahat dulu nanti bangunkan ya untuk makan malam..."ucap papah


"memang nya papah gak solat...?"tanya ku


"ya solat Al..."

__ADS_1


"nanti mamah bangun kan kalian sebelum magrib sekarang bersih solat ashar dulu baru istirahat..."omel mamah


"baik bos..."ucap kami serempak


"ayo Al mamah antar ke kamar..."


"aku bisa sendiri mah..."


"tidak mamah antar saja kamu nanti kamu pusing dan jatuh dari tangga bagaimana.. "


ya kamar ku memang di lantai dua rumah ini karena dilantai satu hanya ada satu kamar mamah dan papah dan di belakang sudah di tempati bibi...


"lalu aku bagaimana apa mamah tidak kangen pada ku...?"ucap kak Tian


"kamu cemburu pada adik mu...?"mamah balik bertanya


"tidak.ya sudah aku bisa sendiri..."ucap kak Tian menggendong ransel dan naik ke lantai atas untuk beristirahat


"biarkan lah dia sudah dewasa masih seperti anak-anak..."ucap mamah yang memapah ku menuju kamar di atas


selesai mandi dan berganti pakaian aku tak bisa tidur aku menghubungi pak RT dan bilang kalau aku menginap di rumah orang tua angkat ku dan uang kue besok aku serah kan...

__ADS_1


setelah menghubungi pak RT aku keluar kamar menuju balkon untuk menikmati suasana sore...aku duduk di kursi sambil main game di ponsel ku...


tiba-tiba aku dikagetkan dengan suara kursi yang diduduki seseorang...aku menoleh nampak lah seorang laki-laki tampan duduk di samping ku sambil tersenyum pada ku


__ADS_2