Anak Indigo

Anak Indigo
episode 75


__ADS_3

"darimana kamu dapat cincin ini Yen...?"ucap ku menyadari kalau benda itu adlah cincin jimat milik pak Budi


"memang itu punya mu Al...?"tanya Caca


"ini jimat pak Budi ca ci..."ucap ku aku merasakan aura negatif di cincin ini


"benarkah...?"ucap mereka serempak


"iya ini memang milik pak Budi tadi aku..."ucap Yeni menceritakan apa yang terjadi hingga jimat ini ada pada nya


POV Yeni


bel istirahat berbunyi aku langsung keluar kelas untuk menuju kelas Alya..aku penasaran dengan rencana nya...


baru beberapa langkah saja aku meninggalkan kelas seorang guru memanggilku dan mengatakan kalau aku d panggil oleh kepsek....


"Yeni...."panggil guru itu


"iya pak...ada apa ya...?"


"pak kepsek meminta mu untuk ke ruangan nya...."


"oh baik pak.."


aku berjalan ke ruangan kepsek...ku buka pintu kantor dan berjalan menghampiri pak kepsek yang duduk di kursi untuk menerima tamu di sekolah...

__ADS_1


"permisi pak ada apa memanggil saya...?"


"duduk lah dulu...saya ingin kamu.."ucap nya sambil menatap ku genit dan tangan nya terus mencengangkan tangan ku


"maaf pak bapak jangan kurang ajar say bisa teriak kalau bapak melecehkan saya..."


"ayo lah Yen kamu jangan jual mahal..."ucap sambil mendekatkan wajah nya ke wajah ku


"maaf pak saya bukan pel***r yang bisa bapak sentuh sembarangan..."ucap ku mendorong tubuh pak Budi sekuat tenaga ku dan aku berhasil membuat nya terjerembab ke belakang namun tangan nya masih mencengkeram tangan ku


dengan sekuat tenaga aku melepaskan cengkraman tangan nya hingga tak sengaja aku menarik cincin milik pak budi...


setelah lepas dari cengkeraman nya aku buru-buru berlari keluar dan menuju kelas Alya....


...****************...


"gak papa Al,hanya sakit saja tangan ku ini..."jawab Yeni memperlihat kan tangan nya yang merah akibat cengkraman pak Budi


"bener-bener keterlaluan sekali pak Budi..."ucap Caca sambil geleng-geleng kepala


"sudah kita lihat saja apa yang akan Bu Dian lakukan setelah jimat nya ini ada pada kita semoga saja pak Budi mau mengaku setelah di telor Bu Dian..."ucap ku


"memang apa yang akan Bu Dian lakukan Al...?"tanya Caca dan mereka bertiga menatap ku serius


"aku gak tau yang jelas aku yakin Bu Dian akan membuat pak Budi mengakui perbuatannya..."jawab ku dan di balas anggukan kepala oleh mereka bertiga

__ADS_1


"untung saja kamu berhasil mencuri ini..."ucap Caca sambil mengamati cincin di tangan nya


"teman hampir jadi korban malah bilang untung..."gerutu Yeni


"ya maaf Yen,bukan maksud ku seperti itu hanya saja aku dan Cici belum ada rencana bagaimana mengambil cincin ini dari pak Budi..."ucap Caca dengan memasang wajah memelas


"sudah jangan bertengkar masih ada tugas kalian mengambil kamera dari ruangan kepsek..."lerai ku


"iya benar cepat ambil sana..."Yeni memerintah Caca dan Cici sambil menaik-naikkan alis nya


"ya ga bisa sekarang dong Yen,masih banyak orang..."ucap Cici


"bener tuh Yen,Al sekarang belum kondusif nanti sepulang sekolah kita ambil. dan sekarang sebagai ucapan terima kasih pada Yeni yang sudah meringankan pekerjaan kita kita traktir ke kantin deh di warung Bu ayu..."ucap Caca


"ibu ku hari gak jualan ca,ci,Yen...."ucap ku sambil tersenyum


"ya sudah di warung lain saja..."ajak Caca


saat hendak melangkah meninggal kan kelas bel masuk berbunyi dengan nyaring nya...


"ya keburu masuk nanti saja sepulang sekolah..."ucap Cici sambil kembali duduk di tempatnya tanpa merasa bersalah dan di ikuti oleh Caca


"kalian benar-benar ya...."kesal yeni


"sudah Yen segera ke kelas sebentar lagi pasti ada guru masuk..."ucap ku

__ADS_1


Yeni langsung pergi dengan wajah kesalnya tanpa menjawab perkataan ku,aku pun kembali ke tempat duduk ku dan menyimpan cincin jimat pak Budi di saku baju ku.


__ADS_2