Anak Indigo

Anak Indigo
episode 74


__ADS_3

"barang itu masih disana Al pak Budi melupakan itu..."ucap Bu Dian ku lirik arwah bu Dian yang ada di samping ku dia menampakkan senyumnya yang pasti kalau orang normal melihat nya itu pasti sangat menyeramkan namun berbeda dengan ku yang sudah biasa melihat itu


"Caca Cici..."panggil ku


"kenapa Al...?"jawab mereka serempak


"kalian harus bisa mengambil jimat pak Budi biar pak Budi mengakui kejahatan nya.sebelum itu kalian pasang kamera di ruangan pak Budi..."titah ku


"okeh Al beres,untung aku bawa ini..."ucap Caca menunjukan kamera kecil


"bagus sekarang lakukan tugas kalian,kalian jangan takut kalau ada apa-apa akan ada yang membantu kalian..."ucap ku sambil melirik Hani dan Bu Dian


"baiklah mumpung pak Budi belum datang aku dan Cici akan menyelinap ke kantor kepsek..."ucap mereka sambil berlari menuju ruangan kepsek


"Al memang kalian merencanakan apa.?"tanya Yeni yang memang tak tau apa-apa ya walaupun kami satu sekolah tapi kami jarang ketemu karena kami lebih sering berbicara dengan teman sekelas saja dan juga jarak kelas yang lumayan jauh membuat kami jarang bertemu


"sudah Yen kalau kamu mau bantu ikut saja dulu rencana ku nanti ku ceritakan setelah tugas Caca dan Cici selesai..."

__ADS_1


"baiklah kalau begitu aku bantu kalian..."ucap nya tersenyum


ku lihat Yeni memakai jepit kecil di rambut nya hingga muncul ide gila ku agar bisa membuka pintu gudang itu.


"Yen apa boleh aku minta jepit rambut mu...?"


"untuk apa Al...?"ucap Yeni mencopot jepit rambut nya dan menyodorkan nya pada ku


"sudah sini kamu awasi ya jangan sampai ada orang..."ucap ku yang di balas anggukan kepala oleh Yeni


aku berusaha untuk membuka kunci gudang itu dan berhasil pintu gudang itu terbuka namun bel masuk sudah berbunyi dengan nyaring,aku mengurungkan niat ku untuk masuk kedalam gudang aku akan masuk ke sana nanti setelah pulang sekolah mengajak ayah dan pak Bambang yang kemungkinan akan kembali lagi ke sekolah untuk menuntut pak Budi...


pelajaran pun di mulai aku mengikuti setiap pelajaran yang di jelaskan oleh guru dengan baik baik karena sebentar lagi akan ada ujian semester pertama...


jam istirahat pun berbunyi setelah teman-teman yang lain keluar kelas aku menghampiri Caca dan Cici untuk menanyakan tugas mereka apa sudah beres..


"ca ci bagaimana..."tanya ku

__ADS_1


"Alya Caca Cici..."panggil Yeni yang masuk kedalam kelas ku


"iya Yen ada apa..?"jawab ku


"ini lihat..."ucap Yeni sambil menaruh sebuah benda di atas meja


"kalau mau pamer jangan gini lah Yen..."ucap Caca yang melihat cincin itu sekilas


"iya Yen benar kata Caca kalau mau pamer aja kamu kesini biasanya juga gak kesini..."timpal Cici


"ini punya kamu Yen...?"tanya ku


"ini bukan punya ku Al, dan ini juga bukan pamer Caca Cici. coba deh kalian perhatikan baik-baik..."titah Yeni


"ini punya Mbah mu Yen,kok kamu bawa ke sekolah.?"tanya Caca yang mengambil benda itu dan mengamati nya


"seperti nya iya ca,ini punya Mbah nya Yeni..."ucap Cici sambil terkekeh

__ADS_1


"kalian ini malah mengejek ku.yang jelas ini bukan milik Mbah ku dan bukan milik keluarga ku... bukankah kalian menginginkan beda ini...?"ucap Yeni merebut benda itu dan menaruh nya di depan mata ku


__ADS_2