Andai Aku Masuk Pesantren

Andai Aku Masuk Pesantren
Masalah mama Felly


__ADS_3

Masih dalam keadaan bersedih papa Felly langsung menarik tangan istrinya itu untuk ikut ke kamar, Shafiq yang melihat mamanya di perlakukan kasar itu langsung mengejar mamanya dan menggigit tangan papanya.


"Papa lepasin mama papa nggk boleh seperti itu" triak Shafiq.


"Kamu diam pergi sana kamu" bantah papa Felly.


Shafiq yang terdorong langsung jatuh di bawah kursi dan kepalanya terbentur ke kursi.


Shafiq yang merasa pusing lalu berdiri dan keluar rumah untuk ke rumah neneknya.


"Sini kamu" Triak papa Felly.


"Mas emng ada apa mas kok mas kek gitu banget sama aku kamu nggk sedih Felly udah nggk ada mas" tangis mama Felly.


"Pinter cuma bisa nangis doang ha pinternha nangis doang" triak papa Felly.


"Kamu ingat ya aku akan talaq kamu! " tambah papa Felly dengan kasar dan keras.


Sesaat papa dan mama Felly yang sedang bertengkar itu langsung cekcok dan sampailah tangan papa Felly akan menampar pipi mama Felly sebelum papa Felly menampar tiba tiba ada gelas yang melayang dan mengenai tengkuk kepala papa Felly.


Gelas itu pecah dan akhirnya papa Felly langsung menghadap ke belakang untuk mengetahui siapa yang melempar gelas padanya.

__ADS_1


Pak Tengku langsung berjalan ke bawah dan memanggil manggil nama Shafiq tapi dia tidak ada di rumah.


"Mas Shafiq kan ke rumah ibu mas" jawab mama Felly, langsung ibu Ju pergi ke rumah mamanya itu dan langsung di tarik jilbabnya oleh suaminya itu.


"Kalo kamu berani beraninya ngadu masalah ini ke orang tuamu kamu akan menyusul Felly di sana" triak pak Tengku.


Di saat Ibu Ju sudah pergi pak Tengku masuk ke dalam rumah nya yang hanya dia yang berada di rumah, tak beberapa lama ada suara aneh terdengar dari lantai atas.


"Papa Felly udah pulang lagi pah" bisik arwah Felly dengan lembut.


Pak Tengku yang mendengar itu berusaha melawan dan menjawab itu,


"Ayo pa ikut Felly papa tidur di tanah ya pah hihih" ucap arwah Felly.


Pak Tengku yang mencari sumber suara itu langsung pergi ke atas untuk memastikannya itu.


"Siapa kamu kamu siapa nggk usah berani berani kamu" triak papa Felly.


"Felly di sini papa" jawab arwah Felly.


Seketika itu Felly menampakan wujud aslinya kepada papanya itu, pak Tengku yang ketakutan itu langsung ke bawah untuk menyelamatkan diri.

__ADS_1


"Papah ayo ikut Felly papa ayo temenin Felly pah" terdengar suara arwah Felly.


Papa Felly yang ketakutan itu langsung pergi ke rumah tante Mirah untuk menenangkan dirinya itu.


Sesampainya di rumah tante Mirah pak Tengku melihat ada Ita yang berpakaian agak menggoda ia langsung memeluk Ita dari belakang dan berbisik padanya.


"Mama mu mana cantik" bisik pak Tengku.


Ita yang terkejut itu langsung pergi dari situ dan tiba tiba tante Mirah dari luar langsung menyambut hangat selingkuhannya itu.


"Hay mas sudah lama kah" tanya tante Mirah


"Baru aja mir habis dari mana kamu mir"tanya pak Tengku.


" Habis beli beras mas" jawab tante Mirah.


Setelah memberi kopi itu langsung Tengku bercerita bahwa Felly bergentayangan.


"Ahh mas mana mungkin Felly kan udah nggk ada mas" tegas Mirah.


"Engga Mir aku liat sendiri keadaan Felly yang sebenernya" sanggah Pak Tengku.

__ADS_1


__ADS_2