
Di saat keluarga mereka hendak di korbankan kepada sesembahan Ki Ageng.
Tiba tiba dari arah belakang ada yang menegur Ki Ageng dengan sangat keras.
"Laknat kamu kapan kamu tobat kapan kamu tobat!!!!!!" triak Neneknya Nada itu.
Ki Ageng semakin marah dengan kedatangan semua keluarganya itu di sisi lain ada juga pikiran lain yang terselip pada pikiran Ki Ageng,
"Hah, bagus sekali kalian datang dengan kehadiran kalian aku akan lebih leluasa untuk menambah ilmu" licik Ki Ageng.
Nada yang melihat neneknya berada di samping Ki Ageng itu langsung melangkah ke sana dengan muka yang agak geram
"Loh nek, ada apa siapa Ki Ageng ini" tanya Nada.
"Hahaha kamu tidak tau bahwa saya adalah kakek kamu dan mereka adalah orang tua kamu" bentak Ki Ageng.
"Laskar, anak perempuan mu sudah dewasa, kalo kamu ingin lepas lepas saja aku akan menumbalkan anakmu itu" triak Ki Ageng.
"Tidak!!!!!, jangan saya lebih mati jangan sampai anak saya" triak Ayah Nada.
"Kak gimana dong Ayah sama Bunda gimana kita harus bagaimana kak" kata Nada.
__ADS_1
Persembahan sudah di mulai dengan rintihan tangisan dan tetesan Air mata,keluarga melepas kepergian dengan pilu, malam itu adalah malam kebahagiaan bagi Ki Ageng.
"KakHasbi,Ustadz Damar sama Ustadz Manaf di mana kenapa mereka tidak ada" tanya Yasmin.
"Iya dek si kemana yah" heran Hasbi.
"Dek kamu, ke KakDa ya okey kakak mau ke sana dulu" bisik Hasbi.
Yasmin langsung,pergi ke Nada yang sedang menangis,
"KakDa, jangan nangis ya kak nggk cuma kakak yang ngrasain ini Yasmin juga kak" kata Yasmin sambil menahan tahan nangis.
"Iya dek kita serahin semua pada Allah ya dek jangan nangis trus,Kak Hasbi di mana dek" tanya Arya.
Arya langsung izin ke sana untuk menemui Hasbi,Pada saat Ki Ageng sedang dalam pembacaan mantra untuk menyeburkan mereka ke dalam sungai itu tiba tiba Ki Ageng melihat ada cahaya dari muka Nada dan Yasmin.
"Kamu pegang Nada dan Anak kecil itu jangan sampai mereka terjun ke sungai ini apa bila dia tau" bisik Ki Ageng.
Di saat pengawal Ki Ageng itu sedang berlari menemui Nada tiba dari arah belakang ada sesosok berjubah mendorong Nada yang sedang menggendong Yasmin dari Arah belakang.
Bbbrrrruuuukkkkkk........
__ADS_1
Suara itu di sertai triakan Yasmin dan Nada.
Tolong!!!!!!!!!........
Orang orang yang ada di situ langsung tidak sanggup untuk melihat masuknya Nada dan Yasmin ke sungai Itu.
Yasmin!!!!!!! tolong Abah Yasmin Abah"Rintih Uma Yasmin.
"Ya Allah Mas gimana mas Nada mas" triak Nada.
Hasbi dan Arya yang tau keributan itu langsung di datangi oleh bibi yang dia bertemu di rumah itu.
"Mas Arya..... Mas Arya..... it.... i... itu... mas mbk Nada mas" triak Bibi.
"Bibi ada apa sama Nada, Nada kenapa" heran Arya.
"Mas Mbak Nada masuk ke Sungai merah Mas" jelas Bibi.
Arya dan Hasbi langsung berlari ke sana melihat air itu yang makin bau dan bau.
"Arghhhhhhh celaka ini binasa aku" Kesal Ki Ageng.
__ADS_1
"Sekarang puas kamu mas puas kamu Cucu kamu menjadi tumbal selanjutnya" kesal Nenek dengan mendorong Ki Ageng.
Tiba tiba Air itu mengarah ke langit dengan tinggi dan memuncarkan percikan air yang banyak.