Andai Aku Masuk Pesantren

Andai Aku Masuk Pesantren
Keris Pusaka II


__ADS_3

Keadaan Di Gua itu semakin genting Pasukan Ki Ageng akan menyerang kembali mereka.


"Arya kalian ke sana terlebih dahulu sebelum para pasukan tau kita benar benar berada di sini" kata Ustadz Damar.


"Ha Ustadz kenapa Ustadz bisa ada di sini" Tanya Arya.


"Sudah jangan membahas itu terlebih dahulu ayo kamu ikutin Hasbi sekarang" tegas Ustadz Damar.


Arya melangkah dan duduk di samping Hasbi yang sedang berdoa meminta pertolongan ke pada Allah, sedangkan Ustadz Damar dan Ustadz Manaf sedang bingung bagaimana cara menutup pintu gua ini.


Aayooo cepat Cari mereka jika tidak kita akan hilang.... tegas salah satu pengawal itu.


"Ya Allah bagaimana ini Hasbi Arya kalian Solat terlebih dahulu biar kami yang menghalau mereka" tegas Ustadz Manaf.


Hasbi dan Arya menuruti apa kata gurunya tersebut lalu gua itu yang dulunya terang menjadi gelap.


Kreeetek.... tek......


Suara baru dari keris itu sudah mulai membelah dan menimbulkan bunyi yang amat keras.


"Ustadz Pasukan itu mendengar suara itu dan sepertinya akan mengarah ke sini" triak Ustadz Damar.


tiba tiba gua itu menjadi cerah lagi seperti di cahaya dengan lampu yang amat banyak.

__ADS_1


"Ya Rabb selamatkan kami ya Rabb" bisik Arya dan Hasbi dalam doanya.


Ketika cahaya itu mulai menyinari seluruh Gua Hasbi dan Arya tiba tiba menghilang secara misterius.


"Damar, Mereka berdua kemana Mar" tanya Ustadz Manaf.


"Mereka pergi tidak terlalu jauh ustadz" jawabnya.


Cahaya itu kembali membuat baru di dalam gua itu terbelah dan menimbulkan cahaya itu menembus sampai ke langit.


Para pasukan itu pun langsung lari mengarah ke dalam Gua mereka menemui Ustadz Manaf dan Ustadz Damar yang sedang duduk di situ.


Ooo.... ternyata selama ini kalian yang menjadi biang nya itu bentak salah satu pengawal itu.


"Kalian perbaiki keris itu dan aku akan membunuh kalian" kata pemimpin sambil mengeluarkan pisau dari saku nya itu.


Di saat pengawal yang lain ingin mengambil keris tersebut Keris itu goyang seakan ada yang menarik nya.


"Kamu saja yang mengambil keris itu saya takut dengan keris itu" bisik salah satu.


Karena pengawal itu saling adu mulut sehingga keris itu di ambil oleh Hasbi dan Arya seolah mereka menyabut keris itu dan mereka bisa terlihat kembali.


"Weeeh kembalikan keris itu jika tidak saya akan membunuh kamu" Bentak salah satu pengawal itu.

__ADS_1


"Hasbi.... Arya kamu tusuk kan keris itu pada panglima yang tertua biar anak buahnya juga bisa tersadar" triak Ustadz Damar.


Hasbi dan Arya lalu berlari mengarah ke panglima yang tertua itu dan dari arah belakang pasukan yang lain mengambil pisau dan ingin membunuh Arya agar dia tidak bisa membunuh panglima itu.


Hasbi yang tau aba aba mereka dia langsung lari


Zeeetttz.......


Darah mengucur dari belakang badan Hasbi.


"Bi lu......


" Udah Ar gw nggk papa Ar sekarang satu satunya cuma lu ayo buruan"triak Hasbi.


Arya langsung berlari dan


Slleppppp......


Keris itu menancap di dada panglima tua itu dan anak buahnya menjadi seperti semula lagi Arya lalu berlari ke arah Hasbi yang terkapar lemas itu.


"Bi Bangun bi lu kuat kan bi jangan kek gini dong kenapa kamu nglakuin kek gini" rintih Arya yang merasa amat menyesal.


"Arya cepat kamu bawa keris itu dan bawa Hasbi ke pinggir sungai merah dan kamu akan menyelamatkan adik mu juga cepat!!" perintah Ustadz Damar membuat Arya langsung bertindak dan langsng menggendong Hasbi untuk di bawa ke pinggir sungai.

__ADS_1


Sedangkan Ustadz Damar dan Ustadz Manaf berjalan di belakang Arya.


__ADS_2