
Pagi pagi sekali Felly berangkat sekolah dengan di antar mamanya, sebenarnya Felly juga enggan untuk berangkat ke sekolah.
"Mama Felly pingin ke pesantren aja mah" rintih Felly dengan menangis.
"Nak kamu lanjutkan sekolah nya dulu yah biar kamu dapet ijazah dan bisa masuk pesantren" pinta mama Felly.
"Tapi mah aku nggk mau sekolah" tangis Felly.
"Nak kamu sayang nggk sama mama kalo kamu sayang bantuin mama doa biar mama dapat rezeki yang lebih buat nyekolahin kamu di pesantren yah nak sekarang kamu sekolah yang semangat buat mama bangga ya nak" Jelas mama Felly.
Felly hanya bisa mengangguk saja namun perasaan Felly menggebu gebu tak ingin pergi ke sekolah tapi dia tidak mau membuat mamanya sedih.
2 Semester telah Felly lewati sekarang ia kelas 5 SD Felly yang tidak ingin masuk sekolah lagi itu hanya bisa menangis melihat bahwa dia naik kelas.
"Kenapa aku harus naik kelas coba aja kalo aku nggk naik kelas pasti mama masukin aku ke pesantren" bisik Felly.
Malam itu mama Felly di tegur oleh tante Mirah.
"Ju kamu emng nggk takut ya kalo suami kamu itu selingkuh" timpal tante Mirah.
__ADS_1
Mama Felly yang langsung tertampar dengan perkataan itu langsung menjawab.
"Loh mbk kok tiba tiba mbaknya ngomong gitu yah ke saya" sanggah mama Felly.
"Ya tumben gitu kan mas tengku biasanya di sini lama tapi kenapa cuma satu hari".
Mama Felly yang enggan membicarakan itu langsung pergi ke rumahnya.
Felly yang mendengar pembicaraan mamanya itu langsung mengikutinya pulang ke rumah.
Sesampainya di rumah Felly langsung memeluk ibunya itu dan menanyakan kenapa tante Mirah selalu berkata papanya selingkuh.
Mama Felly yang tidak menyangka anaknya bilang seperti itu langsung menjelaskan pada anaknya yang berusia 10 taun itu.
"Nak dulu mama dan papa mu menikah tidak dengan restu orang tua dan minyak kemarin adalah minyak simpanan papa" jelas mama Felly.
"Minyak itu gunanya untuk apa kemarin Felly bilang sama Kakek sama nenek tapi mereka malah nangis" jelas Felly.
Mama Felly yang tau akan hal itu langsung marah kepada Felly.
__ADS_1
"Felly jangan sekali kali kamu memberitaukan masalah ini kepada kakek atau nenek" tegas ibu ju mama Felly.
"Emng kenapa ma" tanya Felly.
"Pokoknya kamu nggk boleh ngomong soal masalah mama sama papa sama kakek kamu kalo kamu sampai ngomong lagi mama akan marah sama kamu" tegasnya.
Felly yang takut mamanya itu marah padanya akhirnya mengangguk saja tanda paham.
Mama yang melihat Felly menangis karena bentakannya itu langsung memeluk putrinya itu.
"Nak maaf yah mama nggk bermaksud buat kamu nangis" kata ibu ju.
"Iya mah Felly paham apa yang mama maksud maafin Felly ya mah Felly udah ngrengek Felly minta ke pesantren" jawab Felly.
"Enggk nak Mama pingin ketiga anak mama masuk ke pesantren semua nak biarin papa mu bilang apa mama pingin liat kalian sukses di akhirat" jelas mama Felly sambil meneteskan air mata.
Felly hanya mampu diam mamanya tidak tau kenapa Felly terus meminta untuk di masukkan ke pesantren.
"Maafin Felly ya mah Felly janji Felly bakal bahagiakan mama" tangis Felly dalam hati.
__ADS_1