
Malam itu suasana di belakang desa mencengkap pak Tengku sangat bingung dengan keadaan Desa yang mulai agak putih, dia tidak mau jika ilmunya akan hilang dan dirinya juga akan menjadi pembantu di bangsa Jin.
Tiba tiba ada orang yang hitam itu mengancam pak Tengku untuk memberinya tumbal lagi, pak Tengku langsung terkejut dengan kejadian itu.
"Kamu harus memberi saya tumbal jika tidak kamu harus ikut saya ke alam" jelas orang itu.
"Maaf saya belum bisa memberi anda tumbal untuk ini" jelas Pak Tengku.
"Masa kamu akan habis jika 5 bulan lagi kamu tidak menyimpan anak anak perempuan kamu harus bersiap memenuhi janji kamu kami sudah memberikan apa yang kamu inginkan jika tidak kamu harus menuruti kemauan saya" bentak Orang itu.
Tiba tiba orang itu melewati rumah Yasmin yang kelihatan dari luar tidak seperti rumah rumah yang lain, di saat mereka hendak masuk ke dalam rumahnya tiba tiba mereka terjungkal karena ada penahan dari rumah itu.
"Sepertinya jika orang ini akan menjadi kan tumbal untuk ku berikan pada guruku maka aku akan menjadi lebih kuat dari siapapun" bisik orang itu.
Lalu dia kembali pergi ke pak Tengku untuk memberikan siapa yang akan menjadi tumbal berikutnya.
"Kamu harus bawa orang yang di sana dia adalah ahli ibadah sehingga rumahnya itu menjadi lebih cerah dari yang lain" pinta orang itu.
__ADS_1
"Ya baiklah saya akan memberi dia kepada mu di malam purnama" jawab pak Tengku.
"Okey jika tidak kamu akan menjadi budak kami" tegas orang itu.
Setelah pak Tengku tau siapa yang akan menjadi tumbal dia kembali ke rumahnya dan langsung ke kamar Ita anak sambungnya.
"Kamu ngapain ke sini " jelas Ita.
"Ikut Saya yuk ke salah satu tempat mumpung ibu kamu udah tidur" tegas pak Tengku.
Ita pun setuju saja karena dia sangat mempercayai pak Tengku.
Ita langsung meminta tolong namun nyawa dia makin melayang membuat suasana bagi Tengku menjadi malam yang menyegarkan.
Setelah sampai di rumahnya langsung mengetahui istrinya itu mencari Ita.
"Mas kamu liat Ita nggk ya mas kok nggk ada di kamarnya yah" tanya tante Mirah.
__ADS_1
"Mana aku tau sayang kan aku baru pulang dari luar mana ada aku tau dia kemana" jawab pak Tengku.
Saat tidur Tante Mirah terkejut akan mimpinya itu.
"Mami tolongin Ita Mi Ita di do" jelas Ita langsung tante Mirah terbangun dengan tergesa-gesa,
"Mas Mas bangun dong" triak Mirah.
"Kenapa si kamu itu ih brisik aja" tegas Tengku.
"Mas Kita nyari Ita Ayok mas aku mimpi aneh tentang Ita mas ayok mas" Sanggah Mirah.
Tengku langsung berniat buruk padanya itu langsung mengiakan apa yang Mirah minta.
"Ya udah Yuk kita cari Ita ke sungai belakang" jelas Tengku.
"Ha kok bisa nyari di sana mas" tanya Mirah heran.
__ADS_1
"Heh ya siapa tau gitu kita bisa nemuin Ita di sana" jelas Tengku.
"Iya" Jawab singkat Mirah.