Andai Aku Masuk Pesantren

Andai Aku Masuk Pesantren
Arwah


__ADS_3

Di saat mereka bertiga sedang menelusuri sekolah Yasmin tiba tiba ada bu Angel di kelas 5 sedang bertriak meminta tolong.


"Kak itu suara Bu angel apa bukan apa jangan jangan itu cuma akal akalan doang" bisik Yasmin.


"Enggk dek ini suara orang asli" Jawab Nada sambil menggandeng Yasmin pergi ke kelas itu.


Tak di sangka ada bu Candra yang sudah meliputi aura kegelapan,


"Dek gimana caranya kita bantu dia" tanya Arya.


Nada mengajak ke kelas 6 karena ada pintu dari sana, Nada yang tergesah gesah lalu menarik tangan bu Angel untuk ikut bersama dia.


"Arwah itu adalah peminta tumbal sekolah ya" Batin Arya.


Nada yang sudah mendapatkan Bu Angel tanpa sepengetahuan arwah itu langsung membawa bu Angel pergi dari tempat itu.


"Ibu nggk papa kan bu ada yang luka nggk" Tanya Yasmin.


"Loh kalian bertiga ngapain kok ada di sini" tanya Bu Angel.


"Udah jawab nanti aja jangan di sini lebih baik kita pulang sebelum arwah yang lain tau akan hal ini" jelas Nada.


Sesampainya di pintu gerbang arwah yang ada di sekolah mulai melihat kepergian mereka berempat.

__ADS_1


"Hah kak gimana ini" cemas Yasmin.


"Lari buruan" triak Nada.


Yasmin yang di gendong kak Arya itu merasa takut karena dia yang paling belakang.


"Kak Yasmin takut kak" Tangis Yasmin.


Di satu di pertigaan mereka berempat salah mengambil jalan,


"Loh kok kita ke sini" tanya Nada.


"Hah kak ini sih bisa lewat ke desa kita tapi kita harus nglewati sungai" jelas Yasmin.


"Tapi sungai itu banyak arwahnya dan saya nggk akan berani lewat sana" jelas Bu angel.


"Nggk usah takutlah ngapain juga takut" bentak Nada.


Mereka bertiga hanya menurut saja apa kata Nada, sesampainya di sungai itu keadaan sungai yang di liat tidak lah air sungai namun air darah yang sangat kental.


"Kita harus nglewati ini kah" tanya Nada.


"Heem" jawab singkat Bu angel.

__ADS_1


"Ya udah kita lewat sini saja ngapain takut" jelas Arya.


Di saat Arya yang menggendong Yasmin itu baru melangkah 2 langkah tiba tiba tangan muncul dari air itu dan meminta pertolongan.


"Tolong aku kak tolong aku disss" Pinta arwah itu.


Yasmin yang mengetahui suara siapa itu langsung meminta agar kakDa juga kak Arya menolongnya.


"Itu... itu... suara Felly kan kak kenapa Felly kamu kenapa Felly" Triak Yasmin.


"Dek kamu jangan menyebut nama dia di sini" Tegas Nada.


Di saat Nada sedang mengucap itu arwah yang tadi minta tolong bukanlah Felly melainkan dia adalah hasil tumbal warga desa.


Arwah itu muncul dengan kaki yang tak beraturan tangan yang mengangkat mata yang hilang dan muka yang benar benar hancur membuat mereka ketakutan.


"Kalian tidak dapat lewat sini kalian lewat nyawa akan menghilang kalian akan seperti kami yang siang malam di siksa di sini" jelas Arwah itu.


Seketika mereka berempat langsung kembali dan mengambil jalur kanan.


Sesaat sudah agak menjauh dari sungai itu mereka berempat menemukan sebuah makam kramat dan membuat Nada menjadi jadi bahwa dia tau makan golongan siapa kah ini.


"Nak ayo masuk ke sini nak ikut nenek" ajak nenek yang membawa kayu itu.

__ADS_1


"Jangan kak bukan itu arwah nanti gimana kak" cemas Yasmin.


"Enggk dek ayo ikut kakak aja" jawab Nada.


__ADS_2