Andai Aku Masuk Pesantren

Andai Aku Masuk Pesantren
Felly Pergi


__ADS_3

Pak Tengku pulang dari kebun yang biasa ia lakukan untuk mempertebal ilmu hitam,di saat melewati rumah yang Nada juga Arya tempati ia mempunyai ide untuk mengusir mereka berdua.


"Hah coba aja kalo mereka nggk di sini pasti aku akan baik baik saja" kesal pak Tengku.


"Bagaimana caranya ya agar mereka berdua bisa keluar dari desa ini bila mereka tidak keluar aku tidak akan bisa bertahan" tambah Pak Tengku.


Pak Tengku bingung bagaimana caranya agar mereka berdua keluar dari desa nya itu,


"Aku butuh Tumbal bagaimana kalo aku mencari mangsa beberapa orang dan menggosip kan bahwa dengan kehadiran si anak kota itu membuat kematian itu" batin pak Tengku.


Nada yang sedang tidur pulas langsung membangunkan kakaknya yang tidur di Sofa dekat dia dan Yasmin.


"Kak bangun kak" bisik Nada pada Arya.


Seketika Arya langsung terbangun,


"Kenapa dek kamu mimpi apa" tanya Arya.


"Akan ada banyak orang di sini yang akan menjadi tumbal oleh papanya Felly" tegas Nada.


"Mksd kamu gimana dek"


"Besok pagi pasti akan terjadi beberapa orang hilang dan orang meninggal" tegas Nada.

__ADS_1


Arya langsung tercengang mendengar cerita dari adeknya itu biasanya kalo ada mimpi seperti itu akan menjadi kenyataan.


"Trus dek gimana dong caranya biar kita itu mencegahnya" tanya Arya.


"Kita nggk bisa cegah orang itu mati kak" jawab Nada.


Di saat mereka sedang mengobrol tiba tiba Yasmin mimpi hampir mirip dengan yang Nada ceritakan.


"Om Tengku" triak Yasmin.


Seketika Arya dan Nada tergeloncak kaget dengan suara Yasmin yang keras itu.


"Dek kamu mimpi apa" Tanya kak Arya.


Jam menunjukan pukul 03.00 Nada langsung mengajak Yasmin juga Arya untuk sholat Tahajud.


Di saat sampai di kamar mandi tiba tiba air mengalir dengan deras tanpa ada orang yang membuka keran itu.


"Biar kak Arya dulu ya yang Wudhu" kata Arya.


Di saat Arya baru niat dan tangannya baru kena air tiba tiba air itu berubah menjadi darah segar.


"Astagfirullah apaan ini" triak Arya.

__ADS_1


Yasmin yang ketakutan itu langsung memeluk Nada yang berada di sampingnya itu.


Tak beberapa lama Felly datang dengan muka yang penuh amarah, bahwa ayahnya itu sudah menikahi tante Mirah.


Tiba tiba ada angin yang menerjang di dapur namun di ruangan lain tidak terjadi apa apa.


"Yasmin kamu pegangan sama kak Nada ada ya kamu jangan kemana mana biar aku yang cek di sana" tegas Felly.


"Felly kamu jangan ke sana Fell" Triak kak Arya.


Felly yang keras kepala itu masih mau saja ke sana, seketika lampunya redup membuat suasana di sana menjadi lebih tak nyaman.


"KakDaaaaa!!!!! " Triak Felly.


"Felly!!!!!!! Dekkkk" Nada lalu berlari menghampiri Felly.


"Kak Felly minta kakak bantuin warga sini ya kak buat yang bener Felly bakal bantuin kakak di sana" jelas Felly.


Seketika itu Felly hilang dari situ Nada dan Yasmin langsung menangis.


"Kakda apa Felly udah tenang di sana" tanya Yasmin.


"Enggk dek Felly belum kembali ke tempatnya tapi dia di ajak oleh bangsa lain agar informasi di sini kita semua nggk Tau". Jelas Nada.

__ADS_1


Yasmin yang masih menangis dengan tidak rela kembali kehilangan sahabatnya itu.


__ADS_2