Andai Aku Masuk Pesantren

Andai Aku Masuk Pesantren
Rahasia yang terjadi


__ADS_3

Nada yang merasa ingin tau itu langsung mengambil foto bayi itu di tangan nenek nya, dan berapa terkejutnya ia pernah melihat foto itu tadi malam yang berada di suatu ruangan, setelah mengingat itu Nada langsung menatap wajah Hasbi dan berkata tidak mungkin.


"Kak Hasbi???" Tanya Lirih sambil melirik ke arah Hasbi.


Hasbi yang merasa heran itu langsung menanyakan padanya apa yang sebenernya terjadi.


Nada langsung membalikan Foto itu dan nama yang sama seperti nama sebelumnya.


"Da apa ada yang salah sama aku kenapa kamu menatap aku seperti itu" tanya Hasbi.


Nada langsung mengulurkan se lembaran foto kepada Hasbi, "Ini kakak kan pas kecil" tanya Nada.


Betapa terkejutnya Hasbi ia langsung mengatakan Iya,


"Mengapa nenek bisa punya foto saya" tanya Hasbi.


Nenek itu langsung menangis karena dulu dia hanya merawat kedua cucunya karena tidak sanggup untuk menghidupinya akhirnya di titipkan lah pada saudaranya.


"Ya Allah nak kamu sudah besar nak maafin nenek ya nenek ninggalin kamu dulu"

__ADS_1


"Jadi sebenernya bu asih sama pak rahmat bukan orang tua saya nek" tanya Hasbi bingung.


Nenek hanya merasa terpojokan bibi yang sejak tadi diam langsung meminta izin untuk menjelaskan semua nya karena ia tidak sanggup untuk melihat nenek itu menangis.


"Nak tenang ya jangan memojokan nenek kalian, nenek kalian punya sebab mengapa kalian di pisahkan oleh kedua orang tua kalian, agar kalian selamat" jelas bibi.


"Iya Da nenek tidak mau kalian bertiga menjadi tumbal kakek kalian nenek nggk mau" tambah nenek.


"Trus nek di mana sekarang orang tua kami, kami ingin bertemu dengan mereka" tanya Arya.


"Di samping sungai merah keluarga kita ada di sana" jawab Nada lirih.


"aya Allah Mira bagaimana ini saya bingung jadinya saya takut cucu saya kenapa kenapa" jelas nenek itu.


"Sudah mbok tidak perlu sedih mereka sudah dewasa" tenang bibi.


Nada melangkah ke perbatasan desa itu tiba tiba ia melihat cahaya yang terang dari langit.


"Kak Ya itu cahaya dari mana kak" tanya Nada.

__ADS_1


Mereka langsung lari mengejar cahaya itu sampai ia menemukan Yasmin yang sedang berada di bawah pohon yang rindang itu.


"Ya Allah dek kamu kenapa dek kenapa kamu bisa di sini" tanya Hasbi.


"me... me... mer.. mereka kak di siksa di sana oleh ki Ageng" jawab Yasmin.


"Emng benar benar kakek itu dasar" geram Nada.


Nada langsung berlari mengarah ke tanah yang luas yang tidak biasanya matahari terasa lebih panas.


"Lepaskan mereka semua atau kalian saya apakan" bentak Nada.


"Hah dasar wanita lemah tidak usah kamu berani pada kami" tegur salah satu pengawal Ki Ageng.


Nada yang di hiraukan itu langsung masuk ke dalam dan melihat banyak sekali warga yang akan di siksa, ada yang di tunggu di ruangan kecil dan ada juga yang sudah akan menjadi persembahan.


"Kak Da malam purnama akan terjadi nanti malam kita harus gimana" tanya Yasmin.


Hasbi yang melihat teman teman dan gurunya itu ikut di siksa merasa tidak tega dengan semua ini dia merasa paling egois.

__ADS_1


Tiba tiba ada segrombolan orang yang menghampiri mereka ber empat dan mengajaknya bertemu dengan orang tuanya.


__ADS_2