Andai Aku Masuk Pesantren

Andai Aku Masuk Pesantren
Malam yang beda


__ADS_3

Malam itu suasana seperti biasanya yang terjadi dulu para warga merasa ketakutan atas apa yang mereka rasakan.


"pak sepertinya akan terjadi sesuatu pak di desa kita ini" jelas salah satu warga di situ.


Nada dan Arya langsung bertemu dengan warga itu dan menyaksikan bahwa air yang di sungai itu seperti akan tumpah.


"Kalo ini terjadi akan bagaimana" tanya Nada.


Sebelum para warga berbicara tiba tiba ada segrombolan manusia babi yang datang ke tempat itu.


"Hah apaan itu siapa itu kok babi si" jelas Yasmin.


Nada langsung mengajak para warga untuk tenang dan menanyakan baik baik dengan siluman itu.


"Hahah di sini adalah tempat di mana kita akan kenyang" jelas salah satu orang itu.


"Hemm kalian mau apa ke sini" tanya Arya.


"Kalian harus pergi dari sini ini adalah kawasan kami sekarang tanaman yang subur lagi lebat" bantah manusia babi itu.

__ADS_1


"Enak aja kita yang mati matian kek gini kenapa sekarang situ yang mau ngambil lahan ini" jelas Nada.


"Jika kalian tidak pergi dari sini saya akan memakan kalian untuk di jadikan tumbal gara gara kalian desa kami lenyap dan kami menjadi seekor babi" jelas orang itu.


Tak lama ada bapak bapak yang tadi siang sangat tamak datang dengan membawa satu cawan besar madu.


"Ya dewa maaf kan kami tentang semua ini" jelas orang itu.


Nada dan yang lainnya langsung terkejut akan kejadian itu.


"Apa kalian berbondong bondong kalian takut dengan mereka kalian sudah kenal Tuhan Allah yang ngasih kalian rezeki kenapa kalian malah kek gini ha" bentak ustadz Damar.


"Hah ternyata selama ini kami di bodohkan oleh kalian yah kalian hanya meminta sama Allah seperti itu mana janji kalian untuk lebih taat pada Tuhan kalian" jelas Abdulllah.


"Kamu anak kecil diam saja kalo kita tidak memberikan sesaji ini kami akan mati di sini kami tidak akan menikmati hasil kebun kami" jelas orang itu.


"Kalian hanya ingin makan atau ingin bersama Tuhan?" Tanya Nada geram.


"Kami hanya bisa berlindung kepada mereka" jelas ketua desa tersebut.

__ADS_1


"Bodoh tidak di sangka bahwa kalian pengecut Allah telah memberi kalian buah buahan yang segar agar kalian ingat sama Allah tapi di saat seperti ini kalian malah pergi dari Allah apa kalian tidak malu! " bentak Nada.


"Hahah iman kalian lemah kalian tidak seperti mereka dan jika kalian semua tidak memberikan sesaji akan kami hanyutkan ke sungai merah itu" jelas manusia babi itu.


"Tidak apa apa jika saya mati masih bersama Allah tidak seperti kalian " jelas Yasmin.


Tiba tiba ada ibu yang datang dengan membawa anaknya juga bermuka babi.


"Maaf KakDa sebenernya tadi malam yang kalian makan itu adalah Daging Anjing" jelas orang itu.


Kawanan Nada langsung murka atas kejujuran ibu itu mereka langsung beristighfar atas semua ini.


"Astaghfirullah salah kami apa pada kalian sehingga kalian memberi Anjing pada kami" tanya Bu Angel.


"Maaf Bu kami hanya ingin kalian makan enak" jelas ibu itu.


"Kalian sudah menghianati kami kalian sudah percaya kepada selain Allah jika kalian tidak sempat untuk berdoa untuk bertaubat kalian tidak akan bisa selamat dari sini" jelas Arya.


Ustadz Manaf yang sejak tadi hanya menangis langsung berkata.

__ADS_1


"Daging Anjing yah....... itu kalian beri kepada kami semoga apa yang kalian beri pada kami Allah akan menggantinya dengan kehendak Allah kelak" jelas ustadz Manaf.


__ADS_2