
Sesampainya tempat yang di tuju Nada langsung di sapa oleh para warga di sana.
"Hay selamat datang"sapa salah satu warga di sana.
" eh iya bu makasih" jawab Nada.
Nada langsung di suruh oleh warga itu untuk singgah di salah satu rumah pemilik Kepala Desa di sana.
"Maaf Bu ini rumah siapa ya koo ngk di huni lagi atau gimana" tanya Nada.
"Pak Kades dan Bu Kades hilang beberapa tahun yang lalu anak nya juga di bawa oleh nenek nya pergi"jawab ibu itu.
" Oh gitu maf bu saya mau mandi kalo ada 2 laki laki yang pake peci suruh ke sini saja itu kakak saya"ointa Nada.
"Oh iya neng, Kalo gitu saya pamit dulu ya".
Sesaat itu Nada mandi setelah selesai mandi Nada masuk kamar untuk ganti baju,
Kretekkk.... suara pintu membuka kamar itu.
" Kepala desa hilang beberapa taun yang lalu kenapa ya"bisik Nada dalam Hati.
"Serasa kamar ini nyaman sekali punya banyak kenangan sepertinya di rumah ini tapi.... " tiba tiba ketukan pintu terdengar dari luar sembari salam yang agak lemas.
"Asalamualaikum dek" ketukArya.
Nada yang tau bahwa itu kakak nya langsung membuka pintu itu.
"Eh biar saya yang bukain aja ya neng"ramah ibu yang tadi.
__ADS_1
" Nggk usah bi bibi ambilin minum aja ya buat kakak" bisik Nada sambil ketawa kecil.
Nada yang membuka pintu itu langsung terkejut dengan muka Kakaknya itu juga Hasbi.
"Loh ya Allah kalian nggk papa kan nggk terlalu parah kan" tanya Nada.
"Enggk dek kita berdua nggk papa kok" jawab Arya.
Arya dan Hasbi langsung masuk dan mengganti pakai yang sudah di sediakan sebelumnya.
Selesai ganti baju Arya langsung menemui adeknya itu yang sedang membaca buku.
"Dek kakak kaya punya memori yang sangat kuat dek" tanya Arya.
"Sama Ya aku juga iya serasa dulu itu aku pernah hadir dalam rumah ini"tambah Arya.
Bibi yang sudah siap untuk menyuguhkan minuman langsung hadir di tengah keheningan itu.
"Nanti ada mbh sur yang mau ke sini beliau adalah sesepuh kampung sini" jelas Bibi itu.
Bibi langsung kembali ke dapur untuk membuat kopi untuk mbah surip yang akan datang ke sini.
"Mbh sur siapa dia banyak kali tokohnya pening aku" ledek Nada.
"Ya siapa tau dia punya cerita dari semua ini" jelas Hasbi.
Tak menunggu waktu lama kopi yang di buat kan untuk mbah sur telah jadi,tak lama juga mbh sur datang dengan dua cucunya.
"Asalamualaikum" sapa mbah sur.
__ADS_1
"Waalaikumsalam mbah, mari silahkan duduk"ajak bibi.
.......
" Mbak ini mbah sur yang tadi saya bilang ini jesika sama klara" jelas Bibi.
"Asalamualaikum mbah" serentak mereka bertiga.
"Waalaikumsalam".
" Kalian ke sini saya merasa Aman"bisik mbh sur.
"Ha maksudnya gimana mbh" tanya Nada.
"Kalian ini mengetahui semua cerita dari rumah ini kan" tanya Jesika.
"Iya jes kita pingin tau tentang cerita ini"jelas Arya.
........
" Dahulu Rumah ini di huni oleh satu keluarga yang amat tenang, namun tidak dengan salah satu keluarganya, dulu dia adalah ahli agama, dia rajin mengajarkan kami tentang hakekat hidup yang sebenarnya, namun tiba di suatu hari anak nya itu di bawa kabur oleh siluman ular"Jelas mbh sur.
Seketika mereka bertiga langsung terkejut dengan cerita dari mbh sur itu.
"Siluman ular yang kaki satunya itu seperti manusia atau bukan" tanya Hasbi.
"Yah siapa saja yang bisa melihat itu dia tidak akan aman" jelas Klara.
"Apakah keluarga ini melakukan suatu perjanjian mbah?" tanya Arya.
__ADS_1
"Iya" Jawab singkat mbah Sur