Andai Aku Masuk Pesantren

Andai Aku Masuk Pesantren
5 Bulan kemudian


__ADS_3

Yasmin sudah lima bulan berasa di kampung itu ia mulai mendalami masalah agama dan cara cara memahami agama, saat lima bulan di situ Yasmin sudah menjadi Hafidzah, dengan tuntunan kakDa sebagai gurunya banyak yang menyukai Yasmin lantaran dia sangat baik pada semua orang sampai masanya mereka pulang ke desa dia lagi.


"Yasmin sekarang kamu sudah Hafidz nak jadi kamu sekarang balik ke desa kamu untuk membantu warga di sana" jelas Kakek Tomo.


Setelah memperbekal semua nya mereka berempat kembali ke desa itu lagi.


Menyusuri jalan yang sama membuat mereka semakin bingung.


"Loh kenapa kok jalannya kaya panjang banget ya perasaan kita waktu ke sini cuma nyampe 5 menitan doang loh kok sampai sore gini kita belum sampai ke titik jalan itu." tanya Arya.


Setelah beberapa jam kemudian Ada jejak darah yang berada di jalan itu.


"Apakah kita mengikuti jejak ini saja atau bagaimana" tanya Yasmin.


"Jangan dek jangan ikutin jejak itu kamu akan bahaya" jelas Nada.


Malam sudah kembali turun suasana menjadi lebih suram karena mereka di dalam hutan yang sangatlah lebat sampai tiba di atas gunung dia adalah gunung yang di percaya sebagai gunung penyelamatan di sana ada orang yang sudah ribuan taun duduk di sana hanya untuk beribadah.


"Gimana kalo kita bermalam di sana saja in syaa Allah nggk bakal ada binatang buas atu arwah" tegas Arya yang harus menjaga 3 perempuan.


Setelah sampai di gunung itu seperti biasa Nada mengucapkan salam, berharap bahwa ada yang menyautnya padahal tidak ada.


"Bener nggk ada orang di sini wkwk" malu Nada.


"Ya kali kak ada orang yang menghuni di daerah sini" jawab Yasmin.

__ADS_1


Setelah membuat api unggun, dan mempersiapkan makan malamnya Yasmin tidak lupa untuk solat nya juga membaca Al Quran nya walau kini dia sudah mengahafal 30 Juz.


Tibalah pada malam hari itu tepat waktu solat Tahajud tiba tiba ada seorang yang mengenakan pakaian serba putih ia memanggil nama Nada untuk bersama nya.


"Nak... Nada.... kemari nak bawa kakakmu sekalian" tegas orang itu.


Seketika Nada dan Arya langsung terbangun dan mencari sumber suara itu.


Sampailah bertemu di titik putih yang sangat terang seperti siang hari.


"Dek pukul berapa ini kok cerah banget" tanya Arya.


"Jam tiga pagi kak waktunya solat Tahajud kak tapi siapa ya yang memanggil nama kita" tanya Nada.


"Nada kemari kamu" pinta orang itu.


Nada langsung menemui orang itu dan mengucapkan salam.


"Haha gampang sekali mulut mu yah sering mengucapkan salam di manapun kamu berada" jelas orang itu.


"Arya kamu datang ke sini" tegas orang itu.


Arya lalu menghampirinya dan mengucapkan salamnya juga mencium tangan dia.


"Mulia kamu kamu adalah laki laki yang bisa menjaga adikmu dan bisa menjaga dua orang di yang sedang tertidur pulas" jelas orang itu.

__ADS_1


"Cepat bangunkan dia dan solatlah bersama ku aku rindu sembahyang dengan orang yang Hafidz" pinta orang itu.


Arya dan Nada langsung bangkit dari tidurnya karena itu adalah mimpi dari mereka jam menunjukan sama pukul 03.00 pagi Arya langsung membangunkan Nada dan nada membangunkan Bu angel juga Yasmin.


Setelah selesai berwudu tiba tiba ada orang yang menggunakan pakaian serba putih itu menghampiri mereka.


"Assalamu'alaikum" sapa orang itu.


"Waalaikumsalam" Jawab mereka.


"Ma Syaa Allah kalian mau solat tahajud?" tanya orang ini.


"Iya Ustadz" Jawab Yasmin.


Nada dan Arya langsung terbengong mereka tau itu siapa.


"Dek kamu tau kah itu siapa" tanya Arya.


"Aku pernah melihat dia tadi di dalam mimpi ku" jawab Nada.


Suasana semakin nyaman tidak seperti biasanya.


"Ayok kita mulai solatnya habis solat kita langsung baca quran" jelas orang itu.


"Iya Ustadz silahkan. mengimami" jelas Arya.

__ADS_1


__ADS_2