Andai Aku Masuk Pesantren

Andai Aku Masuk Pesantren
Penghuni pohon tua


__ADS_3

Malam itu Nada dan Arya keluar ke rumah pak Rt untuk mengantar makanan ke rumahnya.


Di saat jalan melewati pohon tua itu aroma yang sangat busuk kembali menusuk ke dalam hidung mereka,


"wih buset bau apa nih dek" Tanya Arya,


"mana aku tau aku sama sama jalan di sini kok aneh banget nih kakak" Jawab Nada.


Buk!!!!


Salah satu dahan pohon terjatuh hampir menjatuhkan Nada.


"la illaha illallah" Triak Nada.


Arya langsung mengambil dahan itu dan menaruhkannya ke pinggir jalan.


Tolong aku......selamatkan aku........Bisik perempuan di belakang pohon itu.


"Kita lagi sibuk nggk usah minta tolong dulu sama kita besok aja ya" Ledek Arya.


Nada langsung menarik tangan Arya dan mengajaknya untuk pergi dari tempat itu.


"Dek kenapa si biasanya kamu nggk ketakutan kek gini" Tanya Arya.


"udahlah kakak mah jail banget sama setan" Jawab Nada kesal, lalu dia meninggalkan Arya sendiri di jalan.


Arya langsung mengejar Nada dan meraih tangannya lagi.


"Iya deh maaf dek nggk usah kek gitu juga bisa kali ya Allah" Tanya Arya,


Nada hanya diam tidak menggubris pembicaraan Arya.


Sesampainya di rumah pak rt Nada masih penasaran dengan hantu tadi karena dia pernah mendengar suara itu.

__ADS_1


"pak maaf saya boleh nanya enggk" Tanya Nada.


"iya da ada apa ya" Tanya pak rt.


"Di pohon belakang rumahnya kak Sinta itu pohon kramat atau gimana" tanya Nada.


Pak rt hanya diam dia ingin mengetahui lebih lanjut tentang hal itu.


"Katanya di sana ada arwahnya anak nya Bu mirah" Jawab Pak rt.


Nada dan Arya syok mendengar kata Mirah.


"ha serius pak trus Ayah nya Felly sekarang di mana pak" Tanya Arya.


"enggk tau mas Arya kami para warga di sini juga bingung kami masih khawatir akan ketakutan kami takutnya ayahnya Felly itu masih memeliki ilmu Hitam" Jelas Pak rt.


"Paling dia jadi gila pak" Tegas Nada.


"bisa dong kakak kaya nggk tau aja kalo orang kek gitu kan bisa gila paling ayahnya Felly masih hidup sekarang" Jelas Nada.


Setelah lama di situ Arya dan Nada pamit untuk pulang,


"pak kami pamit dulu ya pak Asalamualaikum" Kata Nada.


"iya waalaikumsalam hati hati ya" Jawab pak rt.


Di dalam perjalanan Nada dan Arya mengambil jalan yang agak rame agar tidak terjadi apa apa kepada mereka.


Di tengah jalan ada segerombolan anak muda yang sedang duduk di sana dan menyapa Nada juga Arya.


"Asalamualaikum kak habis dari mana" Tanya salah satu anak.


"waalaikumsalam habis dari rumah nya pak rt dim lu pada grombol di sini" tanya Arya,

__ADS_1


"hahah udah kangen kak nggk n grombol kek gini wkwk" Jawab Dimas.


"iya juga sih ya udah kita berdua pulang dulu ya" Jawab Nada.


Nada dan Arya lalu berdiri tanpa di ketahui dari arah belakang ada suara minta tumbal.


"Kak Ar itu suara siapa kak" Triak Dimas.


"lu pada minta tolong sama warga ya tapi lewat ke belakang oke" Triak Arya.


Nada hanya duduk dia pasrah dengan hal ini.


"dek kamu kok malah duduk si dek bukannya mawas diri apa gimana" Heran Arya.


Nada hanya menunduk tak mendengarkan Arya, Nada langsung pergi meninggalkan Arya lalu mengambil obor yang tidak terlalu jauh dari tempatnya itu.


"dek kamu mau ngapain dek" Bentak Arya,


Nada langsung melemparkan ke Ayah Felly itu.


Pergi kamu dari sini jangan pernah kamu ganggu warga lagi!!!!!


Triak Nada namun suaranya yang beda.


Para warga berdatangan untuk menangkap Ayah Felly.


Ayah Felly lalu pergi meninggalkan segrombolan orang tersebut.


Nada langsung tersungkur dan pingsan tak berdaya.


"Kak Ar masuk ke rumah dulu biar mama aku bikin minum" Pinta Dimas.


Arya lalu menggendong Nada dan membawa ke dalam rumah Dimas

__ADS_1


__ADS_2