
Malam itu Nada masih penasaran dengan tingkah Ayah Felly dia ingin tau kenapa hantu anaknya tante mirah bisa ada di situ, di saat pulang Nada langsung meminta Izin pada Arya untuk pergi menyusul Ayah Felly,
"Kak,aku pergi dulu aku mau pergi" Pinta Nada lalu dia pergi dari Arya dan berlari.
"Eh..... Dek.... " Triak Arya.
Arya langsung mengambil handphone di sakunya dan menelfon Hasbi untuk membawa orang orang, lalu Arya berlari dari arah berlawanan agar cepat bertemu Nada.
"Di mana ya... Ayah Felly" Pikir Nada.
"Dek Ya Allah kamu malah lari sendiri ini udah malem lo dek" Triak Arya dari jauh.
"udah kak ayo ikut aku aja" Tarik tangan Arya lalu mereka berlari.
Hasbi yang mendapat pesan itu dari Arya langsung meminta ustadz Damar dan ustadz Manaf untuk menemui mereka,
"Ustadz, Arya dan Nada lagi ada masalah" Bisik hasbi ke ustadz Damar.
"Ya Allah mereka kemana sekarang" Tanya balik ustadz Damar.
"Saya nggk tau ustadz" Jawab singkat Hasbi.
Mereka langsung meminta agar Ayah Nada juga ikut mencari, mereka langsung pergi dari rumah untuk mencari Nada.
"Hasbi coba kamu chat Arya lagi di mana dia" Pinta Ayah Nada.
"Iya yah" Jawab Hasbi.
Di saat perjalanan mereka bertemu dengan Dimas dan mereka langsung menanyakan hal itu.
"Dimas,kamu liat Nada dan Arya?" Tanya Hasbi.
"Oh Nada dan kak Arya tadi pergi ke ladang nya pak Husni kak hasbi" Jawab Dimas.
Lalu mereka langsung pergi dan menuju ladang pak Husni.
"Dek kamu tuh sebenarnya mau kemana si dek" Tanya Arya.
"Aku tuh curiga kak sama Ayahnya Felly" Jawab Nada.
__ADS_1
set... set.... set.... set....
Suara daun yang seakan di injak oleh orang.
"kok bau dek" Tanya Arya.
"Buset kek bau ****** yang pernah aku cium sama kak Hasbi pas di ruangan Ki Ageng" Jawab Nada.
Kretek.....
"Kak ini apa kak" Tanya Nada.
Arya dan Nada langsung menoleh ke arah bawah,di kejutkan ternyata Nada menginjak tangan manusia.
"Hah kakakkkkkkkkk darahhhhhhhh!!!!!!!!!!" Triak Nada.
Nada langsung lari dan di ikutin Arya.
Bruk...... bruk.....
Tabrak lah Nada sama Hasbi.
"Allah... Kalian kenapa kok kek ketakutan gitu" Tanya Hasbi.
"Ha darah Nak di mana" Tanya Ayah Hasbi.
"iya om di sana om...... Huh.... " Kata Nada.
"ya udah kamu da sama Hasbi pergi dari sini minta tolong sama Warga oke" Jawab Ayah Nada.
Hasbi dan Nada lalu pergi dari situ untuk memanggil pak rt.
Nada dan Hasbi lari untuk menemui pak Rt beberapa menit kemudian, mereka sampai ke rumah pak Rt.
Dan mereka menceritakan tentang kejadian yang telah terjadi padanya,
Pak rt langsung menyuruh warga untuk ikut mencari Ayah Felly itu.
Setelah sampai di tempat yang di tuju, pak rt menyuruh para warga untuk berpencar.
__ADS_1
Nada, Arya dan Hasbi mengarah ke arah selatan.
"Dek kok aku kek ada yang manggil ya suaranya kek Felly" Tanya Arya.
"Iya kak dari arah situ kak" Jawab Nada.
Mereka langsung lari ke arah semak semak itu dan menemukan dua mayat yang salah satunya adalah Felly.
"ya Allah da ini kan Felly kan da" Tanya Arya.
"Emng Felly kek gini ya Ar katanya Felly udah tenang di sana dan udah di makamin"tanya Hasbi.
" Pantesan aja Felly kalo ketemu sama aku kek mau cerita tapi susah gimana caranya cerita"bisik Nada.
Arya langsung pergi untuk memanggil para warga untuk mengangkat mayat ini.
Szeteeeeee.....
Suara dari balik pohon, Nada langsung mengejarnya dan di ikuti oleh Hasbi.
"Woyyyy.... Kamu siapa keluar nggk kamu" Triak Nada.
Ayah Felly langsung keluar dari tempat itu dan meminta tolong kepada Nada.
"Nada ....... Da.... Tolongin om da..... " Kata Ayah Felly.
"Om kenapa om kok kek ketakutan gitu" Tanya Nada.
"Ki Ageng murka Da..... Om... Mi... N... Ta.... To.. Long.. Da" Jawab Ayah Felly.
"Aku harus gimana om?" Tanya Nada.
"Minta..... Maaaf... Aja... Da. Sama orang orang......
Aaaarrrggghhhhhh......" Triak Ayah Felly.
"Kak coba di cek" Pinta Nada.
Hasbi lalu memeriksa Ayah Felly untuk mengetahui dia masih hidup atau tidak.
__ADS_1
"Da.. Udah meninggal da" Jawab Hasbi.
"Innalillahi" Jawabnya.