
Mendengar cerita dari Nek Minah tiba tiba jam menunjukan pukul 03.00 pagi,
"Kita solat tahajud di masjid ayuk" ajak Kakek Tomo.
Mereka semua langsung pergi ke masjid di dalam perjalanan ada pemandangan yang sangat indah sungai yang mengalir dengan birunya walau hari masih malam.
"Maa Syaa Allah indah banget ya kak" kagum Yasmin.
"Iya dek coba aja kalo siang pasti kita bakal masuk ke situ haha" ledek Arya.
Kakek pun hanya ketawa melihat tingkah mereka.
Sesampainya di masjid mereka berempat sangatlah kagum dengan keadaan masjid yang indah juga megah.
"Kek aku heran desa ini bersebelahan dengan desa kami, dan jaraknya jika mengambil jalur sini juga tidak terlalu jauh kenapa kok dari desa kami tidak bisa mendengar adzan" tanya Yasmin.
"Desa mu sudah tuli dengan suara adzan dan sudah buta dengan al Quran" tegas Nada.
Yasmin hanya diam karena apa yang di katakan KakDa memang benar.
Setelah selesai solat Yasmin langsung membuka al Quran untuk ia baca bersama KakDa karena dia juga seorang Hafidzah.
"KakDa aku ajarin dong mumpung aku nggk ngantuk" ajak Yasmin.
__ADS_1
"Boleh aja dek yuk baca kamu sudah berapa juz kah" tanya Nada.
"Emm sudah 15 Juz kak" jawab Yasmin.
Nenek Minah melihat Yasmin dengan meneteskan air mata ia bersama keluarganya yang akan membantu desa itu.
"Nak belajar ya baca Al Quran nya semoga kamu menjadi Hafidzah yang benar" nasehat Nenek Minah.
Di saat Yasmin baru membaca 2 halaman dia langsung meneteskan air mata lantaran rindu dengan ibu dan ayahnya.
Kakek Tomo langsung menenangkan Yasmin untuk tidak khawatir karena keadaan orang tua Yasmin.
"Lanjutkan saja ya membacanya karena orang tua kamu bakal ketemu kamu In syaa Allah di syurga" jelas Kakek Tomo.
Yasmin kembali tersenyum dengan perkataan kakek Tomo itu.
"Emm yah Arya seperti yang kamu ketahui Ya" jawab Kakek Tomo.
Arya langsung melihat Yasmin dengan senyuman,
"Semoga dia dapat berjumpa dengan keluarganya yah" bisik Arya.
"Kamu bukan anak desa sebelah yah" tanya Kakek Tomo.
__ADS_1
"Bukan kek saya itu....... " jawab Arya langsung teridam lalu kakek Tomo tau dia sebenarnya siapa.
Hari pun menjelang subuh banyak orang berpakaian serba putih datang membuat suasana masjid yang sebelumnya hanya biasa kini menjadi lebih hangat dan tentram.
"Wih Bu Angel Yasmin belum pernah tau masuk masjid senyaman dengan ini bu" kata Yasmin.
"Iya Nak ibu juga belum pernah masuk ke masjid ini" jawab Bu Angel.
"Semua orang di sini hampir semua laki laki 80%nya laki laki dan yang perempuan di sini itu masih darah daging mereka ada yang bagian istri dan anak anak mereka" jelas Nada.
"Hmm kok KakDa tau ya heheh" ledek Yasmin.
"Eh... tadi kan kakak ngomong sama Nenek minha iya kan nek" les Nada.
Nek minah hanya tersenyum kepada Yasmin.
"Tapi Yasmin kalo masuk masjid nggk senyaman kek gini loh kak" Tanya Yasmin.
"Iya dek soalnya hampir semua keluarga ini termasuk orang yang pada Hafidz dek dan mereka akan berkumpul di masjid sampai matahari terbit dan ketika malam dan hari jumat mereka akan trus di masjid untuk lebih beribadah nya sama Allah dan bersolawat" jelas Nada.
Seketika itu Yasmin langsung menangis,
"Yasmin nak kamu kenapa" Tanya Bu Angel.
__ADS_1
"Emm ini bu Yasmin denger Hafidz Yasmin ingat sama Felly biasanya dia bareng sama Yasmin di sini" Jelas Yasmin.
"Felly tenang ya kamu juga bakal ketemu Felly kok" batin Nada.