Andai Aku Masuk Pesantren

Andai Aku Masuk Pesantren
Sebuah cerita


__ADS_3

Setelah mereka masuk ke dalam rumah tua itu kakek itu menutup pintu dengan sangat hati hati dan penuh rasa takut.


"Maaf kek kenapa ya kok seperti orang yang ketakutan seperti itu" tanya Arya.


"Huh saya takut bila Ada Ki Ageng dia adalah sesepuh desa sini yang sangat keji dia adalah orang yang ahli agama namun menyalahkan ilmu tersebut" jelas kakek itu.


"Ha maksudnya gimana kek" tanya Nada.


"Emm jadi gini dia adalah ahli kitab ahli agama yang mansyur pada dulunya dan pada saat itu dia menjadi salah satu ketua di desa yang kini kalian tempati dia mengambil orang yang kaya juga orang yang sangat miskin"


"Di buat apa orang orang itu"


"Tumbal" jawab kakek itu.


"Buset tumbal maning tumbal maning" heran Nada.

__ADS_1


"Iya tempat penumbalan itu berada di dekat desa yang kini di liputi oleh pusaran hitam" jelas kakek itu.


Nada dan Arya langsung terkejut dengan hal ini dia ingat bahwa desa itu adalah desa Yasmin yang sedang dalam bahaya.


"Ha desa di daerah timur itu kek apa yang akan terjadi" tanya Arya.


"Jika malam purnama telah datang dan mahluk yang ada di pusaran itu muncul dia akan berubah menjadi manusia seutuhnya dan akan mencari orang orang yang benar benar bertakwa untuk di berikan kepada gurunya itu yaitu Ki Ageng" jelas kakek itu.


"Trus cara biar hal itu tidak terjadi gimana" tanya Arya.


"Jika anak anak itu telah pergi lantas bagaimana nasib orang orang di sana" tanya Nada.


"Sungai merah itu akan berubah menjadi jernih dan mengikuti arah sungai kesucian mereka akan turun ke telaga yang sekarang kering" jelas kakek itu.


Tiba tiba ada suara keledai yang mengarah ke rumah tua itu lalu nada dan Arya merasa bahwa dirinya terancam.

__ADS_1


"Apaan ini ada apa ini siapa dia" tanya nada.


"Kalian lebih baik pergi dari desa itu sebelum orang orang di desa bawah bukit ini tau bahwa kalian menyebar agama di sini" jelas kakek itu.


"Ha gimana kek kita nggk bakal ninggalin desa ini " jelas Arya.


"Akan ada malam di mana sungai itu deras dan orang orang di bawah bukit itu merasa tidak nyaman dengan semua ini lalu orang orang yang berada di bawah bukit itu akan naik ke bukit itu dan akan menghancurkan apa yang ada di sini" jelas kakek itu.


Setelah beberapa lama nada dan Arya pergi dari desa itu desa yang hanya menyisakan satu rumah yang tua yang di huni oleh satu keluarga saja.


Di dalam perjalanan Arya merasa tidak enak akan hal yang kakek itu bicarakan.


"Apa benar Dek yang di katakan kakek itu adalah nyata jika ia.... kita harus pergi dari sini" tanya Arya.


"Emm kita baru di sini satu hari kak ya kali kita langsung keluar aja gitu kita kan akan bantu mereka mereka yang di sini untuk kembali ke ajaran Allah" Jelas Nada.

__ADS_1


"Emm iya juga yah jangan takut buat lakuin ini" jelas Arya.


__ADS_2