Asmara Di Usia 17 Tahun

Asmara Di Usia 17 Tahun
ADU17 BAB 66 - Hari Bahagia


__ADS_3

Sampai di rumahnya, Gala langsung menghubungi Giselle. ngabari kekasihnya itu jika dia sudah sampai di rumah dengan selamat.


Juga mengucapkan Selamat tidur dan mimpi indah.


Lalu berkata sampai jumpa dan bertemu lagi ketika sendiri menjadi suami istri.


Setelah panggilan itu terputus Giselle masih saja terus tersenyum, bahkan di saat matanya sudah terpejam pun senyum itu tidak pernah hilang dari bibirnya.


Malam ini Giselle tidur dengan memeluk erat dompet dan Paspor Gala.


Pagi datang.


Secepat kilat beberapa orang yang merubah ruang tamu rumah Gisel menjadi tempat akan dilaksanakannya akad. orang-orang itu adalah wedding organizer yang dikirimkan oleh keluarga Gala. Tak Butuh waktu lama dari subuh Hingga jam 7 pagi, kini ruangan itu sudah terhias dengan rapi.


Ada 3 orang pula yang membantu Gisel untuk merias diri, gaun pengantin dan semua pernak-perniknya sudah lengkap tanpa perlu Gisel bersusah payah menyiapkan semuanya.


"Ini adalah gaun pilihan sahabat anda, nona Lily." ucap perias itu, membuat Giselle tak henti-hentinya untuk tersenyum.


Bagaimana bisa Gala menyusun serapi ini hari bahagia mereka, dalam 1 hari Gala menebus semua kepergiannya selama 5 tahun ini.


"Nona, jangan menangis, wajahnya baru saja mau dirias," ucap Perias itu lagi, saat melihat kedua mata sang penganti wanita yang mulai merah.


Giselle tersenyum, namun air mata bahagia itu akhirnya jatuh juga.


Lili, Anjas, Usman dan Robby datang lebih dulu daripada keluarga Gala. Ke empat orang itu sudah menggunakan baju senada dengan keluarga Giselle, sudah tampan-tampan dan cantik siap menyambut kedatangan keluarga Gala.

__ADS_1


Rumah Giselle pun semakin ramai dengan kehadiran mereka berempat.


Hingga kini jam 8 pagi, Giselle masih dikurung di dalam kamar, meski dia sudah siap dan rapi. Rencananya Gala dan Giselle tidak akan dipertemukan sampai sah menjadi suami dan istri, Gala akan mengucapkan ijab kabul tanpa di dampingi oleh Giselle.


Jam setengah 9 pagi, iring-iringan mobil keluarga Gala mulai memasuki halaman rumah ayah Bambang.


Lili, Anjas, Usman dan Robby siap menyambut di barisan paling depan.


Hingga semuanya duduk dengan rapi, bersimpuh diatas karpet tebal yang sudah digelar di ruang tamu.


Acara pernikahan ini memang sederhana, sangat sederhana namun dibalut dengan begitu indah. Banyak bunga mawar putih menghiasi ruang ijab kabul ini. Di halaman rumah Giselle pun di pasang tenda pernikahan yang tak kalah menawan.


Dan tepat jam 9 pagi, akhirnya Gala akan mengucapkan kalimat sakral itu, kalimat ijab kabul untuk mempersunting Giselle.


Sementara sang pengantin wanita terus gugup, meski tidak hadir namun dia mendengar semua pembicaraan di ruang ijab kabul itu.


SAH!


ALHAMDULILLAH!!!


Lagi-lagi Giselle menangis, terlebih saat Lili memeluknya erat.


Suasana masih haru, karena pak penghulu pun membacakan serangkaian doa untuk menyempurnakan ijab kabul yang baru saja diucapkan oleh Gala.


Sampai akhirnya, kini pengantin wanita di panggil untuk keluar.

__ADS_1


Dengan langkahnya yang pelan-pelan, Giselle di dampingi oleh Lili berjalan menuju ruang ijab kabul, wajah Giselle menunduk malu, tak kuasa untuk bersitatap dengan Gala, dia takut jika jantungnya sampai copot.


Sementara suaminya itu terus menatapnya lekat, terpana dengan kecantikan Giselle saat ini. Giselle pun masih setia mengenakan kalung pemberiannya dulu, membuat Gala semakin terenyuh dengan kebahagiaan.


Pengantin wanita sudah duduk disamping pengantin pria. Mereka dibimbing untuk saling tatap dan memandang satu sama lain.


Gala dan Giselle tersenyum, menatap masa depan indah yang akan mereka lalui bersama.


Keduanya tak henti-hentinya mengucap syukur di dalam hati, hari ini akhirnya tiba juga, hari bahagia mereka.


Gala dan Giselle saling tukar cincin, lalu Giselle mencium punggung tangan kanan suaminya takzim dan Gala pun mencium kening istrinya dengan penuh cinta.


Lalu berakhir dengan kecupan singkat yang Gala berikan di atas bibir sang istri.


Menyulut tawa semua orang hingga pernikahan itu jadi meriah.


...TAMAT...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Terima kasih semuanya yang sudah mendampingi Giselle dan Gala sampai di titik ini.


Asmara di usia 17 tahun ikut lomba Yang muda yang bercinta ya, jadi ikhlaskan mereka berakhir dengan manis seperti ini.


Dan doakan semoga menang, hihi

__ADS_1


Sampai bertemu di karyaku selanjutnya 🌹🌹


I Love You, salam Author Lunoxs 💕


__ADS_2