
Pertanyaan Rafa hanya sekedar mengingatkan tetapi sang guru justru hanya tersenyum, lalu mengambil ponsel yang tergeletak di atas meja. Kemudian melakukan panggilan video, "Naumi, tunjukkan latihan anak-anak!"
Video live yang ditunjukkan ke arah Rafa mendadak membuat pemuda itu mengerjap. Ternyata timnya tetap latihan sesuai jadwal sedangkan ia dan gurunya justru menikmati cemilan di cafe. Bagaimana bisa seperti itu? Aneh tapi begitulah keadaannya.
Terlihat jelas lapangan luas sesuai standar berdasarkan aturan Federasi Bola Basket Internasional (FIBA), ukuran lapangan basket adalah 28 meter x 15 meter. Cara menghitungnya dilakukan dari batas garis sebelah dalam.
Lapangan basket adalah lahan berbentuk persegi panjang dengan bagian-bagiannya yaitu lapangan utama, daerah tembakan hukuman, papan pantul, penyangga, dan keranjang. Ukuran lapangan sesuai FIBA tersebut digunakan untuk pertandingan bola basket level internasional.
"Bagaimana dengan latihanku? Bu Kim menggantikan posisiku sebagai team leader?" Rafa mengalihkan tatapannya menatap gadis yang memiliki wajah tenang itu begitu intens tanpa berkedip.
Panggilan diakhiri, lalu meletakkan ponselnya kembali ke atas meja. "Latihan? Masalah perjodohan kita saja blum menemukan jawaban. Situasi seperti ini yang akan memberatkan tanggung jawab, hak dan kewajiban. Pikirkan baik-baik tentang semuanya termasuk rencana masa depanmu."
"Satu lagi, apapun yang terjadi di antara kita di sekolah. Semua itu hanya berpengaruh di dalam lingkungan sekolah." sambung Kimmy menyudahi sesi obrolan hari ini, "Sebaiknya kita pulang sudah sore. Bunda sudah mengirim pesan agar kamu pulang tepat waktu."
__ADS_1
"Bunda? Apa kalian saling bertukar kabar, sejak kapan?" Rafa menahan tangan Kimmy, membuat gadis itu melirik ke arah genggaman tangannya. "Sorry gue gak bermaksud ...,"
"Hmm. Ayo pulang, biar aku bayar dulu pesanannya." sela Kimmy tak ingin memperpanjang hal sepele seraya menarik tangannya dari tangan Rafa.
Kedua insan itu pergi meninggalkan ruang pemesanan tetapi drama kembali terulang karena Rafa menolak untuk dibayarkan. Sehingga Kimmy mengalah dan membiarkan pemuda itu yang membayar semua pesanan. Kemudian bergegas memasuki mobil hanya saja kali ini yang menyetir sang pemilik kendaraan sendiri.
"Kimmy kenapa semalam bohong tentang pekerjaan ke ayah bunda?" tanya Rafa tanpa menatap ke arah Kimmy yang fokus menyetir.
Pemuda itu masih penasaran saja, apalagi pekerjaan yang jelas seorang guru SMA tiba-tiba berubah menjadi dosen. Jika mengenai bisnis masih masuk akal. Seseorang yang memiliki pekerjaan lebih besar, kenapa masih memerlukan pekerjaan di tempat lain? Bukankah itu terlalu over.
"Senin pekan di Universitas Indonesia akan ada seminar tentang mediasi penanganan korban bully. Datanglah dengan undangan yang aku berikan nanti. Itupun jika kamu punya waktu dan sempat." kata Bu Kim membungkam Rafa agar berhenti mempertanyakan ini itu yang tidak ia sukai.
Seakan mengerti gurunya ingin fokus menyetir. Pemuda itu mengalihkan perhatiannya ke arah lain. Deretan penjual jajanan sore mulai nampak memenuhi bahu jalan. Suasana seperti bulan puasa selalu menjadi kesibukan sore hari menyambut orang-orang yang pulang ke rumah, setelah rutinitas seharian yang pasti melelahkan.
__ADS_1
Kebersamaan antara Rafa dan Kimmy masih begitu awal untuk dinilai. Kedua insan itu sama-sama memiliki ego yang tak mau menunjukkan diri. Sementara di sisi lain para orang tua merasa perjodohan akan berlangsung dengan sangat baik karena kedua anak mereka mau bertemu di luar rumah.
Terkadang hasil dari tindakan hanya berakhir kesalahpahaman sehingga seringkali membutuhkan penjelasan. Seperti yang tengah dilakukan Bunda Keisha. Wanita itu mencoba membujuk suaminya agar mau tenang. Berita yang baru saja didapatkan mengubah sisa harapan menjadi abu tanpa arti.
"Bund, kenapa semua ini terjadi pada kita? Apa dosa ku hingga ada yang tega melakukan hal sekeji ini dengan mengatasnamakan diriku." Suara Lion bergetar menahan rasa sesak di dada bersambut pelukan hangat sang istri yang ikut merasa terluka batin.
.
.
.
Mampir yuk ke karya othoor yang lain 👇
__ADS_1