
Tepat setelah janji suci diucapkan, terdengar suara dentuman keras dari langit dan bersamaan dengan itu, muncul beberapa makhluk bertubuh besar dan berbulu. Mereka tampak seperti monster iblis. Tangan mereka dipenuhi cakar panjang dan lidah makhluk itu menjulur keluar, mengeluarkan suara eraman bak buaya.
Orang-orang yang berada di aula utama istana kerajaan Gallahan itu, berhamburan pergi keluar dari sana dengan panik. Sama halnya dengan Rosela yang baru saja resmi menjadi istri seorang Raja Gallahan.
"Pergilah dari sini Ratuku! Kau harus berada ditempat yang aman!" ujar Aiden pada istrinya. Aiden sudah tau bahwa ini semua akan terjadi lagi, tidak mungkin tanpa alasan Hyacinth mendatangi pesta pernikahannya.
"Tapi...kau..."
"Doris, Edward, keselamatan Ratu dan masa depan kerajaan ini ada pada kalian! Kalian harus menjaga Ratu!" ujar Aiden pada Doris dan Edward, dua orang yang sangat dekat dengan Aiden dan Rosela.
"Yang Mulia, kami akan menjaga Yang mulia Ratu dengan mempertaruhkan nyawa kami!" cetus Edward penuh kesungguhan,yang mendapatkan jawaban anggukan kepala dari Doris.
"Pergilah! Tidak ada terjadi apa-apa padaku, aku sudah mempersiapkan segalanya. Aku tau dia akan datang mengacau," ucap Aiden yang lalu mengecup kening Rosela sekilas.
Sebenarnya Rosela enggan meninggalkan Aiden disana, meski ia tau bahwa suaminya tidak seorang diri saja di sana. Tetap saja dia merasa cemas.
"Kau harus baik-baik saja,kau harus hidup dan kembali padaku!"
"I'm promise Rosela," jawab Aiden penuh kesungguhan. Kemudian Raja Gallahan itu pun tersenyum, melihat istrinya pergi bersama ajudan terkuat dan pelayan setianya. Mereka sudah bersama-sama sejak keluarga Aiden masih ada.
__ADS_1
Setelah istrinya pergi, Aiden bersama para penyihir putih berusaha untuk mempertahankan istana itu dari kehancuran. Para rakyat yang akan diserang iblis pun telah di ungsikan ketempat yang aman sebelumnya. Hyacinth geram melihat itu semua.
****
"Yang Mulia, apa yang kau lakukan? Kita datang kesini untuk menghadiri pernikahan, bukan untuk menyerang kerajaan Gallahan!" sentak Rubiana pada suaminya.
"Kau lebih baik tidak ikut campur, Ratuku. Aku tidak mau kau terluka," ucap Hyacinth seraya tersenyum pada istrinya.
Bagaimana aku bisa tidak ikut campur, sedangkan kau berusaha untuk menyakiti orang-orang yang aku sayangi disini? Batin gadis itu.
"Sayang, pergilah bersama dengan Lucas. Biarkan yang ada disini menjadi urusanku." cetus pria itu pada istrinya, seraya melihat ke arah Lucas palsu alias Damon. Sebab Lucas yang asli masih belum kembali dari hutan larangan.
"Yang Mulia, saya mohon ikut dengan saya! Yang mulia raja Lucas memerintahkan saya untuk menjaga Yang Mulia Ratu," kata Damon pada Rubiana.
"Siapa yang kau panggil Ratu?"
"Tentu saja Anda Yang Mulia, memang anda belum diangkat secara resmi. Tapi Yang Mulia sudah melakukan imprint pada Anda dan seluruh bangsa serigala juga tau akan hal itu!"
"Apa? Jadi kau serius, bahwa aku adalah pasangannya?" gumam Rubiana yang masih tidak percaya. 'Seperti apa kata ayah dan ibu di dalam mimpiku, jadi dia jodohku?'
__ADS_1
"Yang Mulia...kita harus pergi! Sebelum yang mulia Raja kembali, saya bertanggungjawab pada anda..." ucap Damon.
"Aku tidak akan pergi dari sini, aku harus menyelamatkan keluargaku!"
"Yang Mulia!"
"Dulu, aku membiarkan mereka terbunuh dan sekarang, aku harus bisa mencegahnya! Aku tidak bisa berdiam diri saja. Aku tidak akan pergi dan menutup mata!" tukas Rubiana, lalu gadis itu pun berlari mencari keberadaan Rosela. Damon mengikuti Rubiana.
****
Sementara itu di hutan larangan, Lucas baru mendapatkan mutiara hitam yang dimaksud. Namun untuk pedang suci, dia tidak bisa mengambilnya meski ia melihat pedang itu. Lucas mengerahkan seluruh kekuatannya untuk mengambil pedang tersebut, tapi tetap tak bisa.
"Kau tidak akan bisa mengambilnya, wahai raja Serigala putih!"
Suara itu menggema di hutan dan terdengar oleh Lucas. Namun Lucas yakin tak ada seorang pun disana.
"Hanya keturunan Istvan, sang putri bulan dengan tekad yang kuat, yang bisa mengambilnya!"
"Selena...hanya dia yang bisa mengambilnya!" gumam Lucas.
__ADS_1
...***...