Balas Dendam Putri Bulan

Balas Dendam Putri Bulan
Bab 53. Ratu dan Raja baru (End)


__ADS_3

****


Semua orang kaget saat melihat Rubiana memejamkan matanya. Apalagi Lucas, dia tidak percaya bahwa cintanya, pasangan hidupnya tiada seperti ini. Rubiana tewas saat menolong kedua kakaknya.


"Selena! TIDAK!" teriak Aiden sambil membelai kepala Rubiana.


Sedangkan si pemilik Boomerang itu hendak melarikan diri. Lucas tidak membiarkan orang itu pergi begitu saja setelah membuat kekacauan ini. Lucas menyerang Ron, bawahan Hyacinth yang ternyata masih hidup.


Tanpa banyak basa-basi, Lucas menyerang Ron tanpa ampun. Dia menusuk Ron hingga si jelmaan buruk gagak itu jatuh tidak berdaya dan meninggal dunia.


"AKHH!!"


"Matilah kau!" sentak Lucas emosi.


Setelah membunuh Ron, Lucas kembali pada Rubiana yang berada di pangkuan Rosela. Rosela, Theo dan Aiden menangisi Rubiana. Mereka bahkan belum sempat meminta maaf padanya, ataupun mengucapkan rasa sayang mereka pada Rubiana. Tapi gadis itu sudah pergi cepat.


"Maafkan kakak, kakak selalu menyalahkanmu selama ini Selena... maafkan kakak. Kakak sayang padamu, kakak mohon bangunlah!" Air mata Aiden menetes membasahi pipi gadis itu, namun Rubiana masih setia dengan mata terpejam.


"Selena...hiks..." Rosela juga menangisi Rubiana.


Lucas juga merasakan kesedihan yang sama, ia pun mengenggam tangan Rubiana yang masih terasa hangat. Dia merasakan masih ada aliran darah didalam diri Rubiana. Dan Lucas juga baik-baik saja, dia harusnya mati ikut dengan Rubiana karena mereka sudah satu kehidupan.


"Selena, dia masih hidup!" ujar Lucas yang membuat Theo, Rosela dan Aiden menatap lekat pada pria itu. Berharap bahwa Rubiana masih hidup.

__ADS_1


Kemudian Lucas pun mengambil tubuh Rubiana dan dia memindahkan ke atas pangkuannya. Lucas mengambil mutiara hitam ditangannya lalu dia pun menyuapkan mutiara hitam itu pada mulut Rubiana dengan mulutnya.


Lucas tau bahwa mutiara hitam memiliki kekuatan untuk menyembuhkan penyakit dan menolong seseorang yang masih berhak untuk hidup.


Sling!


Muncullah cahaya terang dari tubuh Rubiana. Tubuh gadis itu pun melayang ke atas bersamaan dengan cahaya putih. Semua orang melihat cahaya terang itu dan merasa cahaya terang tersebut adalah sebuah harapan.


Rosela, Theo, Lucas dan Aiden mengatupkan kedua tangan mereka seraya berdoa kepada yang kuasa agar Rubiana alias Selena diberikan kehidupan sekali lagi.


Kumohon tuhan...aku ingin membahagiakan adikku, aku ingin menjadi kakak yang baik untuknya. Berikan aku kesempatan menebus semua kesalahanku. Batin Aiden berharap.


Tuhan...kumohon...aku belum sempat hidup bahagia bersamanya. Kumohon...biarkan dia hidup... Pinta Lucas tulus dalam hatinya.


"Lucas..."


Lucas membuka matanya saat mendengar suara dari Rubiana. Hatinya lega, seakan jiwanya kembali pada raganya. Kini ia melihat Rubiana membuka matanya, gadis itu bahkan tersenyum manis saat melihat Lucas.


"Kau kembali?" tanya Lucas seraya tersenyum lega.


Semua orang lega melihat Rubiana kembali membuka matanya. Aiden dan Rosela memeluk Rubiana dengan penuh perasaan bersyukur.


Waktu pun berlalu, segalanya telah membaik. Kerajaan Gallahan, dipimpin oleh Raja dan Ratu yang bijaksana. Negeri itu pun menjadi negeri wisata yang makmur. Setelah kematian Hyacinth dan kembalikan bangsa iblis ke dunia mereka. Tidak ada yang bisa menganggu umat manusia.

__ADS_1


Dan tibalah hari ini, hari dimana Lucas dan Rubiana akan melaksanakan pernikahan kerajaan, sekaligus penobatan sebagai Raja dan Ratu baru kerajaan Istvan. Aiden menuntun Rubiana menuju ke altar pernikahan, dimana Lucas sudah menunggunya disana. Ada banyak bangsa serigala yang juga menghadiri pesta pernikahan Lucas.


"Kau sangat cantik Selena, sampai aku tak rela menyerahkanmu untuknya. Tapi mau bagaimana lagi? Kau sudah jadi jodohnya...bahkan sejak kau masih berada di dalam kandungan." kata Aiden tepat didepan Lucas, calon adik iparnya. Dia bahkan blakblakan didepan semua orang yang hadir disana.


"Itu benar Yang Mulia raja Aiden. Adikmu sudah menjadi jodohku, jauh sebelum kalian lahir. Itu sudah ditentukan dan sudah takdirnya. Kau tenang saja, aku akan menjaga adikmu...aku akan membahagiakan dirinya." kata Lucas bersungguh-sungguh, ia menatap Rubiana penuh cinta. Wanita itu terlihat sangat cantik dengan gaun putihnya.


"Kalau kau sampai berani membuat air matanya menetes, aku tidak akan membiarkanmu!" ancam Aiden pada Lucas.


"Kakak...aku percaya padanya, aku percaya dia bisa membuatku bahagia. Karena kami saling mencintai!" gadis itu tersenyum lembut. Dia sangat yakin Lucas akan membahagiakannya.


Pernikahan Lucas dan Rubiana pun berlangsung dengan lancar tanpa ada gangguan, pernikahan secara adat kerajaan Istvan dan juga adat serigala. Mereka disatukan dengan cara menyatukan darah, artinya mereka tidak akan terpisahkan selamanya.


"Hidup Raja dan Ratu Istvan!"


"Hidup!"


Sorak sorai rakyat meneriaki raja dan ratu baru mereka dengan bahagia. Langit Istvan begitu cerah menghiasi perasaan semua orang disana. Terutama pengantin yang baru saja menikah.


Rubiana dan Lucas saling melempar senyum satu sama lain, mereka berjanji akan membawa kerajaan Istvan ke arah yang lebih baik dan makmur. Mereka juga berjanji akan selalu saling percaya dan saling mencintai selamanya, sampai maut memisahkan.


...****...


...The end...

__ADS_1


Hai Readers... terimakasih yang sudah mengikuti novel ini dari awal sampai akhir...mohon maaf bila banyak kekurangan dari Novel ini...see you...😍😍🙏


__ADS_2