Belenggu Twins

Belenggu Twins
Dulu


__ADS_3

Danial sampai di kelas


Dia melihat Kyomi seperti lesu dengan kepala di atas meja sambil menatap jendela


Danial menghampiri nya lalu duduk di sampingnya Kyomi


"Ayangg" Panggil Danial dengan lembut


"Kamu pergi aja" Usir Kyomi


"Kok aku di usir sih? kita ngomong yuk! " Ajak Danial lembut


"Gak mau! " Tolak Kyomi dengan posisi yang sama, kepala masih di meja


"Ayangg udah makan belum? " Tanya Danial


"Gak usah nanya" Bentak Kyomi


"Coba liat aku sebentar aja" Pinta Danial


"Gak mau" Tolak Kyomi


"Ayangg, kok marahnya ke aku sih? kan si Anya nya yang lapin muka aku, bukan aku yang minta yang" Ujar Danial menjelaskan pada Kyomi


"Kamu sana! ke kursi kamu" Usir Kyomi


"Gak mau kecuali kamu liat aku sebentar aja" Tolak Danial


Kyomi langsung menatap Danial dan matanya merah seperti orang habis menangis, danial ingin memeluknya tapi Kyomi menjauh


"Udah kan? sekarang kamu pergi" Usir Kyomi


Danial mengulurkan tangannya ingin menghapus air matanya Kyomi tapi Kyomi menepis tangan Danial


"Jangan nangis yang" Ujar Danial


"Aku kesel liat kamu sama dia tadi, seharusnya aku yang lapin keringat kamu, terus aku yang kasih kamu minum bukan dia" Ujar Kyomi dan air matanya jatuh lagi membasahi pipinya


Rebecca dan Ayu mendekati Danial, lalu menepuk bahunya Danial


"Nial kamu minggir dulu, biar kami aja yang ngomong ke dia" Ucap Rebecca


Danial diam sejenak sambil menatap Kyomi lalu dia mengangguk dan berdiri


Rebecca langsung memeluk Kyomi "Aku gak pernah liat dia kaya gini" Danial pada Ayu yang berdiri bersampingan dengannya


"Dia lagi dapat magkanya moodnya kaya gini, biasalah Nial" Ucap Ayu


"Biasa gimana sih?dia nangis kaya gitu" Ucap Danial


"Kamu tenang aja, kalau udah tenang paling nantinya dia bakal balik kaya semula lagi" Ujar Ayu agar danial juga tenang


"Kamu balik ke kursi gih" Suruh Ayu, dia menurut lalu pergi ke kursinya

__ADS_1


Jam pulang sekolah danial di cuekin oleh Kyomi bahkan dia tidak mau pulang dengannya malah Rebecca yang mengantarkan Kyomi pulang


Tapi danial tetap mengikuti mobilnya Rebecca yang membawa Kyomi sampai rumahnya hanya memastikan Kyomi pulang dengan baik-baik saja


Rebecca sudah pulang dan Kyomi juga sebagai sudah masuk kerumah sedangkan Danial masih di depan rumahnya Kyomi menatap pintu masuk rumah Kyomi


Tapi tidak lama kemudian dia juga pulang meninggalkan rumah Kyomi


Hari semakin sore


Kyomi sama sekali tidak membalas chat dan telponnya Danial sejak pulang sekolahnya, dia bahkan tidak memegang ponselnya


dia hanya sibuk dengan buku-buku pelajaran nya sambil sesekali menangis


Kyomi menutup bukunya lalu dia berjalan keluar menuju pintu masuk rumahnya, ketika dia membuka pintu nya, Kyomi melihat tubuh seseorang dia adalah Danial


Kyomi ingin masuk lagi tapi dia menahan tangan Kyomi


"Aku mohon kita bicara sebentar" Ujar Danial


"Ngomong apa? aku males ketemu kamu" Ucap Kyomi


"Aku datang jauh-jauh cuma ngomong sama kamu" Ucap Danial


"Yang nyuruh kamu datang siapa? aku sudah bilang kalau kamu gak usah ajak ngomong aku" Ucap Kyomi


Danial melepaskan tangannya Kyomi "Sebelum aku pulang boleh aku peluk kamu? " Ucap Danial


"Gak!" Tolak Kyomi tapi Danial tetap memeluk Kyomi bahkan dia memeluk Kyomi seakan-akan, dia akan pergi jauh setelah nya


Danial pun melepaskan pelukannya,Kyomi menampar wajahnya danial lalu dia langsung masuk menutup pintu dengan keras ke depan wajahnya Danial


Danial terdiam sambil mengelus pipinya yang di pukul oleh Kyomi tadi


Dia pun pergi lagi tanpa berbicara apapun


Disisi Kyomi


Kyomi terlentang di atas kasurnya sambil langit kamarnya


"Aku tau yang kalau bukan kamu yang salah tapi rasanya aku kesel sama kamu juga" Ucap Kyomi lalu dia menghapus air matanya yang jatuh ke sisi matanya


Hari berganti malam


Kyomi sedang membantu ibunya mencuci piring bekas mereka makan malam


Tapi Kyomi berusaha menyembunyikan rasa sedihnya orang tua nya agar mereka tidak khawatir


"Kamu lebih baik belajar aja tau engga istirahat aja yah Kyo, pasti kamu cape" Ucap Bundanya


"Cape bunda dan ayah pasti lebih dari aku, biarin aku bantuin sebentar yah" Jawab Kyomi


"Setelah selesai aku bakal istirahat kok" Ucap Kyomi lagi

__ADS_1


Bundanya mengiyakan saja permintaan anaknya, setelah dapur bersih mereka pun benar-benar istirahat tapi Kyomi keluar lagi sebab dia ingin buang air kecil


Ketika dia ingin masuk ke kamarnya dia mendengar pintunya di ketuk bahkan dari kaca depannya terlihat sangat terang


"Apa bapak-bapak sini yah yang ngajak Ayah jaga malam" Ucap Kyomi sebab di pikirnya yang menyala itu adalah senter


Kyomi pun berjalan ingin membukakan pintu dan ketika dia membuka pintu dia melihat balon LED dengan beberapa karakter di dalamnya tapi dia belum tau siapa orang di balik balon yang banyak itu



Dia adalah danial, dia menengok Kyomi sambil tersenyum manis, bohong jika Kyomi tidak luluh dengan kejutan dari danial untuknya


"Malam Ayang akuuuu" Ujar Danial tapi Kyomi hanya tersenyum tipis untuk menutupi rasa senang yang di buat danial


"Balon nya indah kan? tapi tetap aja Ayang aku lebih indah" Ucap Danial dan Kyomi berlari lalu memeluk dengan erat


Danial juga membalas pelukannya Kyomi tapi hanya tangan sebelah sebelah kirinya saja sedangkan tangan kanannya memegang balon-balon nya


"Masih belum ke aku? kalau masih nanti beliin sama abang-abang nya sekalian" Ucap Danial


"Udah gakk" Jawab Kyomi dan Danial tentu tersenyum mendengar jawaban Kyomi


"Maafin aku yah, udah buat kamu marah banget sampai nangis" Ucap Danial


"Kamu gak salah yang, tapi aku nya aja terlalu berlebihan tapi aku terima kamu di perhatiin sama cewe lain" Ucap Kyomi


"Sayanggggg" Ucap Danial lembut langsung membuat Kyomi benar-benar salah tingkah mendengar suara lembut dan maskulin nya danial


"Aaaa jangan gitu suara nya" Ucap Kyomi


"Kenapa? " Tanya Danial


"Jantung aku gak kuat, suara kaya gitu boleh buat orang lain, buat aku aja" Ucap Kyomi


"Iyah cantik" Jawab Danial


"Coba lepas pelukannya" Suruh Danial dan Kyomi melepaskan pelukannya


"Suka gak sama balon nya? " Tanya Danial


"Sukaaaa" Jawab Kyomi lalu dia mengambil satu balonnya dan memandangnya dengan berbinar-binar


"Jadinya nanti balas chat dan angkat telpon ku lagi yah" Ucap Danial


"Siap Ayangg" Jawab Kyomi lalu dia tersenyum


"Jangan marah-marah lagi yah" Ucap Danial


"Gak bisa janji, apalagi aku liat kamu di gituin sama cewe lain" Ucap Kyomi


"Tapi aku kan gak tanggapin dia" Ucap Danial


"Tetap aja" Ujar Kyomi

__ADS_1


"Iyah-iyah deh" Ucap Danial mengalah


__ADS_2