
Jam pulang sekolah tiba
Kyomi sedang dikelas dia masih belum keluar dari kelas padahal yang lainnya sudah tidak ada dikelas
Ketika sudah memastikan tidak ada siapa-siapa dia lalu keluar kelas menuju taman sekolah dia duduk dikursi yang ada di sana dengan senyum tidak ketinggalan dari bibir tipisnya
1 jam lebih dia menunggu Dika tapi dia tidak kunjung datang membuatnya sangat kecewa
"Ternyata dia bohongin aku?"Ucap Kyomi dalam hati
Tapi tiba-tiba saja ada yang mentoel bahu Kyomi dia adalah Dika tapi dia tidak sendirian melainkan dengan Jessica dan teman-teman nya lainnya bahkan Jessica memvideo Kyomi
"Guys ada yang ngarapin buat ditembak ini tapi semuanya prank!"Ucap Jessica
"Yang benar aja aku mau tembak cewe kaya dia?jujur cantik sih tapi sayang miskin!"Ucap Dika dengan penuh penghinaan
Kyomi menundukkan kepalanya sambil menangis dia benar-benar malu dan mengutuk dirinya karena sudah percaya sikap manis dari Dika
"Gua dekat-dekat sama lu karena disuruh Jessica karena lu sekarang udah gak mau lagi jadi babu dia dan ini balasan"Ucap Dika
"Dan ini juga syarat biar gua bisa balikan sama dia"Ucap Dika lagi
"Cowo primadona kaya gua pacaran sama lu apa kata dunia?"Ucap Dika lalu dia berludah ke tanah
Kyomi menatap mereka dengan mata penuh air matanya
"Apa yang pernah kalian lakukan aku bakal aku balas nantinya"Ucap Kyomi
"Mau balas kita?mimpi apa lu?"Ucap Jessica lalu Dika mendorong tubuh Kyomi sampai dia terjatuh lu mereka semakin menertawakan Kyomi
Kyomi buru-buru berdiri tapi ketika dia berdiri Jessica menjambak rambutnya Kyomi
"Gua tunggu balasan dari lu Kyomi"Ucap Jessica lalu dia melepaskan jambakannya dan Kyomi buru-buru pergi dari sana
Kyomi pulang dengan angkot dia sambil menangis sesegukkan membuat penumpang lainnya kasihannya melihatnya tapi kesialan datang padanya yaitu angkotnya mogok membuat tangis Kyomi semakin kencang membuat semua penumpang menjadi panik tapi dia turun lalu membayarnya dia melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki
Kyomi berjalan sambil menangis dan dia jalan ada genangan air lalu dia ada mobil yang melintas dan mobil itu adalah mobil Jessica tapi dia tidak singgah dia tetap melajukan mobilnya tapi dia sengaja melewati genangan itu
"Aku sok-sokan bilang mau balas mereka,padahal aku sendiri aja gak tau besok sekolah pakai seragam apa soalnya seragam ku kotor"Ucap Kyomi yang sangat pasrah pada hidupnya
"Aku yang sudah baper dengan dengan Dika malah dibuat malu dengan Jessica dan Dika"Ucap Kyomi dengan tatapan kosong menatap kedepan
Notifikasi masuk kedalam ponselnya lalu dia membukanya ternyata chat masuk dari teman-teman nya menanyakan video yang disebar oleh Jessica
__ADS_1
Kyomi semakin tidak berani untuk melanjutkan hari esok dia mematikan ponselnya agar notifikasi tidak masuk lagi
"Apa aku bakal berani masuk sekolah besok?"Tanya Kyomi pada dirinya sendiri
"Aku mau lawan tapi aku siapa?"Tanya Kyomi
"Andai aku jadi orang kaya mendadak dapat uang sekoper gitu gua bisa kali sumpel mulut mereka dengan uang"Ucap Kyomi berangan-angan lagi
"Gua mau jadi langit selalu biru tapi gak jadi deh dia juga bakalan gelap pas malam"Ucap Kyomi
"Gua mau jadi matahari gak jadi juga terlalu panas"Ucap Kyomi
"Apa jadi gua semuanya gak pantes yah?"Ucap Kyomi dia berjalan lalu sampai rumahnya tanpa sadar tapi ketika dia sampai dia kaget melihat semua barang-barang sudah dimasukkan kedalam kardus oleh ayah dan ibu nya
"Ayah ibu kenapa barang-barang bisa di masukin kedalam kardus?"Tanya Kyomi
Ayah dan ibu Kyomi datang mereka menarik Kyomi untuk duduk mereka ingin menceritakan sesuatu
"Kita harus pindah kyomi"Ucap Ibu nya
"Pindah kenapa Bu?"Tanya Kyomi yang kaget
"Tempat kita ini akan dijadikan bangunan baru oleh Dhekson grub"Ucap Ayah Kyomi
"Mereka sudah membayar kita Kyomi dengan uang itu kita bisa beli rumah yang lebih bagus dan juga kita bisa buat usaha kecil nanti"Ucap Ibu Kyomi
"Tapi Kyomi juga harus pindah sekolah dan kepindahan Kyomi di tanggung oleh mereka di tempat kita ini cuma kamu yang masih sekolah SMA "Ucap Ayah nya Kyomi
"Kemana aku pindah?"Tanya Kyomi
"Ke SMA Galaxy"Jawab Ibu nya
Hati Kyomi berbunga-bunga dia bisa bebas dari Jessica the gengs tanpa mengingat jika SMA itu ada si kembar
"Tuhan apa kita besti sampai-sampai doa ku secepat ini engkau kabulkan?"Ucap Kyomi
"Sudah-sudah kamu bantu-bantu buat pindahin ini soalnya tempat ini besok sudah harus kosong"Ucap Ibu Kyomi dia menurut dan lalu membantu ibunya beres-beres
Disisi Daniash dan Danial
Mereka sedang sama-sama membujuk Gabriel yang ngambek pada mereka bagaimana tidak Gabriel minta belikan pancake keju kesukaan nya tapi mereka malah melupakannya membuat nya ngambek
"Mamah cantik jangan ngambek dong"Rayu Danial
__ADS_1
"Mamah maafin niash gara-gara lupa beliin kue nya"Ucap Daniash mereka berdua sama-sama berjongkok dikaki Gabriel
"Wahai batu belah batu betangkup"Ucap Gabriel
"Eh Mamah ngomong apa nih?jangan bawa-bawa batu nanti kami jadi malin Kundang Mah"Ucap Daniash panik
"Ini batu batangkup bukan Malin,beda batu beda cerita"Ucap Danial
"Mamah pokoknya ngambek nanti Mamah aduin ke Papah kalian karena kalian sudah bikin Mamah kecewa"Ucap Gabriel
"Mah jangan kalau Papah ngamuk serem"Rengek Danial sambil menggoyang kaki Gabriel
"Mamah i love setaman"Ucap Daniash ikut menggoyangkan kaki Gabriel
"Mamah hukum aja kami berdua biar Mamah gak ngambek lagi"Ucap Daniash
"Iyah Mah Nial setuju"Ucap Danial
"Sekarang kalian berdua berdiri"Suruh Gabriel tapi mereka sama-sama menggelengkan kepalanya dengan ekspresi wajah di buat menggemaskan agar Gabriel luluh
"Berdiri"Suruh Gabriel meninggi lalu mereka berdiri
"Mamah jangan ngambek lagi yah"Ucap Danial
"Mamah cantik"Puji Daniash
"Sebagai hukumannya kalian harus dikamar aja gak boleh kemana-mana kalau lapar telpon pelayan kalau butuh apa-apa telpon pelayan, Niall gak boleh kekamar Niash dan niash gak boleh kekamar Nial"Ucap Gabriel
"Mamah itu berat"Rengek Daniash
"Kalau bantah Mamah,Mamah bakal semakin marah ke kalian"Ucap Gabriel
"Sekarang masuk kekamar"Suruh Gabriel
"Kiss Mah"Ucap Daniash menunjuk pipinya begitupun dengan Danial
"Gak ada Kiss sekarang masuk kamar"Suruh Gabriel mereka menurut dengan hati yang berat mereka melangkah kekamar, sebenarnya mereka bukan keberatan di hukum tapi merasa bersalah karena kelupaan permintaan Mamahnya itu yang membuat mereka lesu
"Mamah love you"Ucap Danial
"Mamah"Panggil Daniash
"Masuk kamar"Suruh Gabriel
__ADS_1