
Anya sedang menatap penuh kebencian pada Kyomi didepan tendanya dengan tangan melipat didadanya
"Anya tidur yuk"Ajak Lea yang duduk didepan tenda sambil memeluk guling nya
"Kamu gak ngantuk?"Tanya Lea lagi
"Gimana aku bisa tidur kalau si Kyomi masih itu masih bisa ketawa"Ucap Anya dengan ekspresi kesal nya
"Kamu kalau mikirin dia gak bakal jadi apa-apa,lebih baik tidur kan?besok semua game bakal dimainin, kamu bisa aja jahilin dianya nanti"Ucap Lea
Anya menurut lalu dia masuk ke dalam tenda dan menutup tendanya
Disisi Kyomi
"Ayo lah kita balik ke tenda,gua ngantuk"Ajak Reza
Ilham ikut berdiri mengikuti Reza tapi Danial masih belum mau meninggalkan tempatnya lalu dia menarik Danial agar mau berdiri dan pergi menuju tenda
"Nial kita ke tenda gua ngantuk"Ucap Ilham sambil menarik tangan Danial
"Kalian aja berdua,gua belom ngantuk"Tolak Danial
"Kyomi suruh Danial tidur"Suruh Reza
"Kalau gak kamu yang suruh pasti dia bakal disini terus"Ucap Ilham
"Nial kamu tidur yah"Suruh Kyomi
"Aku mau tidur disini"Ucap Danial
"Aku juga mau tidur, misalnya kamu disini,bisa ganggu yang lain jadinya aku juga gak bisa tidur"Bujuk Kyomi agar Danial mau pergi
Ilham dan Reza kembali menarik tangan Danial dan kali ini dia mau berdiri
Danial hanya diam menatap Kyomi yang masih duduk sedangkan dia sudah berdiri
"Aku pamit"Ucap Danial Kyomi menganggukan kepalanya lalu Reza dan Ilham menarik tangan Danial untuk pergi
"Aku gak paham sama Danial itu,udah ditolak tapi masih aja deketin kamu kamu Kyomi"Ucap Rebecca
"Tapi hebatnya Danial,dia gak pernah tunjukin kalau dia lagi sedih kalau ngambek-ngambek gak jelas sering banget"Ucap Sintya
"Sifatnya emang bertolak belakang yah sama Daniash"Ucap Ayu
"Padahal mereka kembar yang seiras tapi kalau sifat beda banget"Ucap Rebecca
__ADS_1
"Dia itu muka nya perpaduan Mamah dan Papah bahkan bule nya dapat dari Mamahnya kan?tapi katanya sifat Danial itu mirip sama Mamah nya"Ucap Rebecca lagi
"Kalau Daniash dari mana?"Tanya Ayu
"Mungkin Papah nya"Jawab Sintya
"Kalian ngapain sih bahas mereka?lebih baik tidur"Ajak Kyomi
"Eh tunggu kalian duluan aja,aku mau ke toilet sebentar"Ucap Kyomi lagi,dia berdiri tapi ditahan oleh Rebecca
"Kamu berani sendirian?"Tanya Rebecca
"Aku berani kok,soalnya tempatnya gak ada serem-seremnya bahkan lebih serem rumah ku dulu daripada ini"Ucap Kyomi
"Ya sudah aku pergi dulu yah"Ucap Kyomi lalu dia pergi
Disisi Daniash
Daniash sedang berjongkok dibalik semak-semak tinggi didekat pos sambil memainkan daun yang jatuh ke tanah
Tiba-tiba saja ada kaki yang berjongkok didepan nya dia adalah Kyomi tapi Daniash terkejut melihat Kyomi tiba-tiba muncul didepannya
"Bikin"Ucap Daniash sambil memegangi dadanya
"Lama nunggu nya?"Tanya Kyomi tapi Daniash menggelengkan kepalanya
"Katanya mau ngomong sama aku?tapi kok cuma geleng-geleng aja dari tadi?"Tanya Kyomi
Lalu lalu wajah Daniash sambil bibir Daniash jadi monyong dia tertawa melihat ekspresi Daniash yang sangat menggemaskan sekarang
"Kyo sakit"Ucap Daniash tapi dia tidak menjauhkan wajahnya dari tangan Kyomi
"Tapi gemes"Ucap Kyomi sambil terus memainkan wajahnya Daniash
Daniash hanya diam sambil menatap wajah Kyomi yang sibuk memainkan wajahnya
"Kamu hebat"Ucap Daniash tiba-tiba membuat Kyomi berhenti lalu menatap Daniash
"Hebat apa?"Tanya Kyomi
"Aku pernah liat kamu diperlakukan tidak baik tapi kamu diam dan lakuin aja semuanya tapi hari ini kamu lawan bahkan sampai kamu mau di hukum"Ucap Daniash lalu dia tersenyum,Kyomi melepaskan tangannya dari wajahnya Daniash
"Aku sama Jessica dulu kenapa gak lawan dia?karena aku butuh dia,kan dia yang gajih aku tapi sekarang?aku sama dengan siapa walaupun status beda tapi sama aja kan,kenapa aku harus diam, selagi aku gak bergantung hidup sama dia"Jawab Kyomi
"Misalnya Jessica gangguin kamu lagi gimana?"Tanya Daniash lagi
__ADS_1
"Sama Niash,aku bakal lawan dia"Jawab Kyomi
Daniash berdiri dan Kyomi ikut berdiri didepannya Daniash
"Kamu punya keberanian yang hebat Kyo tapi tetap aja kamu itu wanita yang harus aku bela dan aku lindungi kan?"Ucap Daniash lalu Daniash meraih tubuh Kyomi memasukkan nya kedalam pelukannya
"Kamu lagi kenapa?tumben peluk aku?"Tanya Kyomi sambil menatap dada bidang Daniash hasilnya giat berolahraga sejak SMP dulu
"Aku peluk kamu ditanya kenapa Kyo?"Ucap Daniash tapi Kyomi malah tertawa kecil
"Kamu seharusnya tanya aku itu,kamu kangen gak sama aku gitu Kyo"Ucap Daniash
"Iyah aku kangen kamu,soalnya dari tadi muka kamu gak ada ekspresi nya bikin takut"Ucap Kyomi
"Bikin sayang gak?"Tanya Daniash sambil menatap Kyomi menunggu jawaban nya
"Gak sih"Jawab Kyomi membuat Daniash memanyunkan bibirnya sambil menyandarkan kepalanya di kepalanya Kyomi
"Jadi disini cuma aku yang sayang kamu Kyo?"Tanya Daniash
"Cuma aku yang suka sama kamu Kyo?"Tanya Daniash
"Berarti kamu cuma menghargai aku aja dong"Ucap Daniash sambil terus menanyakan apapun yang ada dikepalanya
Kyomi melepaskan tangannya dari pinggang Daniash lalu menangkup wajahnya Daniash dan malah mencium bibir nya sekilas,Daniash diam sebentar lalu dia melanjutkan berbicara lagi dan Kyomi mencium nya kali ini Daniash benar-benar diam sambil menahan senyumnya
"Aku cuma jawab 2 kata tapi kamu tanya aku seribu kata,emang gak cape ngomong? padahal kamu perasaan paling males ngomong kan?"Ucap Kyomi
Daniash tersenyum gigi menampilkan gigi rapi putihnya pada Kyomi
Kyomi mengelus rambut Daniash sambil wajahnya Daniash
"Tapi artinya kamu sayang banget yah sama aku"Ucap Kyomi lalu menatap mata Daniash tapi Daniash tidak sanggup bertatap mata dengan Kyomi malah membuang mukanya
"Aaaaa tadi itu cuma pertanyaan aja"Jawab Daniash
"Cuma pertanyaan aja?oh berarti kamu selama ini cuma bercanda dong"Ucap Kyomi dan Daniash menatap Kyomi
"Gara-gara kamu sekarang aku gak bisa kontrol emosi tau,apalagi cemburu susah Niash,karena terlalu banyak cewe yang ngejar kamu apalagi Kaka kelas"Ucap Kyomi
"Kesel aku kalau ingat-ingat mereka liatin kamu sampai matanya kaya mau keluar"Ucap Kyomi mengomel-ngomel
Daniash diam sambil tersenyum manis menatap Kyomi
"Kenapa senyum?"Tanya Kyomi
__ADS_1
"Lagi liatin calon istri ngomel aja"Ucap Daniash membuat wajah Kyomi langsung memerah karena ucapan Daniash berusan