
Baru beberapa langkah sambil mendorong motonya hujan sudah turun dengan derasnya membuat Daniash berteriak sedangkan Kyomi hanya tertawa
"Mamah!"Teriak Daniash kali ini
"Iyah nak!"Jawab Kyomi membuat Daniash menatap tajam Kyomi tapi dia hanya tersenyum
Kyomi yang tadi nya berdiri dibelakang Daniash sekarang berjalan mendekati nya lalu berdiri disampingnya dia memayungi Daniash dengan tas nya tapi tidak sampai karena tinggi Daniash jauh dengannya
"Lu ngapain?"Tanya Daniash karena Kyomi melompat-lompat disampingnya untuk memanyungi Daniash
"Mayungin kamu nanti kamu sakit lagi"Ucap Kyomi membuat Daniash tersenyum tipis
Daniash menurunkan tubuhnya agar Kyomi bisa memayungi kepala Daniash
"Tapi kalau gini gua gak bisa jalan"Ucap Daniash tapi disekitar mereka ada halte tapi tidak ada siapa-siapa Daniash menarik tangan Kyomi menuju kesana meninggalkan motornya begitu saja
Mereka duduk tapi menggigil karena kedinginan sebab kehujanan
Daniash melepaskan jaket nya karena basah lalu dia menaruhnya disampingnya sedangkan Kyomi meniup-niup tangannya Daniash melihat itu lalu dia ikut menangkup tangan Kyomi dan meniup-niup nya
"Jaket gua basah jadi gak bisa gua kasih ke elu"Ucap Daniash sambil terus meniup-niup tangannya Kyomi untuk membuat Kyomi hangat
Kyomi menatap Daniash dia hanya diam dengan sikap Daniash
"Maafin gua gara-gara gua kita nyasar"Ucap Daniash tanpa menatap Kyomi
"Tapi setelah hujan reda gua bakal suruh anak buah gua kesini yah"Ucap Daniash
"Lu jangan takut dan khawatir Kyo"Ucap Daniash lagi
Daniash lalu menatap Kyomi, tatapan Daniash kali ini sama seperti waktu itu berbeda dari tatapan biasanya bahkan dia tersenyum tulus pada Kyomi
"Tatap aku seperti ini terus Niash"Batin Kyomi
Disisi Danial
Dia baru saja pulang ke mansion nya dia berjalan masuk sambil memainkan ponselnya dia membaca-baca pesan chatnya dengan Kyomi tapi sejak tadi pagi dia belum membalas chat Kyomi lalu mencoba menelpon nya tapi tidak angkat olehnya
"Mungkin lagi tidur,dia kan bilang kalau dia suka tidur"Ucap Danial dia berjalan menuju kamar Daniash mengira Daniash ada disana
__ADS_1
Ketika dia ingin membuka kamarnya ternyata dikunci membuat tidak jadi masuk lalu dia kekamarnya sendiri
"Dia bilang mau dikamar aja seharian tapi kok malah gak ada mana hujan lagi,tapi mobil dan motor nya ada kok kemana dia yah?"Tanya Danial pada dirinya sendiri dia masuk kekamarnya lalu dia duduk disofa kamarnya
"Gua telpon aja lah"Ucap nya tapi ponselnya Daniash malah sibuk
"Nih anak emang makin misterius"Batin Danial
"Tapi gak mungkin dia jalan sama Kyomi?"Ucap Danial yang mulai ber overthingking
"Gak mungkin lah, udahlah daripada gua mikir yang aneh-aneh lebih baik gua mandi terus istirahat badan gua cape gara-gara Papah ngajakin buat liat proyek"Ucap Danial dia lalu masuk kekamar mandi
Disisi Kyomi dan Daniash
Mereka masih menunggu hujan berhenti tapi tidak hujan dari tadi tidak kunjung reda membuat kedua melamun
Kyomi menatap Daniash yang hanya diam sejak tadi bahkan tidak interaksi diantara mereka
"Kyo!"Panggil Daniash tadinya dia tidak menatap Kyomi sekarang dia mulai menatap Kyomi
"Hm?"Jawab Kyomi tapi Daniash hanya menggelengkan kepalanya
"Ah Iyah aku lupa kalau ijazah ku masih di smp ku yang dulu, berarti aku harus ambil dulu dong besok"Ucap Kyomi
"Mau temenin aku gak?"Tanya Kyomi tapi Daniash menggelengkan kepalanya membuat Kyomi seperti kecewa
"Oke deh"Jawab Kyomi berpura-pura tersenyum
Anak buah Daniash datang mereka lalu Daniash dan Kyomi berganti tempat lalu Daniash mengantar kan Kyomi pulang setelahnya Daniash juga pulang
Sampai di mansion hujan sudah berhenti bahkan hari juga sudah sore menjelang malam
Kyomi baru selesai mandi setelah berhujan tadi tapi ayah ibu nya belum pulang dari berjualan
"Kyo besok datang lebih awal yah kalau bisa siswa yang lain belum datang,gua jemput lu besok"Tulis Daniash dipesan chat
"Aku gak piket besok buat apa datang pagi-pagi?"Balas Kyomi cepat
"Turutin atau gak sama sekali"Balas Daniash
__ADS_1
"Iyah sebelum jam 6 aku sudah siap besok"Balas Kyomi
"Nice"Balas Daniash
Kyomi tersenyum karena balasan chat dari Daniash yang sekarang sudah mulai panjang tidak seperti dulu
"Nih orang kalau pacaran gimana yah?apa bakalan bucin atau malah kaya cuek dan gak perduli sama pacarnya"Ucap Kyomi lalu dia tertawa kecil membayangkan Daniash
"Sudahlah gak usah pikirin yang lebih baik siap-siap"Ucap Kyomi
Malam berganti pagi
Kyomi sedang duduk di teras rumahnya menunggu jemputan Daniash bahkan dia duduk sambil memejamkan matanya karena dia masih mengantuk ada yang mentoel-toel bahu nya tapi Kyomi menepisnya dengan mata masih terpejam
Daniash berjongkok menatap wajah Kyomi yang menunduk karena tertidur
"Ada setan Kyo"Ucap Daniash pelan tapi membuat nya langsung melotot dan menatap sekitar karena hari masih gelap
Kyomi baru sadar kalau dia dibohong Daniash dia lalu memukul dada nya Daniash
"Jahil!"Ucap Kyomi dengan wajah masamnya
"Siapa suruh tidur!ayok kita pergi!"Ajak Daniash dan Kyomi mengikuti langkah Daniash
Daniash bukan datang dengan mobil pribadinya melainkan dengan taksi yang sudah dia pesan tadi malam sekaligus dengan supirnya
"Kamu pesan taksi?"Tanya Kyomi dan Daniash hanya mengangguk kepalanya
"Masuk!"Suruh Daniash dan Kyomi masuk mereka sama-sama duduk dikursi belakang
"Lama tungguin gua?"Tanya Daniash
"15 menit"Jawab Kyomi
"Tapi kamu ngapain suruh aku datang pagi-pagi?"Tanya Kyomi
"Ada apa itu?"Ucap Daniash sambil menunjuk jendela didamping Kyomi dan dia menatap arah tangan Daniash tapi Daniash dengan isengnya menyandarkan kepalanya dibahu Kyomi
"Niash?"Ucap Kyomi yang tidak percaya
__ADS_1
"Gua masih juga masih ngantuk,gua bangun awal banget biar gak ketahuan sama keluarga gua"Ucap Daniash dengan mata terpejam