
Malam berganti pagi
Danial ingin keluar kamar,ketika dia membuka pintu ternyata sudah ada Daniash didepan pintu menunggu Danial keluar
Danial ingin menutup kembali pintu kamar nya tapi ditahan oleh Daniash dengan kakinya bahkan kaki Daniash terjepit tapi dia menahan rasa sakit itu demi ingin menjelaskan semuanya pada Danial
"Dengerin penjelasan gua dulu"Ucap Daniash sambil menatap wajah Danial
"Lebih baik lu jauh dari gua,bahkan lu pergi dari hadapan gua sekarang"Suruh Danial
"Maafin gua Nial"Pinta Daniash
"Lu selalu minta maaf tapi sekali ini maaf gua sudah habis"Ucap Danial dengan serius
"Lu putusin Kyomi dan lu pergi dari dia tanpa sepengetahuan dia baru gua bakal maafin lu"Suruh Danial
"Bahkan kalau bisa lu pergi dari negara ini,susulin Oma Raihana dan Opah Arka ke dubay sana"Tambah Danial lagi
Arka dan Raihana sekarang tinggal di dubay mereka hanya pulang setahun sekali untuk menemui anak dan cucu-cucu nya
Daniash terdiam menatap Danial sambil memikirkan ucapan Danial yang asal tadi
"Lu harus bisa buat Kyomi benci lu dan gua bakal maafin lu"Ucap Danial lagi sambil tersenyum jahat
"Maafin gua dengan ikhlas bukan dengan cara seperti itu"Jawab Daniash
"Gua selalu maafin lu tanpa pamrih tapi sekali ini gua mau itu dari lu"Ucap Danial
Daniash menggelengkan kepalanya tanpa dia tidak bisa menerima persyaratan Danial
Danial menganggukan kepalanya sambil menundukkan kepalanya dia juga tersenyum miring lalu kembali menatap Daniash
Danial tiba-tiba mendorong Daniash lalu pergi dari hadapan nya
Daniash hanya diam sambil menundukkan kepalanya memikirkan ucapan Danial
"Pencundang!"Teriak Danial sambil menuruni tangga menuju kebawah
Dibawah Danial bertemu dengan Dania membuat nya sangat terkejut karena melihat Danial sudah pulang,dia tidak tau sama sekali jika Kaka sudah datang
"Kaka sudah pulang kapan?"Tanya Dania sambil melongak menatap Danial
"Tadi malam pakai helikopter soalnya acaranya gak seru"Jawab Danial
"Kaka"Panggil Dania pada Daniash yang berdiri di belakang mereka wajah Danial langsung berubah menjadi dongkol
__ADS_1
"Kalian pulang kenapa?"Tanya Dania
"Nial"Panggil Daniash tapi Danial tidak mau menoleh kebelakang
"Kalian berantem?"Tanya Dania lalu Danial menepis tangan Dania dan pergi begitu saja
Daniash ingin mengejar Danial tapi tangan nya ditahan oleh Dania
"Ada apa ka?kalian berantem lagi"Tanya Dania dengan tatapan sedihnya menatap para Kaka nya bertikai lagi
Daniash menghela nafas nya dia juga menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"Wajah Kaka kenapa?kok babak belur bahkan badan kaka panas"Ucap Dania yang baru sadar dia juga menempelkan punggung tangan nya di dahi Daniash
"Gak papa"Jawab Daniash
"Kaka jangan bohong"Ucap Dania meninggi pada Daniash
"Cuma masalah kecil"Jawab Daniash
"Masalah kecil?aku tau Kaka berantem sama ka Danial dan Kaka di hajar sama dia kan?"Tanya Dania
"Niaaaaaaa"Ucap Daniash lembut
Willy dan Gabriel turun dari tangga,mereka sempat mendengarkan ucapan Dania yang mengakatan Daniash bertengkar dengan Danial
"Kalian sudah pulang?"Tanya Gabriel mencoba untuk menanyai Daniash
"Mamah Ka Niash sama ka Niall berantem,muka ka Niash babak belur karena di pukul Kaka Niall"Adu Dania, Gabriel menatap Willy sebentar lalu mengangkat dagu Daniash untuk menatap nya
Gabriel menatap wajah Daniash yang memang babak belur bahkan dagu Daniash juga panas
"Danial mana?"Tanya Gabriel
"Tadi keluar Mah"Jawab Dania
"Ikut Papah Niash"Suruh Willy lalu dia berjalan terlebih dahulu lalu Daniash mengikutinya
Dilapangan basket sudah ada Danial yang sedang bermain basket sendirian tapi Danial tau jika Daniash datang lalu melemparkan nya kearah nya dengan kuat tapi Daniash bisa menahannya
Willy hanya diam menatap kedua putranya sambil berjalan mendekati Danial begitupun dengan Daniash
Mereka berdiri tengah lapangan,Willy berdiri ditengah-tengah keduanya,Willy meminta bola yang ada ditangan Daniash lalu dia melemparkan pada Willy
"Apa kamu sudah tau semuanya Danial?"Tanya Willy membuat Danial menatap Willy,sejak tadi dia hanya fokus menatap Daniash dengan tatapan kebencian
__ADS_1
"Apa Papah sudah tau kalau Daniash dan Kyomi punya hubungan?"Tanya Danial
"Ya!bahkan Papah tau kalau kalian suka dengan wanita yang sama"Jawab Willy
"Papah juga ikut sembunyikan semua?sama aja Papah gak pikirin aku,Papah selalu lindungi Daniash,selalu bela Daniash!aku kapan Pah?"Tanya Danial dengan nada tinggi
"Aku dan dia sama bahkan kami kembar tapi Papah beda-bedain kasih sayang diantara kami"Ucap Danial tanpa mengubah nada bicaranya
"Aku tanya Papah tapi Papah lindungi Daniash bahkan Papah marahin aku waktu itu!apa itu cara seorang Papah membela anak kesayangan nya?"Tanya Danial lalu dia tersenyum miring menatap Daniash
"Sudah bicara nya Danial?"Tanya Willy
"Aku tanya Papah bukan jawaban seperti itu yang aku mau"Jawab Danial
"Papah lindungi kalian berdua bukan salah satu"Ucap Willy
"Kenapa harus wanita yang sama?kenapa bukan wanita yang lain saja bahkan yang setara dengan kalian"Tanya Willy pada kedua
"Apa maksud Papah?"Tanya Daniash
"Kenapa harus Kyomi?wanita yang baru kalian lihat tapi dengan bodohnya kalian langsung jatuh cinta"Ucap Willy
"Kalian masih SMA bahkan baru kelas 10,tapi kalian memperebutkan wanita sampai berkelahi?"Tanya Willy
"Papah tanya seperti itu sama aja Papah tanya diri papah"Jawab Daniash
"Makanya Papah ingatin kalian supaya jangan jadi papah dulu"Ucap Willy
"Papah terlambat! seharusnya papah kasih tau aku tentang Daniash supaya aku tau dan mungkin aku bakal lupain Kyomi tapi sudah terlanjur seperti Papah bisa apa?"Tanya Danial
"Lupakan Kyomi!"Suruh Willy tegas pada keduanya
"Mustahil"Jawab Daniash sedangkan Danial hanya geleng-geleng kepala
"Lupakan atau beasiswa Kyomi dan semua yang pernah Dhekson grub beri ke dia akan Papah ambil bukan itu saja Papah akan suruh dia menghilang dari kehidupan kalian"Ucap Willy
"Bukan seperti itu yang aku mau Pah tapi Daniash yang harus pergi"Saran Danial
"Suruh dia ke Opah Arka sana"Tambah Danial lagi
"Aku gak mau"Jawab Daniash cepat
"Kalau gak mau putuskan Kyomi,biar kita sama-sama gak memiliki dia"Suruh Danial dengan santai
Daniash berjalan cepat lalu berhenti didepan Danial sambil menatap tajam Danial
__ADS_1
"Lu marah? ingat Daniash gua bisa beli Kyomi karena dia bukan dari kalangan seperti kita yang mana uang cari kita bukan mereka yang cari uang"Ucap Danial membuat Daniash sangat geram dia langsung memukul wajah Danial sampai Danial terjatuh ke tanah buru-buru dia berdiri