Belenggu Twins

Belenggu Twins
Balas dendam


__ADS_3

Baju Kyomi berantakan bahkan ada beberapa kancing terbuka karena ulah Dika tadi.Wanita muda turun dari mobilnya, dia adalah Dania


Dania berlari mendekati Kyomi dan ketika sudah dekat dia langsung memeluk kyomi dengan eratnya


"Kaka diapain tadi sama mereka? " Tanya Dania yang kasihan pada Kyomi yang tidak bersuara lagi


"Kita ke mobil ku yah" Ajak Dania dan Kyomi menurut lalu mereka masuk mobil


Dania membawa Kyomi ke mansionnya, di jalan tadi Kyomi hanya menangis karena perbuatan Dika padanya


Dania meminjamkan sweter miliknya pada Kyomi untuk menutupi bajunya yang rusak


Dania membawa Kyomi masuk ke dalam mansionnya


Dania hanya membawa Kyomi sampai ruang tamu karena Kyomi menolak jika harus masuk lebih jauh


"Kaa udah yah" Ujar Dania membujuki Kyomi yang masih menangis


Danial datang dengan gelas di tangannya, dia sudah bisa berjalan sebab kakinya sudah mendingan


Danial sudah ada sejak tadi, dia dari dapur ketika mendengar mobil Dania datang dia langsung ingin menyambut nya seperti biasanya


Tapi senyuman Danial langsung pudar ketika melihat Kyomi menangis di samping adiknya


Danial berlari mendekati Kyomi tanpa memikirkan kakinya dan langsung duduk di samping nya Kyomi


"Ayangg nangis? kamu kenapa yang? " Tanya Danial panik dan khawatir melihat kekasihnya


"Ka Kyomi tadi di lecehin sama orang yang pernah buat aku masuk rumah sakit ka" Jawad Dania


"Sama Dika? di lecehin? gimana ceritanya" Tanya Danial terkejut dan langsung memeluk Kyomi dengan hangat


"Sekarang kamu nangis sepuasnya dulu yah terus jelasin sama aku semuanya" Ucap Danial lembut pada Kyomi


Kyomi mendorong tubuh danial dan melongak menatapnya dengan mata penuh dengan air mata, Danial menatapnya juga sambil menghapus air matanya


"Dia remas dada ku yangg, bahkan dia mau buka paksa baju ku" Ujar Kyomi sambil menangis


"Dia ambil kue yang ku beli untuk Dania, bahkan dia tantang kamu buat tawuran kalau kamu gak mau dia bakal terus ganggu aku begitu pun kalau kamu kalah" Ucap Kyomi sambil terputus-putus karena menangis tadi


Danial bersikap tenang tapi tangannya meremas kuat sofa di belakangnya

__ADS_1


"Maafin aku yah karena aku gak anter kamu pulang tadi" Ucap Danial lembut


"Kamu gak salah Yangg" Ujar Kyomi lalu memeluk Danial


Dania hanya diam menatap kasihan pada Kyomi yang terus menangis di pelukan kakanya


Danial mengelus lembut rambut Kyomi yang ada di dadanya


"Jangan nangis lagi yah Sayang, aku bakal balas dia sampai dia gak mampu berbuat apa-apa lagi" Ucap Danial


Kyomi hanya menangis di pelukannya danial "Stttt cantik" Bisik Danial


"Aku mau pulang yang" Pinta Kyomi


"Iyah aku anterin kamu yah" Ucap Danial


Kyomi melepaskan peluk kann nya lalu menatap Dania yang ada disamping nya


"Makasih yah Dania karena sudah bantuin aku tadi" Ujar Kyomi


"Iyah ka" Jawab Dania


"Ayoo" Ajak Danial


"Kaka pamit yah" Ujar Kyomi pada Dania, dia hanya mengangguk


Mereka pun pergi meninggalkan Dania


Didalam mobil menuju pulang, Kyomi tetap menangis di samping nya Danial


"Yangg kalau nangis kaya gini, nanti Ayah dan Ibu kamu bakal nyalahin aku, udah yah nangis yah, aku bakal balas dia sampai dia gak bisa kaya gitu lagi" Ucap Danial


"Cantiknya aku gak boleh nangis terus nanti hari-hari juga mendung kalau gak ada senyum nya kamu" Ucap Danial lalu Kyomi memeluk tangan Danial menyenderkan kepalanya di bahu danial


"Aku benci dia yang" Ucap Kyomi


"Aku juga" Ujar Danial


Danial pun sampai ke rumahnya Kyomi


"Kamu langsung pulang aja yah, aku mau sendirian dulu" Ucap Kyomi

__ADS_1


"Iyah sayang, tapi aku telpon angkat yah biar kamu sedihnya gak sendirian" Ucap Danial, Kyomi menganggukkan kepalanya lalu dia keluar dari mobilnya Danial,Danial juga pergi lagi ke mansionnya


Hari berganti malam


Danial dengan rombongan genk mobilnya mengarah ke markasnya Dika atau tempat nongkrong genknya


Mobil mewah itu singgah di depan markas Dika membuat yang sedang duduk di sana heran melihat mobil-mobil mahal itu singgah di depan markas mereka


Danial turun terlebih dahulu dan di ikutin teman-teman nya


Ada temannya Dika yang mengenali Danial dia terkejut melihatnya


Danial tanpa basa-basi langsung mengamuk di sana dengan menghajar yang berdiri di depannya dengan membabi buta begitupun dengan teman-temannya yang lain


Tidak ada yang bisa melawan Danial dan Genk nya karena dia memang kalah jumlah ,Danial kurang lebih membawa 20 orang sedangkan teman-temannya Dika hanya ada 13 orang dan juga mereka kalah sigap sebab kagum melihat mobil milik Genk danial


Semua terkapar pingsan hanya dalam sekejap tapi Danial tidak menemukan Dika yang memang tidak ada disana


"Sial dia gak ada" Ujar danial


"Mau kita cari? " Tanya Temannya danial


"Gak usah, biar itu urusan gua, lebih baik kita bakar aja tempat ini biar mereka gak punya tempat nongkrong lagi" Ujar Danial


Beberapa teman-teman nya mengambil bensi yang sudah tersedia di mobil mereka lalu menyiramkan bensin itu ke semua sudut markas Dika


Semua teman Dika berlari dengan tergopoh-gopoh karena mereka juga menyiramkan bensin itu ke tubuh teman-teman Dika


Lalu Danial melempar korek dan seketika api menyala dengan besar


Ada beberapa teman Dika yang pingsan tadi masih tertinggal dan ikut terbakar


Yang bisa selamat hanya 10 orang itupun dengan wajah babak belur yang cukup parah


Danial dan teman-temannya pergi lagi seakan-akan tidak terjadi apa-apa


Danial memang bukan ketua Genk itu tapi dia termasuk di anak emaskan oleh Genknya mangkanya ketika dia meminta tolong langsung di tolong tanpa pamrih


Danial menatap dengan tajam kearah jalan, dia benar-benar kesal target tidak bisa dia temukan


"Kalau bukan malam ini berarti besok dan terusnya gua bakal terus teror lu" Ujar Danial dengan serius dengan sorot mata yang tajam

__ADS_1


__ADS_2