Belenggu Twins

Belenggu Twins
Beda kalau sama aku


__ADS_3

Danial menjatuhkan tubuh nya di atas kasur, dia memejamkan matanya, entah kenapa hatinya terasa sakit karena sikap Dania padanya


Ponselnya berdering yang menelpon adalah Kyomi dia langsung mengangkat nya


"Udah sampai belum? " Tanya Kyomi


"Udahhh" Jawab Danial dengan lemas


"Kok kaya gak semangat gitu? kamu kenapa? " Tanya Kyomi lagi


"Dania masih ketus sama aku Yang, aku gak tau cara ngejadapin dia" Jawab Danial tapi dia masih tertawa ketika mengakatakan itu pada Kyomi


"Sabat yah" Ujar Kyomi


"Iyah" Jawab Danial


"Besok gak usah jemput aku yah" Ujar Kyomi


"Loh kenapa yang? kamu juga marah ke aku? " Tanya Danial panik


"Bukan gitu tapi aku ada urusan besok kayanya, takut repotin kamu" Jawab Kyomi


"Yanggg, aku malah seneng kamu repotin aku, aku malah suka kamu selalu libatin aku dalam semua urusan kamu jadi artinya aku itu berarti di hidup kamu" Ucap Danial


"Aku selalu gitu kan? tapi buat kali ini kamu gak usah ikut yah, soalnya urusan keluarga ku" Ucap Kyomi dan Danial diam sejenak lalu mengiyakan


"Oke Ayang" Ucap Danial


Keesokan harinya


Danial sampai di sekolah berbarengan dengan Abrar dan Rebecca juga


Kyomi masih belum ada di kursinya dan Danial langsung celingak-celinguk di depan pintu kelas menunggu Kyomi padahal dia tadi sudah masuk namun keluar lagi


Danial juga menelpon Kyomi, dia gelisah karena Kyomi belum ada di sekolah padahal jam pelajaran tidak lama lagi di mulai


Disisi Kyomi


Kyomi sedang ada di depan pagar sekolahnya Dania, dia masih menunggu Dania datang


Sampai mobil Dania datang tapi Kyomi tidak mengetahui jika Dania sudah datang


Dania mengenali Kyomi lalu dia membuka kaca mobilnya, melewati Kyomi begitu saja tentu Kyomi mengejar Dania masuk kedalam sekolahnya


Dania turun dari mobilnya dan Kyomi sudah ada di belakang nya Dania dengan nafas tersengal karena berlari tadi bahkan kepalanya masih mengenakan helm


"Ngapain disini? " Tanya Dania datar pada Kyomi


"Mau ngomong sama kamu" Jawab Kyomi


"Aku mau sekolah bukan buat ngomong sama kaka" Ujar Dania ingin pergi tapi tangannya di tahan oleh Kyomi sampai bodyguard yang menjaga Dania ingin menangkap Kyomi tapi Dania melarangnya

__ADS_1


"Sebentar aja Dania" Mohon Kyomi


"Kalau sekarang aku gak bisa, tapi kalau setelah pulang sekolah bisa" Ujar Dania lalu dia menepis pelan tangan Kyomi dan berlalu pergi


Setidaknya Kyomi sudah menemui Dania dan dia tersenyum sebab Dania masih mau berbicara pada nya


Dia pun pergi ke sekolah nya juga, bisa di pastikan jika dia terlambat sampai ke sekolah nya


20 menit Kyomi melajukan motor maticnya dia pun sampai pagar sudah tertutup rapat bahkan sekolah sudah sepi sebab semua siswanya sudah masuk ke kelasnya masing-masing


Satpam melihat Kyomi datang dan malah membukakan pagar untuknya tanpa Kyomi harus memohon agar di bukakan


"Silahkan masuk tapi motor kamu, biarin aja disitu biar saya yang bawa masuk nanti" Ujar Satpam , Kyomi buru-buru masuk ke sekolahnya, dia berlari sambil tersenyum pasti satpam mau membuka kan pagar untuknya karena Danial yang menyogok satpamnya


Kyomi sampai kelasnya tapi sayang guru sudah ada di kelasnya untuk mengajar


Kyomi panas dingin karena pasti dia akan di hukum sebab terlambat


Danial berdiri melihat orang yang terus bergentayangan di pikiran nya sejak tadi


Kyomi masuk dengan ekpresi takut, tentu kelas jadi hening karena melihat Kyomi baru datang


"Kyomiiiiiiiiii! " Teriaknya sampai semuanya memejamkan matanya sebab suara itu benar-benar nyaring memenuhi ruangan


"Kenapa sampai terlambat? " Tanya Nya dengan nada yang lebih rendah


"Ban motor ku bocor pak" Jawab Kyomi pelan bahkan sambil menundukkan kepalanya


Kyomi hanya menganggukkan kepalanya lalu keluar kelas lagi, danial diam sambil berdiri menatap Kyomi berjalan pergi meninggalkan kelas


Danial duduk lagi, dia diam sambil menundukkan kepalanya


"Semuanya kumpulkan Pr yang seminggu lalu, kalau tidak mengumpulkan akan saya hukum,sama seperti Kyomi tadi" Ujar Pak Guru


Danial langsung mengangkat tangannya "Pak buku pr ku ketinggalan" Ucap Danial bohong


"Kamu jangan berbohong Danial! itu hanya alasan kamu aja kan? " Ujar Pak Guru


"Kalau iya kenapa pak? aku gak akan mengumpulkan PR ku" Ucap Danial


"Dasar anak muda! cepat sana! " Usirnya pada Danial


Danial langsung berdiri bahkan berlari hanya ingin mengejar Kyomi yang mungkin sudah sampai di ruangan Lap Sains


Disisi Kyomi


Kyomi membuka kunci pintunya lalu mendorong nya tapi dia terkejut ada tangan yang menggenggam tangannya sambil mendorong pintu


Kyomi menatapnya ternyata dia adalah Danial "Ayangg" Ujar Kyomi terkejut dengan kedatangan Danial


"Kok kamu bisa disini juga? " Tanya Kyomi

__ADS_1


"Aku dihukum juga soalnya gak bawa Pr" Jawab Danial


"Pasti bohong kan? " Tebak Kyomi


"Emang berani sendirian di dalam? " Tanya Danial


"Kan siang" Jawab Kyomi tapi Danial hanya diam lalu mereka masuk


Mereka berdiri sambil menatap ruangan Lap yang lumayan berdebu


"Kamu jangan lagi kaya gini yah" Ucap Kyomi


"Kalau kamu di hukum aku harus di hukum juga" Ucap Danial


"Kamu ini yang" Ucap Kyomi ter geleng-geleng


"Ayo bersih-bersih" Ujar Kyomi tapi Danial menahan tangannya lalu mendorong tubuh Kyomi ke pintu, mereka saling berhadapan bahkan sangat dekat


"Kenapa jadi sampai terlambat? apa yang terjadi sayang? " Tanya Danial tapi Kyomi hanya diam menatap wajah kekasihnya


Kyomi malah tidak melihat Danial tapi Daniash sampai dia tersadar jika di depannya adalah Danial, dia menggeleng kan kepalanya


"Aku mikir apa sih? Daniash udah gak mungkin mau sama kamu tapi danial yang selalu ada buat kamu Kyomi bukan Daniash" Batin Kyomi


"Jawab pertanyaan aku" Ucap Danial


"Kan aku udah bilang tadi malam, ngapain tanya lagi" Ujar Kyomi


"Apa? " Ujar Danial


"Rahasia" Jawab Kyomi


"Kalau gak jawab, aku cium" Ancam Danial


"Kamu gak akan berani" Tantang Kyomi dan Danial langsung mendekatkan wajahnya ke wajah Kyomi, dia memejamkan matanya tapi danial hanya mendekat kan wajahnya menatap wajah Kyomi


Kyomi membuka sebelah matanya sebelah dan dia tersenyum sebab danial memang tidak berani menciumnya


"Kan kamu gak akan berani" Ucap Kyomi


"Aku menjaga kamu Sayang bukan merusak kamu, aku akan melakukan semuanya nanti jika kamu sudah sah jadi istriku" Ucap Danial dan Kyomi terdiam mendengar ucapan Danial


"Tapi aku sudah pernah berciuman dengan Daniash sebelum nya" Ucap Kyomi pelan tapi Danial mendengar nya


Danial diam sedangkan Kyomi tidak berani menatap wajah Danial


Danial mengelus pipi Kyomi sambil tersenyum manis


"Itu cerita kamu sama dia sedangkan sama aku beda lagi sayang" Ucap Danial dengan sangat lembut pada Kyomi


"Danial kamu benar-benar membuat aku kagum" Batin Kyomi

__ADS_1


__ADS_2