
Danial menjatuhkan tubuh nya di atas kasur, dia memejamkan matanya, entah kenapa hatinya terasa sakit karena sikap Dania padanya
Ponselnya berdering yang menelpon adalah Kyomi dia langsung mengangkat nya
"Udah sampai belum? " Tanya Kyomi
"Udahhh" Jawab Danial dengan lemas
"Kok kaya gak semangat gitu? kamu kenapa? " Tanya Kyomi lagi
"Dania masih ketus sama aku Yang, aku gak tau cara ngejadapin dia" Jawab Danial tapi dia masih tertawa ketika mengakatakan itu pada Kyomi
"Sabat yah" Ujar Kyomi
"Iyah" Jawab Danial
"Besok gak usah jemput aku yah" Ujar Kyomi
"Loh kenapa yang? kamu juga marah ke aku? " Tanya Danial panik
"Bukan gitu tapi aku ada urusan besok kayanya, takut repotin kamu" Jawab Kyomi
"Yanggg, aku malah seneng kamu repotin aku, aku malah suka kamu selalu libatin aku dalam semua urusan kamu jadi artinya aku itu berarti di hidup kamu" Ucap Danial
"Aku selalu gitu kan? tapi buat kali ini kamu gak usah ikut yah, soalnya urusan keluarga ku" Ucap Kyomi dan Danial diam sejenak lalu mengiyakan
"Oke Ayang" Ucap Danial
Keesokan harinya
Danial sampai di sekolah berbarengan dengan Abrar dan Rebecca juga
Kyomi masih belum ada di kursinya dan Danial langsung celingak-celinguk di depan pintu kelas menunggu Kyomi padahal dia tadi sudah masuk namun keluar lagi
Danial juga menelpon Kyomi, dia gelisah karena Kyomi belum ada di sekolah padahal jam pelajaran tidak lama lagi di mulai
Disisi Kyomi
Kyomi sedang ada di depan pagar sekolahnya Dania, dia masih menunggu Dania datang
Sampai mobil Dania datang tapi Kyomi tidak mengetahui jika Dania sudah datang
Dania mengenali Kyomi lalu dia membuka kaca mobilnya, melewati Kyomi begitu saja tentu Kyomi mengejar Dania masuk kedalam sekolahnya
Dania turun dari mobilnya dan Kyomi sudah ada di belakang nya Dania dengan nafas tersengal karena berlari tadi bahkan kepalanya masih mengenakan helm
"Ngapain disini? " Tanya Dania datar pada Kyomi
"Mau ngomong sama kamu" Jawab Kyomi
"Aku mau sekolah bukan buat ngomong sama kaka" Ujar Dania ingin pergi tapi tangannya di tahan oleh Kyomi sampai bodyguard yang menjaga Dania ingin menangkap Kyomi tapi Dania melarangnya
__ADS_1
"Sebentar aja Dania" Mohon Kyomi
"Kalau sekarang aku gak bisa, tapi kalau setelah pulang sekolah bisa" Ujar Dania lalu dia menepis pelan tangan Kyomi dan berlalu pergi
Setidaknya Kyomi sudah menemui Dania dan dia tersenyum sebab Dania masih mau berbicara pada nya
Dia pun pergi ke sekolah nya juga, bisa di pastikan jika dia terlambat sampai ke sekolah nya
20 menit Kyomi melajukan motor maticnya dia pun sampai pagar sudah tertutup rapat bahkan sekolah sudah sepi sebab semua siswanya sudah masuk ke kelasnya masing-masing
Satpam melihat Kyomi datang dan malah membukakan pagar untuknya tanpa Kyomi harus memohon agar di bukakan
"Silahkan masuk tapi motor kamu, biarin aja disitu biar saya yang bawa masuk nanti" Ujar Satpam , Kyomi buru-buru masuk ke sekolahnya, dia berlari sambil tersenyum pasti satpam mau membuka kan pagar untuknya karena Danial yang menyogok satpamnya
Kyomi sampai kelasnya tapi sayang guru sudah ada di kelasnya untuk mengajar
Kyomi panas dingin karena pasti dia akan di hukum sebab terlambat
Danial berdiri melihat orang yang terus bergentayangan di pikiran nya sejak tadi
Kyomi masuk dengan ekpresi takut, tentu kelas jadi hening karena melihat Kyomi baru datang
"Kyomiiiiiiiiii! " Teriaknya sampai semuanya memejamkan matanya sebab suara itu benar-benar nyaring memenuhi ruangan
"Kenapa sampai terlambat? " Tanya Nya dengan nada yang lebih rendah
"Ban motor ku bocor pak" Jawab Kyomi pelan bahkan sambil menundukkan kepalanya
Kyomi hanya menganggukkan kepalanya lalu keluar kelas lagi, danial diam sambil berdiri menatap Kyomi berjalan pergi meninggalkan kelas
Danial duduk lagi, dia diam sambil menundukkan kepalanya
"Semuanya kumpulkan Pr yang seminggu lalu, kalau tidak mengumpulkan akan saya hukum,sama seperti Kyomi tadi" Ujar Pak Guru
Danial langsung mengangkat tangannya "Pak buku pr ku ketinggalan" Ucap Danial bohong
"Kamu jangan berbohong Danial! itu hanya alasan kamu aja kan? " Ujar Pak Guru
"Kalau iya kenapa pak? aku gak akan mengumpulkan PR ku" Ucap Danial
"Dasar anak muda! cepat sana! " Usirnya pada Danial
Danial langsung berdiri bahkan berlari hanya ingin mengejar Kyomi yang mungkin sudah sampai di ruangan Lap Sains
Disisi Kyomi
Kyomi membuka kunci pintunya lalu mendorong nya tapi dia terkejut ada tangan yang menggenggam tangannya sambil mendorong pintu
Kyomi menatapnya ternyata dia adalah Danial "Ayangg" Ujar Kyomi terkejut dengan kedatangan Danial
"Kok kamu bisa disini juga? " Tanya Kyomi
__ADS_1
"Aku dihukum juga soalnya gak bawa Pr" Jawab Danial
"Pasti bohong kan? " Tebak Kyomi
"Emang berani sendirian di dalam? " Tanya Danial
"Kan siang" Jawab Kyomi tapi Danial hanya diam lalu mereka masuk
Mereka berdiri sambil menatap ruangan Lap yang lumayan berdebu
"Kamu jangan lagi kaya gini yah" Ucap Kyomi
"Kalau kamu di hukum aku harus di hukum juga" Ucap Danial
"Kamu ini yang" Ucap Kyomi ter geleng-geleng
"Ayo bersih-bersih" Ujar Kyomi tapi Danial menahan tangannya lalu mendorong tubuh Kyomi ke pintu, mereka saling berhadapan bahkan sangat dekat
"Kenapa jadi sampai terlambat? apa yang terjadi sayang? " Tanya Danial tapi Kyomi hanya diam menatap wajah kekasihnya
Kyomi malah tidak melihat Danial tapi Daniash sampai dia tersadar jika di depannya adalah Danial, dia menggeleng kan kepalanya
"Aku mikir apa sih? Daniash udah gak mungkin mau sama kamu tapi danial yang selalu ada buat kamu Kyomi bukan Daniash" Batin Kyomi
"Jawab pertanyaan aku" Ucap Danial
"Kan aku udah bilang tadi malam, ngapain tanya lagi" Ujar Kyomi
"Apa? " Ujar Danial
"Rahasia" Jawab Kyomi
"Kalau gak jawab, aku cium" Ancam Danial
"Kamu gak akan berani" Tantang Kyomi dan Danial langsung mendekatkan wajahnya ke wajah Kyomi, dia memejamkan matanya tapi danial hanya mendekat kan wajahnya menatap wajah Kyomi
Kyomi membuka sebelah matanya sebelah dan dia tersenyum sebab danial memang tidak berani menciumnya
"Kan kamu gak akan berani" Ucap Kyomi
"Aku menjaga kamu Sayang bukan merusak kamu, aku akan melakukan semuanya nanti jika kamu sudah sah jadi istriku" Ucap Danial dan Kyomi terdiam mendengar ucapan Danial
"Tapi aku sudah pernah berciuman dengan Daniash sebelum nya" Ucap Kyomi pelan tapi Danial mendengar nya
Danial diam sedangkan Kyomi tidak berani menatap wajah Danial
Danial mengelus pipi Kyomi sambil tersenyum manis
"Itu cerita kamu sama dia sedangkan sama aku beda lagi sayang" Ucap Danial dengan sangat lembut pada Kyomi
"Danial kamu benar-benar membuat aku kagum" Batin Kyomi
__ADS_1