
Danial sampai mansion, dia langsung pergi menuju kamar Dania
Dania membukakan pintu nya, Dania menarik dengan kasar tangan Danial
Sampai mereka ditengah-tengah kamarnya Dania
"Kaka masih temui dia? " Tanya Dania dengan sorot mata tajam menatap kaka nya
"Kenapa? " Tanya Danial
"Nia tau kan kalau kaka suka Kyomi" Sambung Danial lagi
"Kaka egois! " Ucap Dania
"Ka Niash pergi karena kaka egois bahkan Mamah sedih karena semua ini" Ucap Dania lagi
"Kaka tega liat Mamah sedih? bahkan Papah harus sering di rumah buat temenin Mamah, sedangkan kaka malah jalan bahkan ketemu sama biang onar itu ka? " Tanya Dania lalu dia geleng-geleng kepala seolah-olah tidak percaya
Danial diam sambil menatap Dania di depannya yang sedang menatapnya dengan sorot mata sedih
"Aku kangen kaka kembar ku yang selalu kompak bahkan kalau kalian ada kaya punya sayap ka! tapi setelah kaka Niash pergi aku sangat kehilangan" Ujar Dania
"Kenapa kaka gak sama yang lain aja sih? " Tanya Dania
"Kaka yang lebih dulu dekatin Kyomi bukan Daniash" Jawab Dania
"Tapi mereka berdua saling menyukai sedangkan kaka apa? " Tanya Dania menyudutkan Danial
Danial menghela nafasnya lalu memeluk Dania "Kaka juga kehilangan sosok kaka Nia, Daniash yang selalu ada sekarang jauh, kaka memang egois tapi semuanya sudah terjadi" Ujar Danial dan Dania malah menangis di pelukan Danial
"Setidaknya kaka bisa bawa ka Niash balik dan lepasin ka Kyomi atau kalian berdua lepasin dia" Suruh Dania sambil sesegukan menangis
"Daniash pasti akan pulang Nia tapi bukan sekarang" Ujar Danial lalu Dania melepaskan pelukannya menatap kakanya
"Kapan ka? Aku kangen dia, aku kangen kalian berdua yang selalu kompak" Tanya Dania
"Tidak tahu" Ujar Danial lalu dia meninggalkan Dania dari kamarnya
Seminggu berlalu
Hari ini adalah ulangan harian fisika dan sejak tadi Danial fokus membacai buku tulisan nya membuat Rebecca terheran-heran dengan sikap Danial
"Kayanya Danial ulangan kali ini serius banget? ada apa yah? " Tanya Rebecca pada Kyomi
"Kenapa? bukannya bagus yah? " Tanya Kyomi pada Rebecca
"Aneh aja" Ujar Rebecca
Kyomi melirik Danial yang sedang fokus membacai bukunya dengan kepala menopang di tangannya
__ADS_1
"Andai daniash yang sedang belajar pasti aku bakal selalu dukung dan temenin dia buat belajar seperti dulu" Batin Kyomi
Guru masuk dan tentu pelajaran akan di mulai Danial tersenyum tipis lalu dia melirik Kyomi yang sudah tidak menatap lagi tapi sudah fokus ke depan
"Aku pasti dapat nilai bagus" Ujar Danial pelan
Guru mulai berkeliling untuk membagikan soal yang akan di ujikan
Semuanya langsung hening dengan posisi duduk tegak sambil menatap kertas yang ada di depan mereka karena belum boleh di pegang sebelum guru yang menyuruhnya
Danial melirik Kyomi lagi dan kali ini Kyomi melirik nya dia tersenyum gigi
"Aku sangat semangat" Ujar Danial tanpa suara tapi Kyomi hanya menganggukkan kepalanya
"Nilai ku akan ku persembahan buat Mamah" Ujar Danial
"Silahkan kerjakan dengan tenang dan jujur" Suruh Guru dan semuanya serentak membuka kertas yang sudah mereka pandang sejak tadi
Kelas benar-benar hening karena semuanya hanyut dalam pikiran masing-masing untuk mengerjakan tugas soal
Biasanya Danial yang akan membuat ribut untuk menanyai teman-temannya menanyai jawaban nya tapi sekarang tidak
Guru mengelilingi mereka untuk memantau anak muridnya tapi semuanya fokus mengerjakan soal ujian mereka masing-masing
Dia menatap Danial yang juga fokus mengerjakan soal nya, beliau tahu bagaimana Danial tapi kali ini dia tersenyum tipis melihat perubahan Danial
Disisi Daniash
Daniash belum menemukan teman sejak seminggu yang lalu dia bersekolah baru nya
Selesai membaca mading dia pun pergi tapi baru saja dia berbalik namun sialnya dia malah di tabrak siswa perempuan yang biasa mengisi mading di sana
Daniash masih berdiri kokoh beda dengan dia yang malah terjatuh di lantai bahkan kertas-kertas yang dia bawa berserakan di lantai
Dia tidak memperdulikan dirinya tapi dia langsung membereskan kertasnya
Daniash hanya berdiri melihat siswa itu tanpa berniat ingin membantu nya
Perempuan itu sudah selesai membereskan kertasnya tapi dia termangu melihat ada uluran tangannya di depannya dan itu adalah tangannya Daniash
"Berdiri lah" Suruh Daniash dengan bahasa Inggris dia menerima ulurannya Daniash lalu berdiri di bantu oleh Daniash
"Sorry" Ujarnya dan Daniash tidak merespon nya dia langsung pergi begitu saja meninggalkan wanita bermata biru dan berambut pirang itu
Dia menoleh menatap Daniash dan ada rasa takut di hatinya karena sudah menabrak Daniash bahkan Daniash bersikap datar dan mengiranya jika Daniash marah
Dia menggeleng lalu melanjutkan aktivitas untuk mengganti mading hari ini
Daniash berjalan menuju kelasnya, tatapannya datar berjalan tegak penuh wibawa
__ADS_1
Wajah daniash yang juga bule menurun dari Gabriel jadinya orang mengira jika dia bukan orang asia
Daniash benar-benar menutup dirinya untuk berteman, dia hanya berharap lulus dari sekolah barunya lalu kuliah dan bisa mejalankan hidup dengan normal walaupun bayang-bayang Kyomi masih melekat di kepalanya
Daniash mengambil ponselnya lalu membuka aplikasi kamera, dia memoto langit yang sedang sangat cerah sekarang
Dia memposting nya di sosial media nya dan kembali menyimpan ponselnya
"Mamah Niash kangen, Niash nanti akan pulang kok jadinya Mamah sabar yah" Batin Daniash
"Gua akan balik jika Danial sudah bisa luluhin Kyomi walaupun gua belum bisa lupain dia tapi ini janji gua ke dia" Sambung Daniash
Disisi Kyomi
Dia sudah menyelesaikan ujiannya dan dia sekarang sedang menemani Danial makan di kantin
Kyokmi menutup mulutnya ketika melihat Daniash memposting sebuah foto
Tidak caption apapun tapi postingan itu berhasil membuat Kyomi senangnya bukan main
Kyomi mengirimi pesan ke Daniash, pesan pribadi berharap Daniash membalasnya walapun dia sering mengirim pesan namun tidak di balas oleh Daniash, di baca pun tidak
Danial menyentuh tangan Kyomi karena dia sejak tadi berbicara tapi tidak di tagapi oleh Kyomi
Kyomi terkejut bahkan wajahnya langsung berubah yang awal nya tadi senang
"Liat apa? " Tanya Danial lalu memasukan makanan ke dalam mulutnya
"Daniash posting foto" Jawab Kyomi
"Foto apa? " Tanya Danial
"Cuma foto langit sih" Jawab Kyomi lagi dan Danial hanya angguk-angguk walaupun dia menahan rasa kesal
"Nanti jalan yuk! " Ajak Danial
"Gak bisa" Jawab Kyomi tapi matanya masih ke arah ponselnya
"Gua jemput nanti jam 8 malam, lu harus siap kalau lu gak siap gua bakal tunggu lu sampai lu siap" Ujar Danial dengan wajah serius
Kyomi yang tadi tidak menatap langsung ke Danial pun menatapnya
"Kok maksa? Aku bilang gak bisa itu artinya gak bisa" Jawab Kyomi
"Gua pacar lu sekarang walaupun cuma sekedar perjanjian tapi tetap aja" Ujar Danial
Kyomi menutup matanya lalu membukanya secara perlahan sambil menghela nafasnya dengan berat
"Jam 8 malam" Ujar Danial lagi
__ADS_1
"Iyah! " Jawab Kyomi terpaksa
Danial langsung tersenyum sambil mengelus pipi Kyomi dengan gemas