Belenggu Twins

Belenggu Twins
Anya berulah


__ADS_3

Kyomi makan siang dengan Rebecca, Awalnya Danial mengajaknya makan siang bersama di kantin tapi dia menolak dan memilih makan dengan Rebecca


"Aku liat tadi kamu sering senyum Kyomi? Udah baikan hatinya? " Tanya Rebecca


Baru Kyomi ingin menjawab pertanyaan Rebecca sudah ada air susu yang menyiram wajahnya, dia adalah Anya yang sangat marah pada Kyomi sebab gara-gara Kyomi menurut nya Daniash dan Danial bertengkar hebat sampai Daniash pergi keluar negeri


Rebecca menatap sekitar dan menemukan Anya yang sedang berdiri dibelakang sambil tersenyum puas melihat ulahnya


Anya berjalan dengan 2 temannya mendekati Kyomi tapi Rebecca melempar kursi sampai Anya menghentikan langkahnya bahkan dia mundur


"Maksud lu apa? " Tanya Rebecca dengan nada tinggi


Kyomi membersihkan wajahnya dengan sapu tangan pemberian Daniash yang selalu dia bawa


"Lu berani? gua ketua OSIS disini" Jawab Anya yang tak kalah tinggi tapi tidak mendekati Rebecca lagi


Kyomi menahan Rebecca lalu dia menatap tajam ke arah Anya yang sudah menyiramnya tadi


"Mau kaka apa? marah ke aku gara-gara Daniash pergi? dia gak pergi dia akan datang tapi dengan versi terbaru dia" Ujar Kyomi


"Ckk! Kata-kata biang onar bikin gua mau muntah" Ujar Anya


Rebecca sangat geram dia ingin mendekati Anya tapi ditahan oleh Kyomi


"Ini urusan ku" Ujar Kyomi


"Gua akan biarkan lu baik-baik aja selama gua ada di sekolah ini" Ancam Anya pada Kyomi


"Kamu gak usah takut Kyomi! selagi ada aku dan Danial kamu aman kok" Ujar Rebecca


"Gua udah rekam semuanya! " Teriak Danial dan Abrar dari belakangnya Anya


Danial tersenyum begitupun dengan Abrar sambil menggoyang-goyangkan ponselnya di depan Anya


"Lu udah dapat teguran kan gara-gara semena-mena? dan ini sebuah bukti nyata kalau lu emang harus lengser dari jabatan lu" Ujar Danial lalu tersenyum puas


"Kyomi kamu harus daftar nanti kalau ada pemilihan OSIS" Suruh Abrar


Anya ingin merebut ponsel itu tapi Danial yang tinggi jadinya dia tidak bisa mengambilnya bahkan mengoper nya ke Abrar


"Harus bersikap baik yah setelah ini" Suruh Abrar sedangkan Danial mendekati Kyomi

__ADS_1


"Kamu gak papa? " Tanya Danial dengan nada khawatir melihat Kyomi yang basah karena susu tadi


"Aku gak papa" Jawab Kyomi


"Kita ke toilet yah" Ajak Rebecca dan dia menurut lalu pergi ke toilet untuk membersihkan wajah dan baju nya


Danial memberi kode pada abrar untuk pergi dan dia mengikuti Danial meninggal kan Anya yang sangat kesal


"Awas aja kalian" Ujar Anya lalu pergi juga meninggalkan Kantin yang rusuh karena ulahnya !


Kyomi membersihkan wajahnya di air mengalir setelahnya dia membersihkan baju seragamnya yang kotor karena susu tadi


"Kyomi kamu pulang sama aku aja yah terus atau sama Danial jangan sendirian" Suruh Rebecca yang sedang bersandar di dinding


"Memangnya kenapa? " Tanya Kyomi tapi masih fokus membersihkan bajunya


"Anya itu orangnya nekat, banyak hal yang sering dia lakuin ke kamu kan? apalagi dia tau kalau Daniash pacaran sama kamu" Ujar Rebecca


"Please yah kali ini ikutin saran aku demi kamu juga Kyomi" Rengek Rebecca sambil menangkup tangannya


"Aku di antar jemput Ayah aja deh" Ujar Kyomi dengan senyum polosnya


"Aku takut kamu kenapa-napa" Ujar Rebecca


"Aku suka sama kamu karena kamu polos banget Kyomi tapi aku juga kesel kenapa kamu menyamakan orang obsesi dengan orang yang biasa aja, Aku takut dia bakal berbuat nekat dengan suruh anak buahnya buat lukain kamu, Kamu juga bilang kan kalau pernah ke mansion? "Ujar Rebecca


" Iyah-iyah aku nurutin apa kata kamu deh"Ujar Kyomi mengiyakan membuat Rebecca senang bahkan bertepuk tangan


"Kok gak mau hilang sih noda nya? " Ujar Kyomi sambil terus menggosok bajunya


"Aaaa kalau gini aku jadinya gak pede Becca" Adu Kyomi dengan wajah sedihnya


"Kamu pakai almamater juga jadinya gak akan ada yang ngeh kok" Rebecca lalu mendekati Kyomi untuk melihat baju seragam nya Kyomi


"Gimana dong? " Tanya Kyomi


Pintu toilet di ketuk mereka mengerucutkan alisnya


"Pintunya gak di kunci" Teriak Rebecca


"Kyomi keluar sebentar, aku gak bisa masuk" Teriak Danial dari luar

__ADS_1


"Samperin dulu" Suruh Rebecca lalu dia keluar untuk menemui Danial


Danial tersenyum melihat Kyomi lalu menyerahkan paperbag berwarna coklat ke Kyomi


"Apa ini? " Tanya Kyomi


"Switer,noda susu gak akan bisa hilang kalau cuma sama air, apalagi susu coklat, kamu pakai ini aja sebagai pelapis baju kamu yang kotor" Suruh Danial


"Dapat dimana? " Tanya Kyomi


"Ini switer adikku, di mobil ada beberapa switer dia jadi kamu pakai ini aja dulu yah" Danial lalu menyerahkannya pada Kyomi dan Kyomi tanpa pikir panjang mengambilnya


"Terima kasih" Ujar Kyomi dengan canggung


"Sama-sama" Jawab Danial lalu dia pergi dari sana takut ketahuan yang lainnya


Kyomi melepaskan almamater nya lalu memasang switer yang di berikan Danial tadi


"Siapa? " Tanya Rebecca tapi Kyomi masih fokus memasang switer nya


"Danial" Jawab Kyomi dan dia sudah selesai memasang switer nya lalu kembali memasang almamater yang dia jatuhkan di lantai tadi


"Dia perduli banget sama kamu tapi kalau Daniash gimana cara kasih sayangnya? " Tanya Rebecca tiba-tiba


"Gak usah bahas itu dulu yah! sebentar lagi jam pelajaran. Kita ke kelas yuk" Ajak Kyomi


"Yahhhhhhh" Keluh Rebecca tapi masih mengikuti langkahnya Kyomi keluar toilet


Mereka sampai di kelas. Danial langsung mendekati Kyomi tapi dia tersenyum tipis melihat Kyomi memakai switer pemberian nya tadi


"Pulang sama aku yah" Ajak Danial dengan lembut pada Kyomi tapi dia hanya menganggukan kepalanya


"Aku bakal jagain kamu terus Kyomi.Maafin aku yah soalnya gak tolongin kamu tadi" Ujar Danial yang masih berdiri didepan nya Kyomi


Hanya anggukan pelan yang Kyomi jawab dari semua pertanyaan dan maafnya Danial tapi dia tetap tersenyum pada Kyomi berusaha tegar, karena sabarnya pasti akan berbuah manis nantinya pikirnya


Guru masuk dan Danial kembali ke kursinya tapi Danial masih belum bisa melepaskan matanya dari Kyomi


"Jika hari ini saja sudah sangat indah apalagi jika aku bersama kamu Kyomi pasti akan lebih indah" Batin Danial lalu dia menunduk sambil tertawa kecil


Danial yang sudah benar-benar menyukai Kyomi tanpa berpikir bagaimana Daniash

__ADS_1


Danial akan merasa bersalah jika dia sendirian atau melihat Mamahnya menangis karena Daniash pergi dari Mansion


Apalagi Danial juga agak renggang dengan Dania karena Daniash pergi tapi Danial berusaha tegar walaupun dia sedih harus melihat orang-orang di sekitarnya tersakiti karena ke egoisnya sendiri


__ADS_2