Belenggu Twins

Belenggu Twins
Saling rayu


__ADS_3

Kyomi sampai rumahnya diantar oleh teman-temannya,dia duduk disofa ruang tamunya dia mengirim pesan pada Daniash tapi semuanya tidak ada yang baca apalagi dibalas


"Niash kamu masih marah?"Tulis Kyomi


"Aku gak tadi gak kasih nomor ku,malah aku kasih nomor kamu kedia"Tulis Kyomi lagi


"Biar kalau dia chat aku macam-macam kamu bisa balas"


"Niash 😄"Tulis Kyomi


"NiodelšŸ¤—ā¤ļø"Tulis Kyomi lagi


"Aku pengen ketemu dia terus jelasin semuanya kedia"Ucap Kyomi lalu dia menatap langit rumahnya


"Ah sudah lah,nanti aja pikirin buat bujukin dia"Ucap Kyomi lagi


"Tapi kalau dipikir-pikir gini aku kaya kesepian"Ucap Kyomi


"Ayah ibu sekarang semakin sibuk dengan bisnis yang baru mereka bangun,aku jadinya harus lebih mandiri,tapi aku kesepian kalau kayagini terus"Ucap Kyomi


"Apa aku merajut aja yah kaya dulu buat ngehilangin sepi aku"Ucap Kyomi


"Ya sudah deh besok aku beli bahan-bahan buat aku merajut,karena mau musim hujan aku bakal bikin Syel"Ucap Kyomi lalu dia berdiri menuju dan berjalan menuju kamarnya


Disisi Daniash


Daniash baru sampai juga ke mansionnya tapi tidak ada yang menyambut nya datang seperti biasanya bahkan sampai dia masuk kamar tidak ada siapapun


"Mamah kok gak sambut aku?apa dia pergi? Dania dan Danial mana?"Batin Daniash bertanya pada dirinya sendiri


Pelayan lewat lalu dia bertanya pada pelayan itu


"Mamah dan saudara-saudara ku mana?"Tanya Daniash


"Nyonya dan nona dengan keluar dengan tuan besar,kalau tuan Danial dia pergi tidak tau kemana"Jawab pelayan itu lembut Daniash menganggukan kepalanya


"Terimakasih"Ucap Daniash lalu dia masuk kekamarnya


Daniash duduk disisi ranjang nya dia mulai menchek ponselnya, banyak pesan dari Kyomi, Gabriel apalagi Anya

__ADS_1


Daniash membuka pesan dari Gabriel terlebih dahulu pesan nya hanya memberitahu jika dia pergi keluar dengan Dania dan Willy,lalu dia membuka pesan dari Kyomi


"Telpon dia sebanyak ini?bahkan aku baru tau sekarang"Ucap Daniash


"Eh gak boleh langsung luluh dia tadi kasih nomor begitu aja"Ucap Daniash tapi dia membaca pesan dari Kyomi langsung merebahkan tubuhnya sambil tersenyum


Daniash baper dengan emot pesan dari Kyomi bahkan dia hatinya merasa melayang sekarang


"Pesan vidoe call tapi udah terlanjur ngambek gua nya"Ucap Daniash dan dia malah bingung sendiri,ingin menelpon Kyomi atau tidak


Daniash tidak perduli dia lalu menelepon Kyomi bahkan memvideo call nya tidak butuh waktu lama,wajah Kyomi sudah memenuhi layar ponselnya Daniash


"Hay bapak ondel-ondel"Sapa Kyomi tapi Daniash dia dengan ekspresi wajah datarnya


"Kalau video call aku cuma mau sinisin aku lebih baik matiin aja"Ucap Kyomi


"Jangan"Larang Daniash bahkan dari nada suaranya Daniash terdengar takut


"Masih marah?"Tanya Kyomi pada Daniash dia menganggukkan kepalanya dengan bibir manyun seperti biasanya


"Niash,aku kasih nomer kamu bukan nomor aku"Jelas Kyomi agar Daniash tidak marah lagi padanya


"Iyah aku ngerti kok"Jawab Daniash


"Gak papa Niash,malah lucu tau,kamu itu kalau selama kita pacaran belum pernah nampakin cemburu kamu dan baru hari ini aku liat"Ucap Kyomi


"Gemess pengen peluk,pengen gigit tadi"Ucap Kyomi sambil tersenyum


"Aku pengen digigit?"Tanya Daniash wajah Daniash memerah


"Apa muka ku kaya kue atau bahkan ice cream makanya pengen kamu gigit?"Tanya Daniash


"Niash muka kamu merah emang efek kamera?"Tanya Kyomi ,Daniash langsung menjauhkan kamera nya dari wajahnya


"Efek kamera"Jawab Daniash


"Kyo jangan buat aku kehilangan kontrol lagi yah,aku gak mau marahin kamu lagi dan itu pasti buat kamu sedih kan?"Ucap Daniash


"Aku gak sedih kok malah seneng,artinya bapak ondel-ondel itu sayang banget ke aku kan?"Tanya Kyomi dan Daniash menganggukan kepalanya

__ADS_1


"Aku juga"Jawab Kyomi


"Seminggu sudah kita pacaran Niash tapi rasanya aku gak berani buat bercita-cita jadi istri kamu,karena saingan ku orang kaya semuanya sedangkan aku cuma recehan dari saingan kamu"Ucap Kyomi


"Jangan pernah merendah Kyo,kamu harus ingat mereka itu bersaing dengan kamu wanita yang sudah jadi pacar ku"Ucap Daniash


"Bahkan kedua orang tua sudah tau kalau kamu pacar ku"Ucap Daniash lagi membuat Kyomi tersedak


"Kyo kamu gak papa?"Tanya Daniash dia menganggukan kepalanya


"Orang tua kamu tau?"Tanya Kyomi


"Ya!"Jawab Daniash singkat


"Gak usah ngerasa kalah,malah mereka yang sekarang kalah,kalau aku sudah kasih tau Danial tenteng hubungan kita,aku janji akan umumin kalau kamu pacar ku Kyo"Ucap Daniash lagi


"Aku paham posisi kamu Daniash,kamu takut Danial kecewa kan?aku juga gak mau kalian Danial nanti berubah,soalnya aku tolak dia dan malah pacaran sama kamu"Ucap Kyomi


"Iyah"Jawab Daniash


"Ya sudah aku matiin yah soalnya aku mandi dulu"Ucap Kyomi


"Iyah sayang"Jawab Daniash membuat Kyomi ternganga bahkan dia mengucek-ucek telinganya


"Kamu bilang apa?"Tanya Kyomi


"Aku dengar"Ucapnya lagi


"Sa ya ng"Daniash mengejakan kata-kata sayang


Kyomi salah tingkah sendiri karena dipanggil Daniash sayang untuk pertama kalinya


"Aku mau mandi,kayanya aku bakal panas"Ucap Kyomi


"Panas kenapa?"Tanya Daniash


"Soalnya aku demam tinggi karena mencintai kamu"Ucap Kyomi membuat Daniash tertawa lepas karena gombalan Kyomi dia juag tertawa


"Aku tau kamu bukan orang yang romantis Daniash apalagi laki-laki yang jago menggombal tapi cukup kamu bilang sayang,rasanya dada ku bergetar hebat"Batin Kyomi sambil menatap Daniash yang masih tertawa

__ADS_1


"Ya sudah aku matiin dulu yah"Ucap Kyomi dan mematikan tanpa mendengarkan kata iya dari Daniash


"Andai aja kita sudah kelas 12 gua nikahin lu Kyo"Ucap Daniash lalu dia tertawa kecil


__ADS_2