
Danial sampai berbarengan dengan Daniash membuat Danial mengerucutkan alisnya menatap Daniash yang baru turun dari mobil mahalnya,dia lalu mendekati Daniash
"Lu pergi kemana?kok bisa datang bareng gua?"Tanya Danial
"Bukan urusan lu"Jawab Daniash membuat Danial hanya menatap kesal saudara kembarnya
Daniash dan Danial berjalan beriringan menuju kelasnya,sudah lama mereka tidak seperti itu jadi semuanya kaum hawa menatap mereka apalagi Daniash dengan wajah tanpa ekspresi nya dia berjalan dengan gagahnya sedangkan Danial malah cengar-cengir
"Niash lu udah tau kalau gua ditolak Kyomi?"Tanya Danial membuat Daniash mengehentikan langkah nya bahkan Danial menabrak tubuh nya
"Baru Kyomi bilang tadi sekarang dia lagi yang bilang"Batin Daniash
"Baru tau"Jawab Daniash
"Gua baru cerita"Ucap Danial lalu mereka melanjutkan langkahnya lagi
"Kayanya Kyomi punya pacar atau ada yang lagi dia sukai"Ucap Danial
"Bukan urusan gua"Jawab Daniash cuek
Danial berjalan cepat lalu berdiri didepan Daniash menghalangi jalannya
"Gua tadi tanya ke Papah tapi malah di marahi,gua mau cari sendiri kali ini dan lu harus bantu gua"Ucap Danial
"Gua malas,lu aja yang cari sendiri,suruh anak buah om Rio atau gak Om Prince pasti kelar semuanya"Ucap Daniash memberi saran
"Tapi lu kan sudah ditolak kenapa lu masih belum nyerah buat dapatin dia?"Tanya Daniash
"Itu urusan gua,kalau lu gak bantuin gua,liat aja kamar lu bakal gua bom"Ucap Danial lalu meninggal kan Daniash yang masih terdiam
"Apa gua bilang aja kalau ke Danial kalau gua sama Kyomi sudah sah pacaran"Batin Daniash
Daniash lalu berjalan lagi menuju kelasnya dan dia kelasnya sudah ada Kyomi dan teman-teman nya yang lain
"Pagi guys"Sapa Danial dengan gembiranya sedangkan Daniash seperti biasanya berjalan santai tanpa suara menuju kursinya
Danial menatap Kyomi lalu dia tersenyum manis seakan-akan tidak terjadi apa-apa dengan mereka tadi malam
Danial duduk di kursinya sambil menatap Kyomi terus bahkan dia mengedipkan matanya
Daniash melemparkan pulpen kearah Danial membuat nya terkejut tapi Daniash menatap Danial pun tidak
"Lu apaan sih?"Ucap Danial lalu membalas melempar pulpen ke Daniash
__ADS_1
"Gak usah genit"Larang Daniash
"Dih gua genit ke cewe juga bukan ke cowo"Jawab Danial tapi Daniash hanya diam
Angkasa datang lagi kekelasnya Daniash tapi kali ini dia hanya ingin mendata siapa-siapa saja yang ikut ke acara sekolah Minggu depan
Angkasa tidak sendirian melainkan dengan Anya si ketos sekolah yang cantik
"Oke selamat pagi semuanya"Sapa Anya dengan penuh ketegasan
"Pagi"Jawab semuanya
"Maksud kedatangan kami adalah ingin mendata siapa saja yang akan ikut ke acara sekolah Minggu depan,kami juga membawa kertas surat tanda izin orang tua kalian yang bisa kumpulkan besok"Ucap Anya
"Tapi bukan itu saja,aku juga akan mengambil dari kelas ini untuk berpartisipasi menjadi panitia nantinya,kami sudah memutuskan di kelas ini adalah Daniash"Ucap Anya
"Gua gak setuju"Jawab Daniash
"Kenapa?ini sudah keputusan kami dan bahkan guru-guru juga mensetujuinya"Jawab Anya
"Gua gak suka di atur"Jawab Daniash lagi
"Jangan sok lu disini,jangan mentang-mentang sekolah ini ada saham keluarga lu"Ucap Angkasa yang tidak suka dengan sikap Daniash
"Tapi keputusan sudah bulat,kalau kamu gak ikut maka kelas kamu akan di blacklist dari acara ini"Ancam Anya,Daniash sangat kesal dia hanya diam tidak bisa berkata-kata lagi
"Oke diam kamu aku anggap sebagai persetujuan"Ucap Anya
"Bagi kertasnya"Suruh Anya pada angkasa lalu dia berkeliling membagikan selembaran tapi ketika di kursi Daniash dia diam sejenak sambil membisikkan Daniash sesuatu
"Lu gak usah bangga di pilih sama Anya malah seharusnya lu bersedih,karena gua akan siksa lu nanti sebagai adik kelas"Ucap Angkasa lalu dia menepuk-nepuk pundak Daniash
"Gua menunggu itu"Tantang Daniash dengan santai tapi angkasa diam lalu melanjutkan aktivitas nya
Setelah membagikan kertas mereka berdua keluar dari kelas 10 IPA
"Pasti gua bakal gak ada celah buat kabur nanti'Batin Daniash
"Niash kok bisa lu dipilih jadi panitia?"Tanya Sintya
"Kamu tanya seakan-akan gak tau aja,jelaslah ini usul Anya biar bisa dekat-dekat sama Daniash"Jawab Rebecca
"Niash kekhawatiran aku terjadi kan"Batin Kyomi
__ADS_1
"Lu tenang aja Niash kalau lu nanti kenapa-kenapa lu tinggal hubungin gua"Suruh Danial
"Tapi jangan pas tidur gua gak bisa,soalnya mimpi gua terlalu indah buat ditinggalkan"Ucap Danial lagi
"Angkasa ngomong apa sama kamu Niash?"Tanya Kyomi karena dia melihat angkasa sempat singgah didepan Daniash tadi
"Gak papa"Jawab Daniash cuek
"Menurut gua kayanya ini acaranya bakalan jadi neraka buat kita semua karena mereka Kaka kelas yang bakal siksa kita"Ucap Reza dengan wajah khawatir nya
"Ngapain takut?kalau ada si kembar dikelas kita?"Ucap Abrar dengan bangga
"Lu gak usah berlebihan"Ucap Danial
"Tapi kayanya Danial gak bisa diandalkan soalnya dia pasti bakal jagain Kyomi aja"Ucap Ayu
"Itu benar"Jawab Danial lalu dia bertepuk tangan dengan hebohnya sendirian
"Cuma 2 jam loh jarak kalian lahir tapi sifat,kaya bumi dan langit yang gelap gulita"Ucap Rebecca sambil geleng-geleng kepala melihat tingkah Danial
"Oke aku langit yang gelap gulita tapi ada Kyomi yang jadi bulan nya biar terang"Ucap Danial lalu dia membentuk hati dengan tangannya
Semuanya menatap malas ke arah Danial apalagi Daniash dia bahkan membuang mukanya tapi Kyomi hanya tersenyum dia senang Danial tidak menjauhi nya
Guru datang dan mereka duduk dikursi masing-masing lalu jam pelajaran pun di mulai
Mereka hari ini akan menjalankan UTS selama seminggu full setelahnya baru mereka akan liburan
Guru membagikan kertas ulangannya jadwal pelajaran nya adalah matematika
"Aku amesia"Ucap Danial melihat soal-soal yang membuat kepalanya pusing
"Waktunya 2 jam kalian kerjakan dengan teliti setelahnya kumpulkan"Suruh guru
"Jangan ada yang mencontek apalagi bertindak curang"Ucap guru nya lagi
Danial membaca-baca tugas nya sebentar lalu dia menjawabnya sebarangan bahkan hurup apa yang muncul di kepala itu yang dia coret berbeda dengan Daniash dia membaca soalnya dengan teliti karena dia sudah belajar setiap malam dibantu oleh Kyomi
Kyomi melirik Daniash lalu dia tersenyum bangga melihatnya karena Daniash sangat fokus pada soal-soal ulangan
"Semangat Niodel"Batin Kyomi
Daniash tidak sengaja menatap Kyomi lalu tatapan mereka bertemu dia tersenyum tipis membalas senyuman Kyomi
__ADS_1