
Anya tiba-tiba datang bahkan dia berjongkok dengan mendekat kan wajahnya ke pipi Daniash membuatnya terkejut
"Niash"Sapa Anya dengan senyum manisnya
Daniash menjauh bahkan dia berdiri karena tidak mau dekat dengan Anya,Kyomi dan teman-teman nya menatap Daniash dengan Anya
"Andai aja kita gak sembunyi-sembunyi sudah ku labrak kamu Anya"Batin Kyomi
"Sudah makan?"Tanya Anya
"Gak usah di tanya,Niash sudah makan kok"Jawab Ilham
"Baguslah,nanti setelah pulang masuk keruang OSIS yah buat tentuin tugas kamu dimananya"Suruh Anya
"Gua gak mau,gua ada urusan"Jawab Daniash ketus
"Kamu harus datang atau gak aku yang bakal tunjuk tugas kamu,kamu gak boleh bantah apalagi mengundurkan diri"Ucap Anya
"Datang aja Niash"Suruh Anya
"Kamu cuma duduk kok,kalau kamu keberatan bisa kasih pendapat atau tolakan"Ucap Anya
"Kenapa harus hari ini sih?acaranya masih lama kan?"Jawab Daniash
"Pokoknya harus datang,kalau gak mau nanti kamu aku tugasin buat jagain tenda aku pas acara itu"Ancam Anya
Daniash berjalan selangkah mendekati Anya dengan tatapan tajam nya
"Gua bukan budak lu,jadi lu jangan semena-mena,kalau lu semena-mena bisa-bisa gua gak bakal ikut dalam acara ini"Ancam Daniash
"Kamu gak ikut? berarti kelas kamu juga gak ikut"Ucap Anya yang tidak takut dengan Daniash
Danial berdiri dia mendorong Anya sedikit memberikan ruang untuknya berdiri ditengah-tengah mereka
"Lu kenapa sih Anya?semakin lu kejar Kaka gua ini dia bakal makin gak suka,apalagi lu ancam-mengancam dia kaya gini,dia semakin benci sama lu,tatapan mata nya aja ke elu gak ada enak-enak nya"Ucap Danial
"Kalau lu paksa Daniash buat datang,gua bisa gantiin dia tanpa orang tau kan?"Ucap Danial
"Aku bisa bedain kalian berdua"Jawab Anya
"Benarkah? lu pernah liat Daniash kaya gua atau gua kaya dia?bahkan Mamah kami aja gak bisa bedain apalagi lu"Ucap Danial
"Daniash jadi kamu?itu mustahil"Jawab Anya tapi Danial hanya tertawa kecil
__ADS_1
"Gini amat yah kalau cewe yang udah kecintaan"Ucap Danial lalu dia tersenyum meledek
"Daniash kalau kamu gak datang,aku bakal kasih posisi yang gak enak buat kamu nanti"Ancam Anya lalu dia pergi ,Daniash geleng-geleng kepala dengan tingkah Anya
"Kalian pernah liat Daniash jadi Danial?"Tanya Abrar pada teman-teman nya tapi semuanya geleng-geleng kepala lalu dia tertawa sendiri
"Lu ngapain buka-buka hal gituan?"Tanya Danial
"Gua gak buka tapi cuma tanya aja"Jawab Abrar
"Aku penasaran"Ucap Rebecca
"Gua juga"Jawab Ayu
Tapi Kyomi menundukkan kepalanya untuk menyembunyikan senyumnya karena mengingat Daniash yang ngambek padanya,atau bahkan merengek-rengek pada nya
"Daniash jadi Danial?"Batin Kyomi
"Tapi jujur Danial lebih serem kalau jadi Daniash"Ucap Abrar lagi tapi semuanya hanya diam menatap keduanya
"Lu gak usah berlebihan"Ucap Danial sambil tertawa kecil dia juga memukul lengan Abrar
Daniash pergi tanpa berbicara apapun dia juga melewati Kyomi tapi siku nya menyentuh tangan Kyomi
Daniash berjalan menuju ruang OSIS dengan tanpa ekspresi diwajahnya,semua orang sudah datang di ruang OSIS tapi Anya tidak mau memulai pembagian tugas kecuali Daniash datang membuat angkasa sangat kesal pada Daniash
Pintu terbuka yang masuk adalah Daniash,Anya langsung berlari kecil menghampiri nya menarik tangannya lalu mendudukan Daniash di kursi anggota OSIS bahkan disamping nya
Daniash hanya mengikuti saja tanpa bersuara dan tanpa membantah
"Oke karena semuanya sudah lengkap jadinya kita mulai pembagian tugasnya untuk acara kita Minggu depan"Ucap Anya,baru Anya mengucapkan itu ada beberapa yang baru datang
"Siapa yang menyuruh kalian masuk?"Tanya Anya dengan ketegasan
"Maaf ka,kami tadi makan di kantin"Jawab nya
"Lebih baik pulang saja sana,anggota ku tidak memerlukan orang yang tidak tepat waktu"Usir Anya tapi mereka masih berdiri
"Keluar san!! kenapa masih disini?"Ucap Anya meninggi mereka pun keluar tapi angkasa berdiri
"Anya kenapa kamu usir mereka sedangkan Daniash malah kamu sambut?"Tanya angkasa
"Daniash tidak terlambat,sudah lah gak usah kamu gak usah banyak ngomong,atau kamu juga keluar"Ucap Anya
__ADS_1
Angkasa lalu duduk lagi dikursinya tapi dia menatap Daniash dengan tajam sedangkan dia malah tidak perduli
"Aku cuma minta waktunya paling lama 20 menit jadi maaf membuat waktu kalian sedikit terganggu"Ucap Anya dengan bijaksana
"Kita langsung aja bagi tugas-tugas nya"Ucap Anya
"10 orang akan jadi seksi keamanan untuk acara nanti di ketuai oleh Angkasa"Ucap Anya dia menyerahkan kertas dengan nama-nama anggotanya didalamnya
"Tapi ini berlaku cuma disekitar tenda nanti yah,kalau sudah diluarnya itu pengamanan sekolah"Ucap Anya lagi
"Untuk seksi perlengkapan seperti tenda dan lain-lain itu diketuai oleh Lea,tapi tugasnya cuma cek-cek aja yah kalau ada yang kurang nanti tinggal bilang ke aku"Ucap Anya
Anya membagikan tugas-tugas anggotanya tapi dari tadi tugas Daniash sama sekali tidak disebutkan oleh nya membuat angkasa kembali meradang dengan sikap Anya
"Anya dari tadi Daniash sama sekali tak kamu sebutin tugasnya apa?"Ucap angkasa
"Tugas Daniash yaitu jadi tangan kanan aku"Ucap Anya
"Loh kenapa dia? seharusnya Aku Anya"Ucap angkasa
"Dia aja yang jadi seksi keamanan"Suruh angkasa,Daniash berdiri menatap keduanya
"Gua jadi seksi keamanan aja"Ucap Daniash tanpa ekspresi
"Kamu jadi tangan kanan ku Niash"Sanggah Anya
"Tugas yang gak bermutu buat gua"Ucap Daniash
"Gua jadi seksi keamanan aja"Ucap Daniash lalu dia pergi tapi dia tahan oleh angkasa
"Lu benar-benar semena-mena disini"Ucap angkasa yang sudah kesal dengan sikap Daniash sejak tadi
"Memangnya gua harus patuh dan tunduk ke elu?"Tanya Daniash dengan wajah sinis
Angkasa langsung menarik kerah baju Daniash tapi dia masih tenang
"Gua Kaka kelas lu bahkan 2 tingkat lebih tua dari lu tapi lu gak ada sopan-sopan nya ke gua"Ucap angkasa
"Jadi lu bangga dengan ke tuaan lu?"Tanya Daniash
"Status kita sama yaitu pelajar"Ucap Daniash lagi lalu dia malah mendorong angkasa sampai terjatuh kebawah meja
"Gua jadi seksi keamanan aja,kalau lu paksa gua jadi apa yang lu mau tadi,gua bakal gak akan ikut"Ucap Daniash dengan sorot mata elangnya pada Anya
__ADS_1
"Gua permisi"Ucap Daniash lalu dia benar-benar pergi