
Berita mengamuknya danial sampai ke telinga nya Papahnya Willy
Dia yang sedang duduk di kursi kebesaran nya hanya bisa diam sambil memutar-mutarkan pulpen
Dia memukul meja dengan kuat lalu tersenyum tipis entah apa yang dia pikirkan
"Putra ku membuat onar di sekolah orang? " Ujar Papah Willy pada manajernya yang telah membawa kabar ini padanya
"Ternyata kegilaan ku menurun pada Danial,ketika wanita nya di ganggu orang lain" Ucap Willy yang memang sudah tau kronologi kenapa danial bisa mengamuk
"Berikan terus aku berita tentang putra ku itu,Aku kira Danial hanya akan selalu bersikap konyol tapi dia juga bisa bersikap serius" Ujar Willy
"Bukan hanya itu tuan, Tuan muda Danial juga membakar base camp dari korban sampai membunuh sekurangnya 5 orang karena pingsan sebab dia hajar jadinya mereka ikut terbakar" Ujar Manajernya
"Dia juga membom rumahnya korban sampai membuat kerusakan parah" Sambungnya
"Danial itu lebih suka membawa bom daripada pistol bahkan dia suka memperlajari bom" Ucap Willy
"Saya sama sekali tidak marah malah saya bangga dengan sikapnya yang selalu saya ragukan" Ujar Willy lagi
"Kamu boleh kembali" Ucap Willy lalu manajernya pun pergi
Willy terkekeh sebab laporan tentang ulah danial hari ini
"Seperti nya dia harus mendapatkan hadiah" Ucap Willy lalu dia berdiri dari tempat duduknya lalu pergi
Disisi Danial
Danial membolos di jam pertama dan ketika mata pelajaran kedua akan dia mulai di sampai melewati jalan pintas
Danial datang dengan wajah santai di wajahnya tapi Kyomi buru-buru berdiri mendekati nya lalu memukul tangan Danial
"Kok dia pukul yang? "Ujar Danial sambil menjauhkan tangannya dari Kyomi
" Kamu kemana? kok bolos"Tanya Kyomi dengan tatapan sinis pada Kyomi
"Aku ke sekolah si brengsek tadi, Ya cuma sekedar pemanasan dikit sih" Ucap Danial santai
"Jangan bilang kamu buat onar di sekolahnya Dika" Tebak Kyomi
"Coba dengerin aku Yang" Ucap Danial
"Aku gak akan ganggu siapapun kecuali dia duluan yang mulai, Aku gak suka di ganggu apalagi orang lain ganggu orang yang penting di dalam hidup aku" Ucap Danial
"Aku aja bakal merasa bersalah jika buat kamu sedih apalagi dia dengan sengaja buat kamu nangis dan lakukan hal yang di luar batas" Ucap Danial
__ADS_1
"Aku sudah meremukan kedua tangannya tadi, karena tangan itu yang sudah berani menyentuh kamu" Ucap Danial
"Apalagi wajahnya, aku sudah memukulnya dengan tanpa ampun agar kamu tidak mengenalinya" Ucap Danial
Kyomi hanya diam menatap sorot mata danial yang serius bercerita didepannya
"Jika sekolah tau pasti kamu akan kena hukuman" Ucap Kyomi
"Hukuman? Andai kan pun aku di keluar kan dari sekolah tapi setidaknya aku sudah membalaskan dendam pacar ku" Ucap Danial
"Kamu gak usah pikiran aku yah, Aku gak takut apapun selagi semua orang selalu bersama ku" Ucap Danial
Guru datang dan mereka pun duduk di kursi masing-masing
Kyomi menatap danial yang sedang tersenyum pada Abrar
"Pria yang selalu ku tolak dulu ternyata paling tau cara meratukan ku, paling tau rasa merayu dan membujuk ku, Pria itu bernama Danial" Kyomi membatin
"Jika ada seseorang yang menanyai ku tentang siapa yang pantas untuk bersama dia masa depan itu jelas dia" Sambung Kyomi
5 Tahun berlalu
Seseorang baru saja selesai mengobati pasiennya, dia berjalan dengan hak tingginya berpakaian putih seorang dokter
"Setelah ini aku akan memeriksa pasien yang baru selesai operasi jadi kalian silahkan makan siang, aku akan siang setelah aku selesai memeriksa pasien ku ini" Ucap Kyomi pada kedua susternya
"Baik Nona" Jawab Suster bersamaan
Kyomi benar-benar sibuk di tahun pertama dia menjadi dokter di rumah sakit besar milik Arka Dhekson
Kyomi sampai di ruangan di ruangan pasien nya, dengan senyuman manis khas miliknya
"Hai selamat siang" Sapa Kyomi ramah pada pasiennya
"Siang" Jawabnya yang selalu terpana dengan senyuman indah dari Kyomi
"Aku akan memeriksa keadaan kamu pasca operasi kecelakaan kemarin" Ucap Kyomi lalu dia mulai memeriksa pasien dengan sangat teliti
Pasien Kyomi seorang wanita muda berumur 19 tahun yang kecelekaan tunggal menabrak truk yang sedang parkir ketika membawa motornya menuju kampusnya
Dia bernama Moly, dia mengalami cedera pada Kepala dan kakinya sebab benturan yang keras ketika terjatuh ke aspal
Kyomi tersenyum lagi setelah selesai memeriksa pasiennya itu
"Keadaan kamu terus membaik dan aku ikut senang, kamu wanita kuat dan percaya lah jika kamu akan sembuh" Ucap Kyomi
__ADS_1
"Tidak ada saran hari ini, cukup seperti biasanya saja, minum obat dan jangan banyak bergerak" Ucap Kyomi
Dia tersenyum pada Kyomi ketika selesai dia pun pergi keluar untuk makan siang dengan kekasihnya
Kyomi berjalan terburu-buru menuju ruangannya takut danial akan menunggunya lama
Namun, ketika dia membuka pintu. Ada laki-laki yang berpakaian rapi berserta jas sedang duduk di kursi Kyomi, dia adalah Danial
"Hay Sayanggg" Sapa Danial dengan lembut pada Kyomi
Kyomi tersenyum lalu berjalan masuk mendekati Danial
"Akhirnya kamu datang" Ucap Kyomi lalu memeluk Danial, dia sudah tidak bertemu dengan danial hampir 1 minggu lebih karena danial harus keluar kota untuk urusan bisnis
"Aku kira kamu gak kesini byy" Ucap Kyomi
"Daripada aku nunggu di restoran lebih baik aku jemput kamu kan" Ucap Danial lalu Kyomi melepaskan pelukannya
"Ayo berangkat" Ajak Kyomi lalu melepaskan baju dokternya dan pergi bersama danial
Hubungan mereka sudah terjalin selama hampir 6 tahun, hubungan yang cukup lama
20 menit kemudian mereka sampai di restoran yang sudah danial pesan khusus untuk mereka berdua
Kyomi langsung duduk di kursi, bersandar pada kursinya melemaskan pinggangnya
Danial geleng-geleng kepala melihat kekasihnya ini "Cape banget yah? " Tanya Danial
"Iyah Byyy, tapi aku senang kalau orang bisa sembuh berkat aku rasanya semua cape aku hilang" Jawab Kyomi
"Apalagi kemarin aku habis menangani operasi pasien aku hampir 7 jam" Ujar Kyomi
"Benarkah? pantas aja muka pacar ku ini sangat lelah" Ucap Danial
"Ambil cuti dong terus kita jalan-jalan" Suruh Danial
"Nanti dulu yah, soalnya aku masih dokter baru masa iyah ambil cuti" Ucap Kyomi
"Seminggu lebih gak ketemu kamu, ternyata kamu banyak berubah yah" Ucap Danial
"Berubah? aku berubah gimana byy? aku selalu kabarin kamu kok walaupun cuma sekali sehari, aku gak berubah" Jawab Kyomi panik membuat danial tertawa
"Kamu berubah jadi makin cantik Byyy bukan apa-apa" Ucap Danial dan Kyomi langsung tersipu malu
Makanan pun berdatangan dan mereka langsung makan takut jam istirahat mereka habis
__ADS_1