
Hari sudah malam
Ponsel Kyomi berdering yang menelpon adalah tentu adalah Danial bahkan dia men video call Kyomi
Kyomi awalnya malas mengangkat nya sebab dia menelpon terus jadinya dia pun mengangkat nya
Senyum menawan danial memenuhi layar ponsel Kyomi karena danial sambil tiduran menelpon Kyomi sedangkan Kyomi hanya duduk di kursi belajarnya
"Lagi apa? " Tanya Danial
"Gak lagi sibuk kan? " Tanya Danial lagi
"Sibuk yah kok lama angkatnya? " Tanya Danial tanpa jeda
"Enggak kok" Jawab Kyomi
"Baguslah, oh iyah udah ada nama panggilannya belum" Tanya Danial
"Aku mikirin itu terus sejak tadi" Ucap Danial
"Kamu mau aku panggil apa? " Tanya Kyomi pada Danial
"Banyak! Aku mikir dulu yah" Ucap Danial dan Kyomi tersenyum
"Kyomi" Panggil Danial
"Iyah" Jawab Kyomi
"Hari ini aku senang sebab kamu mau ketawa dan senyum lagi sama aku, sejak Daniash pergi,kamu jadi orang yang dingin ke aku" Ucap Danial
"Jadi kaya tadi terus yah biar aku selalu ngerasa senang" Pinta Danial pada Kyomi lalu dia menganggukkan permintaan Danial
"Kamu sudah makan? " Tanya Danial
"Sudah" Jawab Kyomi
"Aku belum" Ujar Danial padahal Kyomi tidak menanyainya sama sekali
"Kenapa belum makan? padahal udah lewat jam makan malam kan? " Tanya Kyomi
"Kamu gak nyuruh aku makan mangkanya males makan" Jawab Danial
"Kalau nunggu aku yang nyuruh pasti cepat mati kamu" Ujar Kyomi dan Danial tertawa kecil
"Tapi setidaknya kamu tau kalau aku mati itu karena kamu kan" Ujar Danial
"Kok aku? bukannya kamu sendiri yang gak mau makan" Protes Kyomi
__ADS_1
"Kyomi aku kerumah kamu lagi yah" Ucap Danial
"Ngapain? inikan udah malam" Ujar Kyomi
"Aku lapar, temenin aku makan" Ucap Danial
"Tapi ini sudah malam, gak mungkin Ayah dan ibu ku ijinin aku keluar" Ucap Kyomi
"Aku bawa makanan terus kita makan di rumah kamu, oke! " Ucap Danial lalu dia mematikan ponselnya dan segera pergi menuju rumahnya Kyomi
Kyomi tidak bisa berkata-kata apa-apa lagi karena pasti danial sebentar lagi akan datang
45 menit kemudian danial benar-benar datang bahkan dia membawa makanan dengan sangatt banyak di tangannya
"Hayyy" Ujar danial ketika dibukakan pintu oleh Kyomi bahkan dia mengangkat makanannya ke atas sambil tersenyum gigi
"Masuk aja" Suruh Kyomi
"Ayah ibu kamu mana? " Tanya Danial
"Mereka istirahat" Jawab Kyomi
"Ajakin yuk, kita makan bareng gitu" Ucap Danial dan Kyomi menatap danial dia tersenyum kecil
"Emangnya kamu gak canggung kalau sama Ayah dan ibu ku? " Tanya Kyomi
"Gak kok! aku anggap dia kaya Mamah dan Papah ku aja ngapain canggung? " Jawab Danial
"Makan berdua aja? " Tanya Danial
"Kamu aja yang makan aku udah kenyang" Ucap Kyomi
"Oke deh" Ucap Danial
"Mana dapur nya" Tanya Danial lalu Kyomi menuntun ke dapur
Kyomi dan danial mengeluarkan semua makanan yang danial beli tadi
Danial makan sedangkan Kyomi hanya duduk menyaksikan Danial yang sedang makan
"Kamu gak makan? takut gendut? " Tanya Danial
"Liat kamu makan aja kenyang" Jawab Kyomi
"Haha mana ada kaya gitu, mau ku suapi? " Tanya Danial
"Gak usah, aku sudah makan sebelumnya jadinya masih kenyang" Ujar Kyomi
__ADS_1
"Kamu makan cemilan kentang goreng aja kalau gak mau makan banyak" Suruh danial bahkan dia mengambil nya untuk Kyomi
Kyomi mau tidak mau memakan kenyang goreng pembelian danial sebab ingin menghargai nya
Entah setan apa yang merasuki danial sampai dia makan sangat banyak bahkan Kyomi sendiri jadi heran di buatnya
Dia selesai makan dan dia tersenyum menatap Kyomi yang ada di depannya
"Kenyang apalagi sambil di temenin kamu Kyomi" Ucap Danial
Kyomi mengambilkan Danial tisu, tapi tidak melapkan mulutnya yang belepotan hanya menyerahkannya saja
"Nih, kotor itu" Ujar Kyomi
Danial dengan cepat mengambil tisu yang ada di tangan Kyomi
Mulut danial sudah bersih lalu dia kembali menatap Kyomi bahkan menyentuh tangan Kyomi tapi dia menjauhkan tangannya dari danial
"Aku punya sesuatu" Ujar Danial lalu dia mengeluarkan dari balik jaketnya yang memang sudah dia siapkan
Ternyata hanya sebuah ikat rambut berwarna hitam yang di hiasi pita kupu-kupu
"Ini buat kamu, pulang dari sini tadi aku lewat tempat aksesoris wanita jadinya aku keingat kamu yang cantik banget pas ikat rambut jadi jadinya aku belikan ini" Ujar Danial
"Ambil! " Suruh Danial sebab Kyomi hanya diam
"Ayo ambil" Suruh Danial lagi dan dia mengambil nya
"Di pakai yah" Suruh Danial lagi
"Iyah" Ucap Kyomi
"Bagus gak? aku sering kesana dengan Dania jadinya aku sedikit taunya ikat rambut yang banyak di sukai wanita apalagi oleh Dania" Ucap Danial
"Mulai malam ini aku panggil kamu Ayang yah" Ucap Danial
"Kamu juga yah" Ujar Danial
"Aku jadi keingat Daniash yang minta aku panggil dia Bae, Daniash kamu lagi apa" Batin Kyomi
Kyomi menganggukkan kepalanya dan tentu Danial sangat senang bukan main dibuat Kyomi
"Wishlist pertama ku tercapai" Ucap Danial
"Kamu punya wishlist gak? mau kita temenin buat wujudin semuanya" Tanya Danial
"Sangat banyak dan semuanya belum ada yang tercapai tapi wishlist ku bertambah satu yaitu bertemu dengan daniash" Jawab Kyomi dan Danial hanya diam menghela nafas berat
__ADS_1
"Kita wujudin yah" Ucap Danial lembut pada Kyomi
Danial merapikan pony Kyomi yang menutupi matanya "Sampai saat nantinya, Kyomi yang luluh dengan sikapku atau aku yang akan pergi sebab perjuangan ku sia-sia" Batin Danial