
Mereka mulai berkerjasama membersihkan Lab sains tadi sambil sesekali bercanda agar tidak terlalu bosan
1 jam berlalu
Lab itu sudah bersih, mereka berdua duduk beristirahat,Danial sibuk merapikan rambut Kyomi yang sedikit berantakan
Pintu terbuka yang masuk adalah Anya dengan 5 temannya bahkan dia memakai baju khusus Lab dan kacamata nya juga
"Kalian? " Ujar Anya yang melihat Kyomi dan Danial ada di dalam
Anya langsung berjalan cepat menghampiri mereka berdua, berdiri di depan mereka sambil menatap kesal
"Ngapain kalian di Lab sini? berzinah yah" Tuduh Anya pada Mereka tapi Danial dan Kyomi hanya bersikap santai
"Rapiin baju kamu Yang nanti ketahuan lagi kita bekas ngapa-ngapain" Ucap Danial dan Kyomi melotot mendengar ucapan Danial barusan
"Aku laporin kalian" Ancam Anya
"Laporin aja, gua gak takut" Tantang Danial lalu dia berdiri sambil menggandeng tangan Kyomi
"Kita keluar aja yang, cari angin soalnya disini panas banget" Ujar Danial lalu mereka pergi tanpa memperdulikan Anya
Disisi Rebecca
Rebecca dan Ayu sedang duduk di kursi mereka menunggu kedatangan Kyomi karena sudah pergantian jam pelajaran juga , sebenernya dia juga khawatir dengan temannya itu
"Kyomi kok tumben terlambat?" Tanya Rebecca
"Iyah, mana Danial juga gak tau kalau dia bakal terlambat, apa mereka berantem yah? "Ujar Ayu
"Kayanya mustahil kalau berantem, mungkin aja kyomi ada urusan lain" Ujar Abrar menyauti
"Danial segitu nya yah ke Kyomi, padahal Pr nya udah selesai bahkan dia bawa tadi, Abrar aja sampai minjem tadi, dia bilang malah gak bawa" Ucap Rebecca heran dengan Danial
"Wajar aja sih kalau Kyomi bisa move on dari Daniash soalnya dia dapat kembarannya mana lebih punya effort dan pengorbanan yang luar biasa" Ucap Ayu
"Bukan itu aja, bahkan Danial rela gak ikut tawuran lagi dan itu permintaan Kyomi" Ucap Abrar
"Loh bukannya danial suka banget yah cari musuh? " Ucap Ayu
"Makanya, dia aja sekarang lagi ngurangin ngerokok sebab Kyomi gak suka cowo ngerokok katanya" Ucap Abrar
Rebecca dan Ayu terdiam tapi hati mereka iri dengan Kyomi sebab danial yang benar-benar meratukan Kyomi
"Dapat kaya Danial dimana yah? " Ucap Ayu
__ADS_1
"Kok aku nyesel sih, kenapa dulu aku gak benar-benar dekatin dia" Ucap Rebecca
"Dih dia deketin kamu gara-gara dia gabut aja" Ucap Ayu
"Kamu bener juga" Ucap Rebecca pasrah
Danial dan Kyomi masuk kelas, di wajahnya mereka benar-benar tidak ada beban sama sekali
"Kalian" Ujar Rebecca
Kyomi duduk di samping nya Rebecca sedangkan Danial duduk di meja di depannya Kyomi
"Yang rambut ku berantakan yah? " Tanya Danial sambil menundukkan kepalanya agar Kyomi bisa melihat kepalanya
"Gak kok" Ujar Kyomi tapi sambil merapikan rambut kekasihnya itu
"Kyomi udah dong, kami jomblo ngapain sih malah mesra-mesraan disini, di Lap tadi" Ucap Rebecca
"Tau nih! Nial stop dong ah" Ujar Ayu juga
"Haha jomblo yah! kasihan banget sih" Ejek Danial sambil menunjukkan wajah mereka satu persatu
Kyomi menahan danial yang mengejek teman-teman nya "Gak boleh gitu yang" Tegur Kyomi
"Paling parahnya aku jadi Papah muda" Jawab Danial santai, Kyomi langsung memukul tangan danial dengan kuat
"Ngomong apaan sih? kamu kira aku cewe apaan" Omel Kyomi, dia kesal mendengar jawaban Danial barusan
"Aku becanda aja kok" Ucap Danial dan Kyomi langsung mendiamkan Danial
"Ayangg" Ujar Danial lembut tapi Kyomi tidak memperdulikan nya
Rebecca dan Ayu mengulum senyumnya karena Kyomi ngambek pada Danial
"Mulut mu harimau mu" Ujar Abrar pelan
"Diam lu" Bentak Danial pada Abrar
"Yangg" Panggil Danial sambil menatap lebih dekat Kyomi tapi dia memperdulikan Danial
"Yang aku cuma bercanda, masa iyah marah? " Tanya Danial heran
"Ya jelaslah marah, kamu ngomong nya kaya lagi ngapa-ngapain sama Kyomi di Lab tadi" Ujar Rebecca
"Kalian bisa kan gak usah jadi kompor" Tegur Danial
__ADS_1
"Tapi aku kan cewe jadi aku ngerti perasaan cewe" Jawab Rebecca
"Ah terserah lu lah" Ucap Danial
"Yangg maafin aku yah, aku gak ada niatan bikin kamu marah, aku cuma bercanda yang" Jelas Danial tapi Kyomi diam
"Yanggg"Panggil Danial tapi Kyomi terus diam saja
Guru pelajaran selanjutnya datang, dia adalah guru olahraga. Dia masuk hanya menyuruh mengganti baju lalu ke lapangan setelah nya keluar lagi
15 menit berlalu
Semuanya sudah berbaris di lapangan tapi wajah Kyomi terlihat jika dia tidak mood bahkan dia tidak berbicara pada siapapun kecuali pada Ayu dan Rebecca saja
Mata danial sejak tadi tidak lepas dari Kyomi
"Materi hari ini adalah sepak takraw karena minggu kemarin sudah kita bahas tentang ini, jadi kalian sedikit banyaknya sudah mengerti kan? kalian boleh bermain sampai nanti bapak panggil untuk praktekan yah" Ujar Pak Guru
"Baik pakkkk" Jawab Semuanya
Mereka pun mulai belajar bermain bola takraw, danial mengambil bolanya lalu berjalan mendekati Kyomi namun Kyomi malah asik dengan teman-teman cewenya
Danial tetap mendekati Kyomi, dia berdiri di belakang Kyomi namun Kyomi menganggap nya tidak ada
"Ayang main sama aku yuk, nanti aku ajarin" Ajak Danial tapi Kyomi masih tidak memperdulikan Danial
"Ayanggg" Panggil danial dengan sabar di telinga Kyomi
Kyomi malah menjauhinya berganti posisi dengan temannya, danial diam melihat itu
Danial membalik badannya lalu melempar dengan kuat bolanya, dia berjalan dengan malas menjauhi grubnya Kyomi
Kyomi menoleh ke arah danial lalu setelah nya dia fokus memperhatikan teman-teman nya lagi
Danial berdiri di samping nya Abrar yang sedang mencoba memainkan bola rotan itu
"Main yuk! lu jago kan main ginian" Ucap Abrar
"Gak bisa gua, Kyomi marah besar ke gua Brar"Ucap Danial dan Abrar menghentikan permainan nya
" Lagian juga ngapain lu ngomong kaya tadi, jelaslah dia marah "Ujar Abrar
" Niat gua cuma becanda doang tapi dia malah anggap serius, gua mau cium dia aja mikir-mikir apalagi lebih"Ucap Danial
"Lu kan pinter bikin Kyomi luluh, lebih baik lu biarin aja dia dulu nanti lu kasih kejutan pas pulang sekolah" Saran Abrar dan Danial hanya Angguk-angguk tanda mengerti
__ADS_1