Belenggu Twins

Belenggu Twins
Mood turun atau cemburu


__ADS_3

Danial sudah selesai dengan ulangannya sedangkan yang lainnya belum dia pun menatap jam tangannya ternyata jam masih lama dia pun tidur di meja nya


Rebecca,Ayu dan Sintya malah berganti kode untuk saling mencontek tapi mereka sama-sama tidak bisa menjawab soal yang sama


Rebecca yang duduknya dengan Kyomi lalu menyenggol kaki nya Kyomi dia pun menatap Rebecca


"Kyomi menomor 12 apa?"Tanya Rebecca tanpa suara dia pun menatap jawaban miliknya ternyata Kyomi belum mengerjakan soal itu


Abrar sedang sibuk memutar pensilnya untuk menentukan jawaban ulangannya,sedangkan Ilham dan Reza malah arisan dibelakang untuk jawaban soal mereka juga


2 jam berlalu guru mereka meminta hasil nya untuk di kumpulkan semua nya


Mereka mengumpulkan kertas ulangan mereka setelahnya guru berpamitan lalu pergi menuju ruang guru


"Pertama pelajaran matematika,gimana gak berasap kepala gua"Ucap Danial


"Alah lu,gua liat lu tidur tadi dibelakang"Ucap Abrar


"Hehe ngantuk gua,mana gua udah selesai kan"Jawab Danial sambil nyengir kuda


"Disini yang paling fokus kerjainnya ulangan cuma Kyomi sama Daniash deh"Ucap Rebecca


"Iyah,sedangkan yang lainnya semuanya pakai alternatif acak jawaban"Tambah Ayu


"Gua percaya sih sama Kyomi kalau dia pasti belajar banget buat ulangan ini,apalagi si Niash,dia hampir tiap malam belajar bahkan gak izinin gua masuk kamarnya"Ucap Danial


"Lu biang rusuh"Ucap Daniash


"Gua bisa jadi pemandu sorak"Ucap Danial tapi Daniash hanya geleng-geleng kepala


"Setelah ini apa pelajaran nya?"Tanya Ayu


"Fisika kan?"Jawab Kyomi membuat semuanya diam bahkan ternganga mendengar jawaban Kyomi ,karena pelajaran fisika sama saja sulitnya dengan matematika bahkan lebih rumit


"Kekantin dulu kan istirahat"Ucap Danial


"Lu makan aja terus dipikiran lu"Ucap Abrar


"Brar Doraemon binatang apa?"Tanya Danial tiba-tiba


"BUAYA NIAL!!! BUAYA!!"Jawab Abrar sambil berteriak


"Udah tau kucing lu tanya lagi"Ucap Abrar kesal pada Danial


"Emang kucing bulat?"Jawab Danial lagi


"Gua pecahkan biji lu Niall"Ancam Abrar dia buru-buru menutup bawahnya dengan kedua tangannya


"Aku sudah disunat"Ucap Danial

__ADS_1


Semuanya hanya tertawa dengan sikap lucu Danial yang suka iseng pada teman-teman nya tidak seperti pas bertengkar dengan Daniash dia hanya diam


Abrar terlebih dahulu menuju kantin semuanya mengikuti,Daniash menarik kerah Danial seperti kucing


"Niash lepasin gua"Berontak Danial lalu Daniash melepaskan nya sampai dia terjatuh,dia buru-buru berdiri sedangkan Daniash hanya bersikap cuek pada Daniash


Danial bergabung pada Abrar sedangkan Daniash masih dibelakang Kyomi dan yang lainnya


Daniash berjalan sambil menatap kepala Kyomi sesekali dia tersenyum tipis tapi hampir tidak terlihat jika dia tersenyum


"Sumpah gua pengen banget sekarang jalan kekantin sambil gandeng tangan lu Kyo"Batin Daniash


"Setelah ini kita jalan kan?nonton orang balapan"Tanya Rebecca


"Jadi!"Jawab ayu dan Sintya


"Kyomi jangan dirumah terus,sesekali jalan yah siapa tau nanti dapat gebetan,kamu kan cantik dan manis siapa yang gak suka?"Ucap Rebecca


Daniash menahan bahu Rebecca bahkan tatapan sinis membuat Rebecca ,Ayu dan Sintya mengerucutkan alisnya


"Kamu kenapa?"Tanya Rebecca keheranan dengan sikap Daniash


"Lu aja yang genit gak usah ajarin orang lain"Larang Daniash, Rebecca menangkis tangan Daniash


"Apaan sih gak jelas banget, katain aku genit lagi"Ucap Rebecca


Rebecca mempercepat langkahnya sambil menggandeng tangan Kyomi dan yang lainnya meninggalkan Daniash


"Sekali ngomong bikin kesel"Ucap Rebecca


"Udah becca kamu tau kan Daniash itu emang gitu"Ucap Sintya


"Gak usah bela dia"Larang Rebecca


Daniash datang dengan wajah datarnya dia melewati Rebecca dengan lainnya begitu saja


"Kan minta maaf aja gak,emang muka batu"Ucap Rebecca tapi Daniash datang lagi dengan minuman botol minuman


"Nih"Serah Daniash pada Rebecca


"Apaan nih?"Tanya Rebecca ketus


"Gua minta maaf soal tadi"Ucap Daniash, Kyomi menatap Daniash dengan tatapan sinis bahkan dia memalingkan wajahnya


"Oke"Jawab Rebecca lalu dia mengambilnya setelahnya Daniash pergi bergabung dengan Danial di kursi sebelah perempuan


"Hawa nya panas yah"Ucap Kyomi dengan wajah menahan kesal


"Kamu kenapa?"Tanya Ayu kebingungan melihat tingkah Kyomi

__ADS_1


Kyomi memanyunkan bibirnya sambil menatap kearah lain karena dia sangat kesal melihat Daniash memberikan minuman pada Rebecca


"Kamu cemburu liat Rebecca dikasih minuman sama Daniash?"Ucap Sintya asal tapi wajah Kyomi langsung memerah


"Hah kamu cemburu Kyomi?"Tanya Rebecca


"Apaan sih aku gak cemburu tapi tiba-tiba aja mood aku berubah,kayanya aku mau menstruasi deh"Jawab Kyomi bohong


"Perasaan Minggu lalu kamu udah menstruasi"Jawab Ayu


"Tapi kan Minggu lalu itu bulan lalu sedangkan hari ini udah awal bulan"Jawab Kyomi


"Betul juga yah"Jawab Sintya


"Tapi kok bisa mood kamu langsung berubah pas Daniash kasih becca minuman?"Tanya Sintya


"Aku gak cemburu,kenapa harus cemburu sih? emang aku suka sama dia?ngomong aja hampir bisa dihitung pake jari sama dia"Ucap Kyomi


"Mulut bisa bohong tapi siapa tau dihati kan?"Ucap Rebecca


"Kalau suka juga gak papa Kyomi,kamu kan jomblo dia juga kenapa harus ditutupin sih?"Ucap Rebecca sambil mentoel-toel dagu Kyomi


"Kami dukung kok"Jawab Ayu


"Kalian ngomong gitu emang gak papa?misalnya Daniash sama Kyomi saling suka bisa-bisa Danial patah hati,bahkan nanti bisa benci sama Daniash emang mau?"Tanya Sintya membuat Rebecca dan ayu diam


"Tapi kalau mereka saling suka gimana?rasa suka itu datang dari Tuhan,kalau mereka bersatu juga karena Tuhan kan?'Ucap Sintya


"Kamu gak usah bawa tuhan,kalau mereka berantem gimana?kamu mau jawab itu takdir tuhan?"Ucap Ayu tapi Sintya malah nyengir kuda


"Kalian ngomong apa sih?"Tanya Kyomi


"Ngomongin kamu,emang kamu gak dengar sangkin cemburu nya?"Goda Rebecca lagi


"Nih minuman Daniash tadi buat kamu aja,aku gak suka minuman gini"Ucap Rebecca menyerahkan minuman yang diberikan Daniash tadi


"Kamu suka kopi kan!"Tanya Rebecca


"Pastilah suka,apalagi pemberian Daniash"Goda Sintya


"Sudahlah jangan pojokin aku"Ucap Kyomi


"Udah-udah sekarang makan"Ajak Ayu dan mereka pun makan


Daniash mendengar semua percakapan para perempuan di samping nya sedangkan yang lainnya asik bercanda apalagi Danial


"Kayanya mereka bertiga bisa jadi pendukung gua"Batin Daniash


Daniash menatap Danial yang asik tertawa dengan Abrar dan yang lainnya

__ADS_1


"Nial gua pengen banget jujur ke elu tapi gua takut lu benci gua bahkan kita jadi jauh dan pasti Mamah akan sedih begitupun Dania"Batin Daniash


__ADS_2