
Seminggu berlalu
Danial sedang sibuk pergi keluar kota dengan para Om nya padahal pernikahan meraka hanya tinggal 2 minggu lagi tapi Danial masih sibuk berkerja begitupun Kyomi
Kyomi hanya makan siang di ruangan nya sendirian, tadi dia sudah menelpon Danial untuk meminta di temani tapi Danial tidak mengangkatnya, pasti dia sedang sibuk pikir Kyomi
Kyomi mengirim fotonya sedang makan pada Danial dan langsung di baca oleh Danial
"Byyy aku lagi makan, sepi banget gak ada kamu Byy🥺🤧" Pesan dari Kyomi
"Sayang, aku lagi meeting gak bisa angkat telpon kamu, maafin aku yah, gak bisa temenin cantik nya aku makan siang" Balas Danial
"Secepatnya aku pulang yah, nanti pas pulang aku janji bakal kasih hadiah buat calon istrinya aku😘🥰😍😍" Balas Danial lagi
Kyomi senyum-senyum setelah membaca pesan Danial yang selalu memujinya
"Gak pernah ketinggalan kata-kata cantik nya, selalu salting padahal cuma pesan" Ujar Kyomi
Sampai tak terasa makanannya habis dan dia langsung membuang bekas makanannya ke tong sampah
Dia menatap jam dinding ternyata masih banyak waktu untuk dia istirahat
"Astaga kok waktu lama banget sih" Ujar Kyomi
"Efek jauh dari ayang nih" Ucap Kyomi lalu dia tertawa kecil
Dia duduk lagi di kursinya menunggu jam istirahat nya selesai
Kyomi merasa bosan lalu dia mulai menyibukan dirinya dengan melihat-lihat galeri ponselnya yang lebih kebanyakan fotonya dengan Danial
"Emang udah feeling kalau dia yang bakal jadi suamiku" Ujar Kyomi
Disisi Danial
Danial sedang meeting di kantor cabang miliknya bersama para om-om nya
Mereka sedang membahas kehilangan lahan yang di rebut paksa oleh rentenir yang ada disana
"Rentenir itu memiliki banyak anak buah yang sangat mengerikan tuan, mereka tidak akan segan membunuh dengan sangat brutal jika ada orang yang membantah tuan mereka" Ujar Information yang ada disana
__ADS_1
"Banyak orang yang mati konyol hanya karena mempertahankan tanah mereka" Ujarnya lagi
"Sial! bagaimana bisa lahan yang ku beli juga ikut di ambil oleh mereka? " Tanya Danial meninggi
"Tuan kan tahu jika penjagaan disini kurang mangkanya mereka bisa mengambil alih lahan yang akan dibuat apartemen itu" Jawabnya
"Itu lahan yang sangat besar bahkan aku menghabiskan banyak uang dan waktu hanya untuk mendapatkan lahan itu" Ucap Danial
"Sudah Danial! kita bisa ambil alih lagi dengan cara kotor juga" Ucap Om Rio
"Kita dapatkan kurang dari 2 minggu agar kamu bisa kembali sebelum pernikahan mu" Ucap Om Prince
"Kenapa sangat lama om? kenapa tidak hari ini saja? aku sudah terlalu lama disini"Protes Danial
" Nial profesional lah"Ujar Om Rio dan Danial hanya mendengus kesal saja
"Lebih baik kita susun rencana yang matang agar semuanya tuntas" Ujar Om Prince lalu para anak buahnya langsung menghidupkan layar lebar dan Mulai merencanakan semuanya
Disisi Kyomi
Hari menujukan pukul 9 malam dan dia baru pulang dari pekerjaan nya
Baru dia menghepas tubuhnya meregangkan tubuh nya di atas kasur empuk miliknya
"Kyo keluar dulu ada tamu istimewa tuh" Ujar Bundanya
"Siapa bunda? pasien? " Tanya Kyomi
"Keluar aja dulu" Suruh Bundanya lagi lalu dia keluar dengan wajahnya yang cape karena berkerja tadi
Ada seseorang yang sedang duduk di sofa, awalnya dia tersenyum sebab mengira yang duduk disitu adalah Danial calon suaminya tapi ternyata dia adalah Daniash
Kyomi malah ingin masuk lagi tapi daniash buru-buru berdiri lalu menahan tangan Kyomi
"Stop Kyo! aku mau ngomong" Ujar Daniash tapi Kyomi menepis tangan Daniash
"Lebih baik kamu pulang, aku cape bekas kerja seharian" Usir Kyomi
"Kyo aku datang bukan buat kamu tapi aku datang mau ketemu Niko" Ucap Daniash
__ADS_1
"Aku gak akan nemuin dia ke kamu" Tolak Kyomi dan Kyomi ingin pergi lagi tapi di tahan lagi oleh Daniash
"Kyo aku mohon kita ngobrol sebentar aja lagian danial juga gak ada kan" Ucap Daniash
"Ada atau pun gak! tetap aja itu sebuah kebohongan, Daniash, aku dan Danial akan menikah. Apa pantas? kamu secara diam-diam? menemui calon istri dari adik kamu sendiri? " Ujar Kyomi
"Kamu benar-benar sudah melupakan aku kyo? " Tanya Daniash
"Ya! dan itu semua juga kemauan kamu kan? aku benar-benar ikhlas kehilangan kamu Daniash sebab aku mendapatkan semuanya dari seorang Danial" Jawab Kyomi, layaknya pedang menusuk ke dadanya Daniash, apa yang dirasakan Daniash benar-benar membuatnya diam
"Kyoooo"Panggil Daniash sama seperti dulu dia memanggil Kyomi
" Orang yang kamu panggil dan kamu pandang memang sama tapi itu dulu "Ucap Kyomi
" Kamu putusin aku dengan surat Daniash bahkan kamu tinggalin aku pas aku benar-benar mempercayakan perasaan aku ke kamu "Ucap Kyomi
" Tapi aku selalu pulang jika weekend Kyo, bahkan aku pernah kesini ketika aku baru sampai tapi ketika aku datang kamu selalu marah-marah bahkan pernah menampar wajah ku"Ucap Daniash
"Jangan mengada-ada" Ujar Kyomi
"Aku tidak bohong, aku pulang karena aku benar-benar merindukan kamu, setelah kamu menampar ku waktu itu aku hanya berani menatap kamu dari kejauhan" Ucap Daniash
"Kamu pasti bohong" Ucap Kyomi menolak semua yang di katakan oleh Daniash
"Semuanya benar, aku tidak pernah bohong apalagi tentang perasaan ku" Ucap Daniash
"4 tahun terakhir aku sudah mulai membenahi hidupku untuk bisa melupakan kamu dan menerima semuanya" Ucap Daniash
"Tapi ketika aku pulang semua hal yang aku lupakan kembali teringat Kyo, apa kamu sama sekali ingat dengan semuanya? " Tanya Daniash
"Benar-benar hilang sebab semuanya sudah di ganti dengan danial" Ucap Kyomi
"Dia benar-benar orang paling berarti, sampai aku berada di titik ini" Jawab Kyomi
"Orang yang paling ku cari sekarang danial sebab dia selalu ada buat aku" Ucap Kyomi
Daniash melepas kan tangan Kyomi lalu menatapnya dengan tatapan kecewa
"Aku permisi" Ucap Daniash dan dia benar-benar pergi
__ADS_1
Kyomi menatap pintu yang baru saja di gunakan oleh Daniash
"Ini cobaan sebelum aku menjadi istri danial, Dia hanya menguji iman ku bukan benar-benar mengharapkan aku" Ucal Kyomi lalu dia kembali ke kamarnya