
Kyomi sampai rumahnya, dia berjalan dengan malas karena rasa cape nya benar-benar menumpuk sekarang
Tempat tujuan adalah Kamarnya untuk membersihkan dirinya lalu beristirahat
30 menit berlalu Kyomi sudah selesai mandi, dia mengenakan daster dan anduk untuk mengeringkan rambut nya
"Eh wangi banget bau nya, kedapur ah" Ujar Kyomi
Ketika dia sampai dapur dia langsung tersenyum lebar melihat makanan yang masih berasap sedang terhidang di makan
"Bunda siapin semuanya? " Ucap Kyomi lalu dia duduk dan mulai mengambil makanan itu karena dia juga memang lapar
"Bundanya mana? kok aku makan sendirian sih? " Ujar Kyomi lalu tiba-tiba ada yang mencium pipinya sampai dia berteriak karena kaget
"Hey! hey ini aku" Ujar Danial yang berdiri di belakang nya Kyomi
"Byyy! " Ujar Kyomi lalu dia berdiri dan langsung memeluk Danial karena senang dia datang
Kyomi menangis memeluk Danial dan dia juga membalas pelukan Kyomi
"Lama banget sih pergi nya! aku jadi kangen" Ucap Kyomi
"Maafin aku yah karena gak bisa datang cepat" Ujar Danial
Kyomi melepaskan pelukan nya lalu melongak menatap Danial dengan wajahnya yang penuh air mata
"Kangen byy" Ujar Kyomi
"Aku juga kangen, mangkanya pas sampai aku langsung kesini" Ucap Danial
"Kamu lapar kan? kita makan yuk" Ajak Danial lalu mereka duduk lagi di kursi makan
"Kamu masak semua ini? " Tanya Kyomi
"Iyah! karena pas aku sampai tadi, bunda juga lagi masak terus aku bantuin dia terus aku masak sedikit lagi buat kamu" Ujar Danial sambil menghapus air mata Kyomi dengan tisu
"Badannya pegel gak? biar aku pijitin juga" Tawar Danial
"Gak! kalaupun badan ku pegal aku gak akan tega nyuruh kamu pijitin aku" Ucap Kyomi
"10 hari kamu pergi lo Byy, kaya orang bego karena gak ada kamu" Ucap Kyomi
"Kok bisa gitu sih? " Tanya Danial
"Kan biasanya ada kamu, ngajak makan, ngajak jalan-jalan terus yang buat senang" Ucap Kyomi
"Iyah aku udah pulang jadi kamu gak bakal jadi orang bego lagi" Ucap Danial
__ADS_1
"Aku suapin mau? " Tanya Danial dan dia menyuapi Kyomi
"Kamu udah makan? " Tanya Kyomi
"Aku sebenernya sudah makan tadi bareng Ayah dan Bunda" Jawab Danial
"Iyah" Ucap Kyomi lalu dia menerima suapan dari Danial
"Seminggu lagi kita bakal nikah lo Sayang, jadi siap-siap yah" Ucap Danial
"Aku sudah siap kok" Jawab Kyomi
"Mau aku hamilin sampai berapa anak? " Tanya Danial dan Kyomi langsung tersedak mendengar pertanyaan Danial, Danial buru-buru meminum kan Kyomi air
"Udah mendingan sayang? " Tanya Danial dan Kyomi menganggukkan kepalanya
"Kamu langsung mau aku hamil Byy? " Tanya Kyomi yang harus selesai tersedak
"Iyah, kamu gak mau hamil? kalau kamu gak mau hamil aku gak papa kok" Ucap Danial lalu tersenyum
"Aku mau hamil tapi emangnya kamu bisa buat aku hamil? " Tanya Kyomi dan membuat danial tertawa kecil
"Memangnya aku terlalu polos sampai gak bisa buat kamu hamil sayang? " Ujar Danial
"Kamu memang polos byy, soalnya kamu itu cuma berani cium pipi aku selain nya gak" Ucap Kyomi
"Iyah! " Jawab Kyomi
"Kita liat aja nanti setelah kita nikah, aku gak bakal biarin kamu istirahat dengan tenang" Ucap Danial
"Kamu mau apain aku" Ujar Kyomi takut
"Kamu selesain makannya terus istirahat yah" Suruh Danial
"Byy malam pertama itu sakit gak? " Tanya Kyomi
"Mana aku tau, kan aku gak pernah" Jawab Danial
"Kamu dokter masa iya gak tau" Ujar Danial
"Katanya sakit" Jawab Kyomi
"Ayangg takuttttt" Rengek Kyomi
"Udah jangan ngomong kaya gitu takut setan lewat malah kita praktek lagi nanti" Ucap Danial
Danial kembali menyuapin calon istri nya itu sampai habis satu piring
__ADS_1
Selesai makan danial tidak langsung pergi karena ditahan oleh Kyomi untuk pulang
"Ayangg jangan pulang dulu" Larang Kyomi
"Ini udah lewat jam 10 cantik, masa iyah kamu tahan aku" Ujar Danial
"Masih mau ngobrol banyak" Ujar Kyomi
"Ya udah kita ngobrol lagi" Danial mengalah dari Kyomi, sebab jika tidak di turuti Kyomi pasti akan marah-marah sambil menangis
Mereka duduk lagi di sofa ruang tamu nya Kyomi
"Byy" Panggil Kyomi
"Hmmm" Jawab Danial
"Byyy kamu cape? " Tanya Kyomi
"Gak! kan selalu sehat kalau dekat kamu, soalnya obat aku itu kamu" Ucap Danial
"Byy tadi dirumah sakit ada anak kecil yang buat aku salting sampai rumah" Ujar Kyomi
"Ngapain dia? " Tanya Danial
"Dia bilang aku cantik terus dia mau jadi kaya aku, dokter yang cantik kalau sudah besar" Ucap Kyomi
"Aku senyum-senyum sendiri tau gara-gara dia ngomong kaya gitu, apa gara-gara kamu gak yah jadinya aku mudah salting kalau di puji orang lain" Ucap Kyomi
"Kan calon istri ku memang cantik" Ucap Danial lalu mencubit kecil hidung mancungnya Kyomi dan Kyomi semakin memperarat pelukan nya
"Oh iyah Byy Daniash sering kesini" Ucap Kyomi
"Ngapain dia? " Tanya Danial
"Kamu kok santai banget? kamu gak cemburu" Tanya Kyomi
"Dia itu sudah kalah Byy, buat aku cemburu, aku tau kok pasti kamu tolak dia kan? " Ujar Danial
"Dia itu buat kesel aja tau byy, aku gak mau ketemu dia lagi" Ucap Kyomi
"Mau pindah rumah? atau tinggal di apartemen aja" Tanya Danial
"Gak usah byy, ngapain juga aku pindah nanti aku juga bakal pindah rumah yaitu sama kamu" Jawab Kyomi
"Bener juga yah, tapi ayah bunda ikut kita juga? " Tanya Danial
"Mereka katanya gak mau ikut kita, mereka gak mau nanti malah cuma ikut campur rumah tangga kita" Ucap Kyomi
__ADS_1
"Iyah cantik" Ujar Danial yang selalu mengikuti saja kemauan istrinya