
Daniash tidak menemukan Danial dimana pun sampai dia khawatir pada Danial
Daniash berdiri dibelakang tenda sambil mencoba menghubungi Danial tapi semuanya tidak aktif
Tiba-tiba saja ada seseorang yang menerjang nya dari belakang dia adalah Danial
Daniash ada dibawah Danial,Daniash hanya diam sambil menatap Danial yang sedang terbawa emosi
"Lu brengsek Niash,lu buat persaudaraan kita runtuh"Ucap Danial
"Gak!"Jawab Daniash tapi Danial malah memukul wajah Daniash tapi yang kena adalah bibirnya sampai berdarah
"Stop Nial"Teriak Daniash
"Lu suruh gua stop? seharusnya kalau suka sama Kyomi bilang,jangan pura-pura dukung gua"Ucap Danial
Daniash menghela nafasnya lalu Ilham dan Reza datang mereka memegangi Danial sedangkan para wanita membantu Daniash begitupun Kyomi tapi Daniash menepisnya
"Kalian berantem kenapa?"Tanya Rebecca tapi keduanya tidak menjawab pertanyaan Rebecca
"Gua benci lu Niash"Ucap Danial lalu dia ingin pergi tapi ditahan oleh Daniash
Danial berdiri didepan didepan Kyomi dengan tangan nya dipegang oleh Daniash
"Kalau lu suka Kaka gua bilang,jangan sok-sokan menjadikan orang lain jadi pacar lu"Ucap Danial
"Ingat Kyomi,lu pasti bakal kena karmanya karena sudah buat gua kecewa"Ucap Danial tapi Kyomi diam sambil menatap mata Danial lalu dia pergi
"Mau kemana?"Tanya Daniash
"Bukan urusan"Jawab Danial ketus
__ADS_1
"Gua Kaka lu,gua wajib tau lu dimana,apalagi Mamah pasti sangat khawatir"Ucap Daniash
"Jangan bawa-bawa Mamah,kalau lu penyebab gua kecewa"Jawab Danial lalu dia mendorong tubuh Daniash lalu pergi
Sebuah helikopter singgah tidak jauh dari perkemahan sampai semuanya tercengang melihat nya,itu adalah jemputan Danial yang sudah dia telepon pada anak buahnya untuk datang
Daniash diam melihat Danial pergi dengan helikopter miliknya Papahnya
"Niallllllllllll"Teriak Daniash tapi Danial menoleh pun tidak pada Daniash
"Gua harus pulang"Ucap Daniash dia juga bergegas ingin pergi tapi dia tahan oleh Reza dan Ilham
"Lu mau kemana?ingat Niash transportasi kita cuma bus buat semua murid"Ucap Reza mengingat kan Daniash
"Gua harus pulang"Ucap Daniash lagi
Daniash lalu menelpon Prince untuk menyuruh anak buahnya menjemput nya pulang dengan helikopter miliknya Prince
Prince mengiyakan saja tanpa tau alasan nya kenapa
"Niash kamu hati-hati"Ucap Kyomi dia hanya menganggukkan kepalanya lalu naik kehelikopter nya lalu pergi
Guru-guru dan siswa lain hanya diam menatap 2 buah helikopter datang silih berganti malam ini
"Kenapa mereka pulang?"Tanya Guru Devi
"Ada urusan mendadak Bu"Jawab Rebecca
"Kenapa tidak lapor ke kami?"Tanya Guru Devi
"Mungkin salah urgent bu makanya lupa"Jawab Ayu
__ADS_1
Guru-guru saling tatap lalu pergi sedangkan Kyomi dan yang lainnya diam sambil berjalan pergi menuju tenda
Danial sampai terlebih dahulu ke mansion tapi Daniash tidak lama juga sampai,dengan cepat Daniash masuk ke mansion nya mereka untuk mengejar Danial
Daniash bisa mengejar Danial dia meraih bahu Danial tapi dia menepis nya bahkan ingin memukul Daniash tapi dia tahan
"Stop Nial"Suruh Daniash yang hanya berdiri sedangkan Danial sudah berjalan lagi
Danial mengehentikan langkah nya lalu berbalik menatap Daniash tapi wajahnya sangat datar
"Katakan"Suruh Danial
"Maafin gua"Ucap Daniash
"Gua terlalu sering maafin lu,sampai lu lupa kalau ada maaf yang ga bisa dimaafin"Jawab Danial
"Pencundang"Ucap Danial ketus mengejek Daniash
"Lu jalin hubungan sama Kyomi tanpa sepengetahuan gua, padahal lu tau gua suka dia tapi lu gak sama sekali mau pikirin itu?lu egois"Ucap Danial
"Gua cuma bisa diam sekarang,ini benar menyakiti gua,gua sering ditolak Kyomi bahkan perasaan gua gak digubris sama dia tapi gua masih menjalani kehidupan gua dengan santai tapi kenyataannya sekarang ini,gua gak bisa terima"Ucap Danial
"Lu pacaran sama Kyomi dan lu tau kalau gua suka bahkan lu suruh gua buat deketin tapi lu yang dekatin dia"Ucap Danial
"Puncak komedi yang sedang lu kasih liat ke gua Niash"Ucap Danial
"Anjing aja gak pernah menjilat ludahnya lagi tapi gua bukan bahas anjing tapi lu"Ucap Danial
Danial melanjutkan langkahnya lagi menuju kamarnya meninggalkan Daniash sendirian diruang tengah
Daniash hanya diam menatap Danial pergi tanpa menahan nya pergi
__ADS_1
"Waktunya datang,dan bom itu meledak tanpa bisa gua cegah"Batin Daniash
Daniash menyeka air matanya yang menetes,dia takut Danial akan membencinya apalagi Danial pergi