
Pulang sekolah
Danial dengan kyomi menuju rumahnya kyomi tapi sejak tadi Kyomi terus menerus diam
"Kita makan siang dulu yah" Ajak Danial
"Kita hari jalan kan? " Tanya Kyomi tiba-tiba
"Iyah" Jawab Danial dengan semangat
"Kemana pun, oh ya tadi aku juga liat-liat tempat bagus dari rekomendasi instagram ku, kita kesana aja" Ajak Danial
"Oke deh" Jawab Kyomi mengiyakan
"Kyomi status kita bukan cuma sekedar teman tapi pacaran walaupun hanya sebatas perjanjian, tapi boleh gak aku panggil kamu sayang begitupun kamu" Ujar Danial dengan nada takut
"Aku pikirin nanti" Jawab Kyomi tapi Danial hanya mengangguk
Danial menghentikan mobilnya di depan restoran mewah yang biasa dia makan dengan Dania atau keluarga nya
"Makan disini yuk" Ajak Danial dan dia langsung keluar untuk membukakan pintu untuk Kyomi
Kyomi merasakan tersanjung dengan sikap Danial bahkan Danial langsung menggandeng tangannya kyomi menuju masuk
Mereka sudah duduk bahkan Danial sudah memesan makanan untuk mereka berdua
"Kamu kenapa?" Tanya Danial sambil tersenyum berbicara pada Kyomi
"Aku gak papa kok" Jawab Kyomi
"Yakin? kalau ada apa-apa kamu bilang yah jangan di pendem soalnya nanti sedihnya gak ada teman" Ujar Danial
"Gak akan ada yang ngerti kita selain diri kita sendiri" Ucap Kyomi
"Aku mau ikut sedih sama kamu, aku mau kok ngerti kamu walaupun sulit tapi aku bakal coba, semuanya akan terbiasa Kyomi jadinya kamu harus belajar anggap aku ada, kalau ada apa-apa bilang" Ucap Danial
"Lagi cape yah? " Tanya Danial tapi Kyomi menggeleng kan kepala nya
Makanan mereka datang dan langsung di sajikan oleh pelayan nya, Danial langsung makan sedangkan Kyomi malah diam
Danial langsung menyodorkan suapan pada Kyomi sebab melihat Kyomi hanya diam tak menyentuh makanannya
"Buka mulutnya" Ujar Danial sambil menyodorkan sendok ke mulut Kyomi
"Aku bisa sendiri" Tolak Kyomi
"Aku sedih nih" Ujar Danial tapi Kyomi tetap menolak Danial
"Kamu mau makan apa? biar aku belikan" Tanya Danial
"Gak ada" Ujar Kyomi
__ADS_1
Lalu Danial tetap ingin menyuapi Kyomi "Coba buka mulutnya, ini makanan kesukaannya daniash, kamu gak mau coba makanan kesukaan dia? " Ujar Danial bohong agar Kyomi mau makan saja
Kyomi membuka mulutnya dan Danial senang sebab Kyomi mau menerima suapan nya walaupun dengan berbohong
"Akhirnya mau juga" Ucap Danial senang
Ponsel Danial berbunyi dan dia langsung mengangkat nya
"Hallo? " Ujar Danial
"Yah gua nanti sore langsung kesana tenang aja, gua ikut kok" Ujar Danial dan dia menganggukkan kepala nya lalu kembali menutup ponselnya
"Kita gak jadi jalan? " Tanya Kyomi
"Jadi kok" Jawab Danial sambil meletakkan ponselnya di samping piringnya
"Memang kenapa? " Tanya Danial dan dia merapikan poni Kyomi yang menutupi matanya
"Lucu banget sih rambut nya kaya gini tapi cantik banget" Ujar Danial sambil tersenyum
"Makasih" Ucap Kyomi
"Rambut kamu cantik banget" Puji Danial pada Kyomi
"Apalagi ponian kayagini, ah bersyukur nya aku jadi kamu pacar kamu walaupun cuma perjanjian aja" Ucap Danial tapi dia tetap tersenyum
"Berisik" Ujar Kyomi dan Danial hanya mengangguk dan lalu makan dengan tenang
"Kamu mau makan yang lain atau pulang aja? " Tanya Danial
"Kenapa? " Tanya Kyomi
"Aku harus pergi lagi soalnya ada janji" Ujar Danial
"Kamu kan udah janji sama aku Nial? masa kamu ingkar? " Tanya Kyomi
"Aku minta maaf tapi aku ada urusan penting" Jawab Danial dan Kyomi menahan tangan Danial
"Kalau kamu ingkar sama aku berarti kamu aja kaya daniash" Ujar Kyomi dengan tegas
"Kyomi aku benar-benar ada urusan" Ucap Danial yang masih pada pendirian nya ingin pergi
"Oke kalau itu pilihan kamu" Ucap Kyomi pasrah sambil melepaskan tangannya dari tangan Danial
Danial diam sejenak lalu dia menghela nafasnya dengan berat
"Aku anter kamu" Ucap Danial dan Kyomi hanya diam tapi mengikuti nya dari belakang
"Kyomi maafin aku yah" Ucap Danial yang berjalan berdampingan dengan Kyomi
Danial menggenggam tangan Kyomi tapi Kyomi ingin menepis tapi Danial menggenggam nya dengan kuat
__ADS_1
"Sampai mobil aja Kyomi,aku mohon" Ucap Danial
"Kamu genggam tangan aku, buat apa? biar apa Danial? " Tanya Kyomi
"Biar aku tenang" Jawab Danial
"Kamu tahu kan setelah kepergian Daniash semua orang nyalahin aku" Ucap Danial
"Karena memang kamu kan? " Ucap Kyomi juga
"Aku sayang nya sama Daniash bukan kamu karena dia orang paling aku butuh kan saat ini" Ucap Kyomi lagi
Danial tertunduk sambil menatap tangannya yang masih menggenggam tangan Kyomi
"Aku antar kamu yah"Ucap Danial mengalihkan pembicaraan
"Aku bisa pulang sendiri sebenarnya" Ucap Kyomi
Danial diam tidak berbicara apapun namun dia masih berjalan sambil menggenggam tangan Kyomi,sampai Mobil danial membukakan pintu mobilnya lalu Kyomi masuk baru dia setelah nya dan pergi
"Kapan aku bisa bertemu Daniash Nial? " Tanya Kyomi
"Bukannya sampai libur nanti? " Jawab Danial
"Danial aku akan jadi orang jahat jika aku mau kamu jadi Daniash" Ucap Kyomi
"Aku mau kamu mencintai aku seperti danial yang apa adanya bukan Daniash" Ucap Danial
"Aku sangat ingin menghilangkan rasa suka ku ke kamu Kyomi tapi sangat sulit sebab rasanya kamu memang harus jadi milikku" Ucap Danial sambil menyetir mobil
"Aku akan pindah sekolah agar kita tidak bertemu lagi jadinya kamu juga bisa lupain aku" Ucap Kyomi
"Aku gak akan biarkan itu terjadi Kyomi" Ucap Danial meninggi
"Aku tau kamu pindah sekolah dari Rebecca dan juga alasannya"Ucap Danial
"Berapa banyak cerita yang sudah kamu ceritakan ke Daniash? dan aku juga mau seperti Daniash Kyomi, yang tau semua cerita suka dan duka kamu" Ucap Danial
"Tempat ceritaku hanya Daniash" Jawab Kyomi
"Aku akan berusaha menggantikan posisinya Daniash sampai kamu bilang jika aku adalah rumah kamu" Ucap Danial
Kyomi tersenyum tipis mendengar ucapan Danial barusan
"Apa yang lucu? kenapa kamu tertawa? " Tanya Danial
"Rumah seperti apa yang kamu bicarakan barusan danial? kamu tau jika rumah tanpa pondasi yang kuat pasti akan rubuh"Jawab Kyomi
" Lihat aku sedikit saja Kyomi agar kamu bisa melupakan Daniash "Ucap Danial
" Tidak mungkin, Daniash berbeda dengan kamu, dia selalu mengutamakan aku ketimbang dirinya bahkan kamu lebih memilih urusan kamu ketimbang aku padahal kamu sudah janji dengan ku, bagaiamana jika kita benar-benar memiliki hubungan"Ucap Kyomi
__ADS_1
Danial benar-benar terdiam oleh kata-kata Kyomi barusan bahkan dia hanya fokus pada jalan kali ini tanpa berbicara lagi pada Kyomi