Belenggu Twins

Belenggu Twins
Sejarah


__ADS_3

Daniash dan Danial kembali ke tendanya tapi teman-teman nya angkasa datang,mereka berjumlah 5 orang


"Daniash yang mana?"Tanya Andre


"Gua"Jawab Daniash


"Setelah makan siang,Angkasa tantang lu buat game tembak yang sudah kalian bicarakan tadi pagi kan?"Ucap Andre


"Memangnya dia sudah sadar?"Tanya Ilham


"Sudah"Jawab Deka


"Baiklah setalah makan siang,kalian akan bertanding tapi akan hadiah untuk pemenang diantara kalian dan juga ada perjanjian jikalau lu atau angkasa menang"Ucap Andre


"Apa?"Tanya Danial cepat


"Harus menuruti semua kemauan Angkasa begitupun sebaliknya"Ucap Andre


"Hanya itu?"Tanya Daniash


"Bagaimana sekarang saja?gua malas menunggu"Ucap Daniash


"Game nya di mulai setalah makan siang"Ucap Andre


"Memangnya kenapa?"Ucap Danial


"Harus banget yah pas setelah makan siang?atau emang Angkasa nya aja yang takut lawan Daniash?"Tambah Danial


"Takut?kaya Daniash yang harus takut, keahlian Angkasa sudah di akui sedangkan dia apa?"Ucap Deka sambil tersenyum remeh pada Daniash dan Danial


"Kita buktikan"Ucapa Daniash dengan serius lalu mereka menganggukkan kepalanya dan pergi lagi


"Angkasa menantang Daniash game tembak?kayanya itu tindakan bodoh"Batin Danial


"Semangat lah Niash"Ucap Danial memberikan semangat


"Ya"Jawab Daniash


"Nial,Niash emangnya Angkasa sudah bisa ikut game tembak?"Tanya Ilham


"Itu bukan urusan kita kan?yang penting Daniash menang nanti"Ucap Danial


"Angkasa gua bakal buat lu malu nanti"Batin Daniash


Disisi Kyomi


Dia terus melamun didepan tenda,dia juga mengelus-elus kalung Daniash sedangkan yang lain asik mengobrol


Rebecca menatap Kyomi yang sejak tadi hanya diam didepan tenda sedangkan dia asik mengobrol


"Kyomi kayanya lagi ada masalah"Ucap Rebecca pelan pada Ayu dan Rebecca


"Dari tadi loh kaya gitu nya"Ucap Ayu juga


"Kyomi kamu kangen Ibu sama Ayah kamu?"Tanya Sintya


"Dari tadi kaya sedih gitu"Ucap Sintya lagi

__ADS_1


Kyomi menatap Sintya lalu memeluknya erat,semuanya heran tapi mereka mendekati Kyomi


"Kamu kenapa Kyomi?"Tanya Rebecca


Kyomi lalu meraung menangis dipelukan nya Sintya persis seperti anak kecil


"Aku gak bisa di cuekin gini,aku ngerasa bersalah kalau dicuekin sama dia"Ucap Kyomi


Rebecca,Ayu dan Sintya saling tatap karena Kyomi mengoceh tidak jelas


"Maksud nya apa Kyomi?"Tanya Ayu


Kyomi melepaskan pelukannya lalu menatap para sahabatnya,dia juga menghapus air matanya dengan kasar


"Kamu dicuekin siapa?"Tanya Ayu lagi


"Iyah sampai nangis gini?"Tanya Sintya


Kyomi menggelengkan kepalanya pada teman-temannya


"Kamu gak jelas banget sih jadi orang"Omel Ayu Rebecca hanya diam mendengarkan ucapan para teman-teman nya


Kyomi memanyunkan bibirnya menahan tangis nya lagi karena di omel oleh Ayu


"Kita ke toilet"Ajak Rebecca sambil menarik tangan Kyomi


Ayu dan Sintya ingin berdiri tapi dilarang oleh Rebecca untuk ikut


"Kalian disini aja jaga tenda,aku mau ketoilet sebentar sama Kyomi"Ucap Rebecca


Kyomi menurut lalu mereka pergi menuju toilet bersama Rebecca


"Kamu kenapa?kamu di cuekin Daniash?"Tanya Rebecca


"Kamu ngomong aja sama aku Kyomi,gak usah di tutupin dari aku"Ucap Rebecca


Kyomi menganggukan kepalanya lalu memeluk Rebecca


"Gara-gara aku larang Daniash buat hajar Angkasa tadi kayanya dia marah ke aku Becca"Ucap Kyomi


"Aku takut dia marah besar ke aku"Ucap Kyomi lagi


"Kamu sudah hubungi dia?"Tanya Rebecca


"Sudah,tapi semuanya gak ada dibalas sama dia"Ucap Kyomi


"Tapi kamu sama Daniash ada hubungannya apa?kalian pacaran?"Tanya Rebecca,Kyomi melepaskan pelukannya lalu menatap Rebecca


"Iyah aku pacaran,kami sudah mau satu bulan"Ucap Kyomi membuat Rebecca melotot mendengar ucapan Kyomi barusan


"Pacaran? bagaimana bisa?kami semua gak ada tau?"Ucap Rebecca


"Kami tutupi ini supaya Danial gak tau,kalau dia tau bisa-bisa dia bakal benci Daniash"Ucap Kyomi


"Kok bisa kamu pacaran sama Daniash?dia suka kamu gimana?"Tanya Rebecca yang heran kenapa bisa Kyomi pacaran dengan Daniash


"Kami kenal sebelum aku masuk ke SMA galaxy,bahkan kami kenal sejak aku masih kerja dulu"Ucap Kyomi

__ADS_1


"Aku sedih dia cuekin aku"Ucap Kyomi


"Bukannya Daniash emang gitu yah? cuek orangnya?"Tanya Rebecca


"Daniash bukan orang yang cuek,bahkan dia orang sangat perduli Rebecca,sejak kejadian tadi dia benar-benar gak ngelirik aku sama sekali"Ucap Kyomi


"Tapi Daniash emang gitu kan?"Ucap Rebecca


"Daniash biasanya lirik aku walaupun cuma beberapa detik"Ucap Kyomi membuat Rebecca tertawa kecil


"Ih di ketawain"Ucap Kyomi


"Kayanya dia cuma lagi kesel aja karena berantem tadi,kalau cuekin kamu mungkin engga"Ucap Rebecca


"Kamu yang jangan hibur aku becca"Ucap Kyomi


"Aku beneran kok"Ucap Rebecca


"Mudahan nanti malam dia udah gak cuekin kamu lagi"Ucap Rebecca


"Semoga aja"Ucap Kyomi


"Tapi kamu jangan bilang siapa-siapa yah becca"Ucap Kyomi


Rebecca menganggukan kepalanya tanda mengiyakan ucapan Kyomi


"Ketenda lagi yuk,ajak yang lain bukan makan siang kayanya tadi aku dengar lonceng makan siang"Ucap Rebecca


Kyomi menganggukan kepalanya lalu mereka keluar dari toilet


Ayu dan Sintya sudah berjalan menuju tempat makan,ketika melihat Kyomi dan Rebecca mereka langsung berlari mengejarnya agar ketempat makan nya sampai bersama


"Kyomi kenapa?"Tanya Ayu


"Dia nahan berak makanya sedih"Jawab Rebecca


"Hah nahan berak sampai nangis?"Tanya Sintya


"Kamu jangan bercanda ah"Ucap Ayu


"Coba kasih liat Kyomi senyum kamu setelah berak"Suruh Rebecca ,dia menengok teman-teman nya lalu tersenyum


Rebecca tertawa kecil melihat tingkah Kyomi yang mau-mau saja menuruti kemauannya


"Oh ya setelah makan siang ini katanya ada game tembak,perwakilan kelas kita Daniash ngelawan Angkasa katanya"Ucap Ayu


"Ngelawan Angkasa?bukannya angkasa itu jago banget yah kalau lomba tembak?bahkan dia sering ikut lomba tembak dan selalu menang"Ucap Rebecca


"Daniash itu Misterius tau orangnya,gak mudah ditebak"Ucap Sintya


"Betul tuh,dulu katanya sekolah ini pernah di teror yang jadi di sandra banyak termasuk aunty nya Daniash yang intan itu,tapi siapa penyelamatnya?om nya Riotapi dia waktu itu terluka sih dan juga Kakeknya Daniash, Papah nya Daniash juga ikut nyelamatin,semuanya jago dalam menembak kayanya gak mungkin Daniash gak bisa menembak"Ucap Ayu


"Kamu tau ini dari mana?"Tanya Rebecca


"Dari Abrar sih,dia cerita waktu itu,tapi sayang dia gak ikut dalam acara ini"Ucap Ayu


"Aku percaya kok kalau Daniash menang"Ucap Rebecca

__ADS_1


"Ya kan Kyomi?"Ucap Rebecca dia mengangguk kepalanya lalu mereka pun sampai di tempat makan yang sudah tersedia,mereka duduk dikursi sesuai nama mereka yang sudah tertulis


__ADS_2