Belenggu Twins

Belenggu Twins
Lagi!


__ADS_3

Pagi-pagi sekali Danial sudah ada di rumah Kyomi bahkan dia membawa sebuket bunga untuk Kyomi


Kyomi keluar dari rumah sebab dia ingin berangkat ke sekolah tapi tidak tahu jika ada danial yang sudah menunggunya sejak tadi


"Ayangggg" Sapa Danial sambil tersenyum sambil memeluk bunga yang dia bawa di pelukan nya


"Pagi banget kamu kesini? " Tanya Kyomi


"Sengaja, biar bisa jemput kamu" Jawab Danial


"Ini bunganya buat kamu" Ucap Danial tanpa penolakan Kyomi mengambil bunga yang dia bawa oleh danial


"Mau berangkat sekarang? " Tanya Danial tapi dia diam menatap bunga yang di berikan danial barusan


"Hey aku ngomong kok di cuekin? " Ujar Danial dan Kyomi menatap Danial


"Bunga nya wangi" Jawab Kyomi


"Nentu, kan bunga mawar" Ujar Danial


"Yaudah aku simpan bunganya dulu" Ucap Kyomi dan dia masuk lagi sebenarnya untuk menyimpan bunga nya


Setelahnya mereka pun pergi menuju sekolah mereka


Didalam mobil Danial menyetel lagu andmesh berjudul KU MAU DIA


Bahkan dia dia juga bernyanyi dengan nyaring di sambil menyetirkan mobilnya


Kyomi senyum-senyum mendengar Danial bernyanyi dengan semangatnya


"Kuharap semua ini bukan sekedar harapan


Dan juga harapan ini bukan sekedar khayalan


Biarkan 'ku menjaganya sampai berkerut


Dan putih rambutnya jadi saksi cintaku padanya


 


Tak main-main hatiku


Apa pun rintangannya kuingin bersama dia


 


Kumau dia, tak mau yang lain


Hanya dia yang s'lalu kala susah dan senangku


Kumau dia, walau banyak perbedaan


Kuingin dia bahagia hanyalah denganku


 

__ADS_1


Biarkan ku menjaganya sampai berkerut


Dan putih rambutnya jadi saksi cintaku padanya


 


Tak main-main hatiku


Apa pun rintangannya kuingin bersama dia


 


Kumau dia, tak mau yang lain


Hanya dia yang s'lalu ada kala susah dan senangku


Kumau dia, walau banyak perbedaan


Kuingin dia bahagia hanyalah denganku


 


Bukan ku memaksa, oh Tuhan


Tapi kucinta dia (yang kucinta hanya dia)...


 


Danial menampilkan senyum terbaiknya ke Kyomi bahkan wajahnya sangat mirip dengan Daniash kaka kembarnya yang hanya beda 2 jam saja


Entah kenapa Kyomi malah menyentuh wajah Danial sampai Danial terdiam


"Maaf" Ujar Kyomi karena Danial yang tiba-tiba menjauhkan wajahnya tadi


"Kyomi coba panggil aku ayang" Suruh Danial


Kyomi diam dia menatap Danial dengan tatapan nanar


"Kalau gak mau gak papa, tapi aku bakal panggil kamu itu" Ucap Danial tapi Kyomi tetap diam


Mereka pun sampai di sekolah tapi belum banyak murid yang datang sebab karena masih terlalu pagi


Mereka berjalan menuju kelas dan Danial tanpa berbicara tiba-tiba menggandeng tangan Kyomi sampai Kyomi terkejut dan ingin menepis tangan Danial tapi dia menggenggam nya dengan kuat


Mereka bertemu dengan Anya dan teman-temannya, matanya langsung tertuju pada tangan Danial yang sedang menggenggam tangan Kyomi


"Baru di tinggal Daniash sebentar aja, udah sama ade nya"Ucap Anya sambil tergeleng lalu dia melewati Kyomi dengan Danial begitu saja


Kyomi menghempaskan tangan Danial dengan kuat sampai terlepas lalu dia berlari pergi ke kelasnya tapi Danial mengejarnya


Kyomi duduk di kursinya dan langsung meletakkan kepalanya di atas meja


"Ayang! " Panggil Danial bahkan dia duduk di di depan Kyomi


"Tinggalin aku Danial" Suruh Kyomi tapi masih dengan posisi yang sama

__ADS_1


"Kenapa? kamu mau sedih sendirian? kamu mau pendem sendirian? aku gak akan biarin itu" Ucap Danial


"Anggap aku Kyomi, kamu bisa bagi semuanya sama aku kenapa harus di pendam sih? " Tanya Danial lagi


"Kamu ngerti kan kalau orang mau sendirian? " Ujar Kyomi


"Gak! aku gak ngerti yang aku ngerti selalu ada buat kamu, aku gak akan pergi sebelum aku yang mau sendiri" Ucap Danial dan Kyomi mengangkat kepalanya lalu menatap Danial


"Keras kepala" Ucap Kyomi pelan


"Aku keras kepala atas kemauan ku sendiri" Ujar Danial


"Tapi aku mau sendiri, kamu gak akan ngerti perasaan aku sekarang Danial" Ucap Kyomi


"Gimana aku mau ngerti kalau kamu aja gak mau ngomong ke aku, aku bukan orang bisa baca perasaan seseorang Kyomi" Ucap Danial yang juga ikut terbawa emosi


"Anggap aja aku Daniash juga gak papa, kamu sering kan ngomong ke dia" Ujar Danial


Kyomi menatap Danial dengan tatapan seperti di mobil tadi dan lagi-lagi Danial tidak mampu di tatap oleh Kyomi


Rebecca datang dengan Ayu "Hari ini kelas kosong, kita ngapain yah" Tanya Rebecca


"Ngapain? ya di kelas lah kalau bosan kita pulang" Jawab Ayu


Mereka terhenti karena melihat Danial sedang Kyomi seperti sedang ada masalah


Danial menarik tangan Kyomi sebab mendengar kelas kosong tadi


Mereka melewati Rebecca dan Ayu begitu saja bahkan Kyomi hanya menatap mereka


"Mau kemana? " Tanya Kyomi


"Ikut aja" Ujar Danial dan mereka menuju ke mobil lalu pergi


Di dalam mobil, mereka sama-sama diam tidak ada pembicaraan di antara mereka


45 menit perjalanan mereka pun sampai dan Kyomi sedikit terkejut sebab Danial memarkirkan mobilnya di parkiran bandara


"Kamu ngapain? ngapain kita kesini? " Tanya Kyomi


"Ikut aja! " Jawab Danial


"Aku gak mau, lebih baik kita ke sekolah aja" Ujar Kyomi


"Ngapain? di sekolah juga jam kosong lebih baik kita temuin Daniash! " Ucap Danial


"Temuin Daniash? " Ucap Kyomi terkejut dan Danial menganggukkan kepalanya


"Sekarang ikut! " Ujar Danial dan dia keluar membuka kan pintu untuk Kyomi


Kyomi keluar dan mereka langsung berjalan menuju tempat pesawat pribadi keluarga Danial


Danial terus menggenggam tangan Kyomi sampai masuk ke dalam pesawat pribadinya


Didalam pesawat Danial memberikan Kyomi jaket untuk menutupi baju sekolah yang masih dia kenakan

__ADS_1


"Aku wujudin permintaan kamu buat ketemu Daniash " Ujar Danial dan mereka saling tatap


"Aku bakal mohon ke dia buat balik lagi ke negara kita" Ucap Kyomi mantab tapi danial hanya tersenyum


__ADS_2