
Danial dan Kyomi masih berdansa lalu danial memberi kode para instrumen musik nya untuk mengganti musiknya
"Ayo buat acara ini lebih heboh" Ajak Danial dan musik berganti menjadi musik heboh
Kyomi paham maksud danial lalu mereka melepaskan pelukan mereka tadi
Kyomi dan Danial menari dengan hebohnya tapi masih terkesan romantis sebab sesekali mereka mendekatkan wajah mereka sambil tersenyum
Papah Willy melempar kan sebuket bunga ke danial dan dia berhasil menangkap nya
Danial membungkuk kan tubuhnya menyerahkan bunga itu pada Kyomi
Kyomi mengambilnya lalu mereka kembali menari dengan penuh semangat
Danial berdiri sambil memegangi tangan Kyomi sedangkan dia berputar didepan danial
Semuanya merasa gemas dengan danial dan Kyomi sebab semua tamu undangan merasakan kebahagiaan keduanya
Hanya danial dan Kyomi yang menari disana sedangkan yang lain tidak ikut lagi
Senyum keduanya tak pernah pudar dari wajah mereka, Kyomi sama sekali tidak melepaskan bunga yang di berikan danial tadi, dia tetap memegangnya sambil menari mengikuti danial
Lagu berhenti sebentar dan mereka berdiri saling berhadapan lalu memiringkan tubuh mereka lalu tertawa
"Love you" Ucap Danial
"Love you too" Jawab Kyomi lalu lagu kembali bermain
"Lihatlah hubby putra kita benar-benar bahagia menari dengan wanita pilihan nya" Ucap Mamah Gabriel
"Dia itu sama dengan ku jadi kamu gak usah heran" Jawab Papah Willy
Lagu berhenti dan mereka saling berpelukan sambil tertawa
Lagi-lagi mereka mendapatkan tepuk tangan dari semua tamu undangan yang hadir termasuk dari Daniash
Hari semakin malam dan acara juga sudah selesai, Danial mengantarkan Kyomi pulang ke rumahnya
Di perjalanan menuju pulang Kyomi senyum-senyum sendiri sambil menatap jari manisnya
__ADS_1
"Kok senyum-senyum sendiri sih? gak mau bagi-bagi gitu bahagia nya" Ujar Danial
"Kan kamu yang buat aku bahagia ngapain di bagi sih Byy? "Ucap Kyomi tapi matanya masih menatap jarinya
" Bahagia karena ku lamar atau mantan pacar kamu datang lagi? "Tanya Danial dan Kyomi langsung menatap tajam Danial
"Dia yang ninggalin, ngapain aku bahagia ketemu dia? kalau bisa dia itu gak usah balik" Jawab Kyomi
"Dia sampai sekarang masih sendiri apa dia belum move on yah dari kamu? " Pancing Danial
"Gak perduli" Ucap Kyomi yang benar-benar tidak perduli dengan daniash
Danial tertawa sambil mengacak-acak rambut tunangannya itu
"Yang ninggalin aku, aku anggap masa lalu yang gak pantas aku kenang Byy, sedangkan kamu? kamu yang selalu ada, selalu nemenin aku sampai aku jadi orang sukses sekarang" Ucap Kyomi
"Aku pernah baca sesuatu tentang orang yang pernah dia cintai tapi dia pergi terus dia kembali lagi tapi si cewe itu udah mencintai orang yang udah nemenin dia pas lagi susah" Ucap Danial sambil menyetir
"Terus dia malah punya pilihan memilih antara dia yang sudah pergi terus kembali atau memilih dia yang sudah menemaninya pas dia lagi susah" Ucap Danial
"Aku gak punya pilihan byy, pilihan ku kamu, masa aku sama dia udah habis pas dia pergi membawa cerita kami" Ucap Kyomi
"Aku jadi tenang Sayang" Ucap Danial
Kedua orang tuanya kyomi keluar bersama dengan Niko anjingnya Kyomi
Niko malah berlari kearah Danial seakan-akan meminta di gendong olehnya
Danial pun menggendongnya "Gimana diterima? " Tanya Ayahnya Kyomi
"Bukannya Ayah dan Ibu nonton live nya tadi di televisi? " Ujar Danial dan Kyomi menunjukkan jari manisnya pada kedua orangtuanya sambil tersenyum
Ayahnya Kyomi menepuk pundak Danial "Kapan kamu akan meresmikannya? " Tanya Ayahnya Danial
"Nanti aku akan bawa Papah dan Mamah ku kesini untuk membicarakan nya dengan Ayah dan ibu agar kita bisa berdiskusi" Jawab Danial
"Oh iyah aku bisa antar sampai sini aja yah, soalnya sudah terlalu malam jika aku harus bertamu" Ucap Danial
"Hati-hati yah" Ucap Ayahnya Kyomi
__ADS_1
Kyomi yang tadi memeluk Ibunya mendengar danial ingin pulang langsung melepaskan pelukan nya
"Hati-hati yag Byy" Ujar Kyomi
"Pasti sayang" Jawab Danial
Dia bersaliman pada kedua orangtuanya Kyomi lalu dia pergi
Keesokan harinya
Kyomi sudah sibuk di rumah sakit menjalankan tugasnya sebagai dokter
Sejak tadi ruangannya tidak pernah sepi dari orang-orang yang konsultasi ataupun meminta resep obat
Sampai jam makan siang tiba, dia masih ada di ruangannya untuk duduk sebentar sebelum danial datang
Pintunya di ketuk dia pun buru-buru membukanya, awalnya dia ingin memeluk orang itu tapi tidak jadi sebab didepannya bukan danial melainkan daniash
"Aku kira kamu tidak bisa membedakan ku dengan Danial" Ucap Daniash
"Ngapain kamu kesini? sekarang jam istirahat ku" Tanya Kyomi agak ketus
"Hanya ingin melihat kamu memakai jas dokter, bukankah dulu kamu selalu bercerita ingin menjadi dokter" Ucap Daniash
"Lebih baik kamu pergi, aku tidak mau ada kesalah pahaman dengan calon suamiku" Ucap Kyomi menyebut danial dengan calon suami
"Oh iyah aku nanti boleh ke rumah kamu buat nge jenguk Niko? " Tanya Daniash
"Dia sama dengan ku, Sama-sama sudah lupa dengan kamu yang ada hanya Papah Danial yang selalu menggendong nya" Ucap Kyomi dan Daniash tersenyum tipis
"Dia benar-benar bukan kyo yang dulu, yang selalu menundukkan kepalanya jika menatapku terlalu lama tapi sekarang dia malah berani menatapku dengan tatapan sinis" Batin Daniash
"Baiklah, aku pergi dari sini, selamat siang dan selamat makan siang" Ujar Daniash lalu dia benar-benar pergi dan Kyomi kembali masuk kedalam ruangannya
10 kemudian danial datang tanpa mengetuk, kepala muncul di balik pintu sambil tersenyum
"Hey cantik" Sapa Danial dan Kyomi tau jika itu adalah Danial dan buru-buru mendekati danial
"Kok baru datang sih? " Tanya Kyomi dengan manja
__ADS_1
"Biasa Byy,meeting agak lama tadi mangkanya setelah aku langsung kesini" Ucap Danial
"Ayo jalan" Ajak Kyomi lalu mereka pergi