Belenggu Twins

Belenggu Twins
Dania mainan si kembar


__ADS_3

Di kamar


Mereka sudah selesai mandi dan berganti pakaian tapi mereka berdua sama-sama bingung ingin melakukan apa dikamar


"Gua hari ini ada janji sama Ilham dan Reza,ah kesel gua"Ucap Danial sambil menghempaskan tangannya di udara


Ponsel Danial berdering yang menelpon adalah Daniash dia langsung mengangkat nya


"Apa?"Tanya Danial


"Vc coba"suruh Daniash


"Loh kan tadi bisa lu langsung vc aja kenapa harus telpon suara lu,hidup lu selalu nyusahin kenapa sih Niash"Omel Danial


"Turutin aja sih dosa lu ngelawan Abang"Jawab Daniash dengan wajah masam dia lalu memvideo call Daniash


"Kenapa?"Tanya Danial


"Kalau gini kan gua gak kesepian"Ucap Daniash


"Kita cuma beda ruangan lu Video call gua Niash?"Teriak Danial


"Emang kenapa?"Tanya Daniash santai


"Lu psikopat"Teriak Danial


"Lu kenapa teriak-teriak?lu persis orang gila"Jawab Daniash santai


Kamar Danial terbuka yang masuk adalah Dania dia masuk karena mendengar Danial berteriak


"Kaka teriak kenapa?"Tanya Dania tapi Danial tersenyum Dania masuk kekamarnya


"Akhirnya aku gak kesepian"Ucap Danial


"Dania kekamar Kaka juga dong"Teriak Daniash di ponsel Danial


"Jangan kamu disini aja dikamar Niash banyak kecoaknya"Ucap Danial


"Mana ada kamar gua kecoak woy!"Teriak Daniash


"Kalian apaan sih?aku mau kekamar ku lagi"Ucap Dania ingin keluar tapi Danial berlari dia menahan tangan adiknya


"Jangan Nia disini aja,kaka lagi dihukum katanya gak boleh keluar bahkan kekamar Niash aja gak boleh"Ucap Danial


"Di hukum kenapa?"Tanya Dania


"Lupa beliin Mamah kue keju kesukaan dia"Ucap Danial pelan


"Itu salah kaka,jangankan kalian Papah aja sering di ambekin Mamah karena kue juga kan"Ucap Dania


"Mamah wajar sih marah soalnya anak-anak lupain dia"Ucap Dania ingin pergi tapi Danial terus memegangi tangan Dania


"Kaka aku mau keluar"Ucap Dania lalu Daniash muncul dia memegang tangan Dania juga


"Nia dikamar Kaka aja yuk jangan disini"Ucap Daniash

__ADS_1


"Apaan lu muncul?Dania adik gua"Ucap Danial


"Dia adik gua juga apaan lu?"Ucap Daniash


"Mamahhhhhh"Teriak Dania dengan lantang karena dia direbutkan oleh kakanya


Danial dan Daniash buru-buru menutup mulut Dania dan membawanya kekamarnya Dania


Ketika dikamar mulut Dania dilepas oleh mereka


"Kenapa harus teriak?"Tanya Danial


"Kalian ngeselin"Ucap Dania


"Tapi tunggu kalau kita disini,itu engga ngelanggar aturan Mamah kan?"Tanya Daniash


"Ya lu benar,kata Mamah gua gak boleh kekamar lu dan lu gak boleh kekamar gua itu kan?"Ucap Danial


"Tapi aku gak mau kalian disini"Ucap Dania


"Nia tega sama Kaka?"Ucap Mereka berdua bersamaan dengan wajah memelas


"Terserah kalian lah dikamar aku,aku mau keluar"Ucap Dania tapi di tahan oleh mereka lagi


"Jangan kemana-mana de!disini aja yah"Pinta Danial


Dania menatap malas para Kaka nya lalu dia berjalan menuju ranjangnya mereka berdua ikut laku ikut tiduran di ranjangan Dania


Seminggu berlalu


Sekarang mereka ada dimeja makan Dania terus mengomel persis seperti Gabriel Willy dan Gabriel hanya diam mendengarkan Dania mengomel karena jika mereka melarangnya bisa-bisa dia akan kesal lalu menangis


"Apa sih faedahnya bikin itu di laptop aku?mau bikin aku jantungan?mau gak punya ade lucu lagi?"Tanya Dania


"Nia maafin kaka Nial sebagai hadiahnya nanti Kaka belikan ice cream"Rayu Danial


"Aku bukan anak kecil kalaupun aku mau beli ice cream aku bisa beli sendiri"Ucap Dania lalu meletakkan kartu hitam nya diatas meja


"Kalau jahilin aku kompak banget,kalau minta tolong dari hukuman Mamah kompak banget kalau minta maaf gak ada inisiatif nya"Ucap Dania


"Kesel aku tuhhhhh"Teriak Dania lalu dia pergi menuju ruang tamu


"Waduh marah besar tuh"Ucap Danial sambil menatap Dania yang berjalan menjauh


Gabriel menatap anak kembarnya sambil menunjuknya dengan garpu


"Dibikinin adik biar seru malah dijahilin"Ucap Gabriel lalu dia mengejar Dania


Mereka menundukkan kepalanya sedangkan Willy hanya tertawa kecil melihat tingkah istri dan anak-anak nya


"Niash kamu ikut juga jahilin adik kamu?"Tanya Willy karena dia tahu jika Daniash tidak bisa mengerjai adik nya berbeda dengan Danial ,malah dia akan membela Dania biasanya


"Aku disuruh Nial buat pinjam laptop Nia Pah aku gak tau bakal di jadiin gini"Adu Daniash


"Cepu lu"Ucap Danial

__ADS_1


"Maaf Pah"Ucap Mereka bersamaan


"Sudah-sudah sekarang habiskan makanan kalian hari ini harus datang pagi kan? soalnya upacara kan?"Ucap Willy mereka menganggukkan kepalanya


Setelah selesai makan mereka pun pergi menuju sekolah mereka


Jam 07.03 mereka sampai kesekolah mereka kali ini sama-sama menaiki motor gede mereka karena mobil mereka sedang di servis


Mereka berjalan menuju kelas seperti biasanya banyak siswi menatap mereka berdua tapi mereka acuh begitupun dengan Danial


Daniash dan Danial melewati ruang guru dan Daniash menatap ada seseorang yang dia kenal ada didalam tapi dia hanya melihat sambil berjalan sedangkan Danial tidak melihat


"Kaya gak asing"Batin Daniash


Mereka sampai di kelas dan mereka meletakkan tasnya lalu memasang topi nya dan turun kelapangan untuk upacara bendera


Si kembar ada dibarisan paling depan karena laki-laki ada dibarisan paling depan apalagi tinggi badan mereka yang tinggi menjulang


45 menit kemudian upacara berakhir lalu semua murid langsung menuju kelas mereka masing-masing


Daniash dan Danial sedang sama-sama diam dikursi mereka,dia sedang memikirkan bagaimana membujuk adik bontot mereka yang pasti akan ngambek lama pada mereka


"Niash gimana Dania pasti masih marah ke kita apalagi dia sampai teriak tadi"Ucap Danial


"Gua gak mau dia bilang nyesel punya Kaka kaya kita"Ucap Danial sambil memegangi kepalanya bahkan


"Nial semarah-marahnya Nia dia gak mungkin bilang gitu"Ucap Daniash


"Gua cuma takut aja sih"Ucap Danial


"Lu lebay"Ucap Daniash


"Apa sih berantem terus?"Tegur Abrar yang duduk didepan mereka


"Oh iyah kata Mikha kita bakal punya teman baru anak pindahan"Ucap Ucap Abrar


"Mikha perasaan tau segalanya deh"Ucap Danial


"Orang gak ada kerjaan ya gitu"Ucap Daniash


"Lu diam! lu aja kerjaannya cuma diam"Ucap Danial tapi Daniash acuh dengan ucapan Danial


Guru masuk dengan seseorang dibelakang nya semuanya yang tadi ribut sekarang menjadi sepi tapi Daniash dan Danial sama-sama tidak menetap kedepan Daniash menatap jendela sedangkan Danial minum


"Pagi anak-anak,hari ini kita kedatangan teman baru"Ucap Guru


"Cepat perkenalkan namaku Cantik"Ucap Guru


Dia maju selangkah semuanya tersenyum padanya termasuk siswi perempuan


"Perkenalan namaku Kyomi Zuana"Ucap Nya membuat Daniash dan Danial menatap kedepan dengan tatapan melotot bahkan Danial yang tadi minum langsung menyembur kan ke belakangnya Abrar


"Sialan"Ucap Abrar pelan


"Kyomi!"Ucap mereka bersamaan

__ADS_1


__ADS_2