Belenggu Twins

Belenggu Twins
Membatin


__ADS_3

Kyomi berjalan menuju kelas dengan Danial tapi dia malah di senggol oleh Anya dengan kuatnya tapi syukurnya Danial dengan sigap menahan Kyomi yang hampir saja ingin terjatuh


"Kamu gak papa? " Tanya Danial


"Aku nggak papa" Jawab Kyomi lalu dia berdiri tapi Anya sudah jauh berjalan dengan santai seakan-akan tidak terjadi apa-apa


"Keterlaluan" Ujar Danial ingin mengejar Anya tapi di tahan oleh Kyomi


"Gak usah" Larang Kyomi dan syukurnya dia menurut


"Kita ke kelas aja" Ajak Kyomi


"Si Anya tuh benar-benar ngeselin, Misalnya Daniash pun terima tuh cewe gua orang pertama yang bakal tentang dia, apalagi Mamah gak ada restuin pastinya" Ujar Danial dengan wajah kesal


Kyomi menatap danial, dia merasa kesal mendengar Danial menyebut Daniash mau menerima Anya walaupun hanya angan-angan


"Aku duluan" Ujar Kyomi dia meninggalkan Danial


"Kyomiiii" Panggil Danial lalu mengejarnya, Danial sudah bisa mengejar Kyomi


"Kamu kenapa? kok langsung kaya enggak seneng gitu? aku salah ngomong yah? " Tanya Danial pada Kyomi


Tapi Kyomi hanya menggeleng tapi Danial tetap menanyai Kyomi


"Kamu marah ke aku? aku minta maaf yah" Ujar Danial


"Aku gak papa" Jawab Kyomi


"Yakin? " Tanya Danial sambil terus mengikuti Kyomi


Kyomi langsung menghentikan langkah nya dia menatap tajam Danial


"Aku ngerti bahasa ku kan? aku gak papa? gak usah banyak tanya" Jawab Kyomi dengan ketus lalu berjalan lagi bahkan berlari meninggalkan Danial


Danial diam menatap belakang Kyomi yang semakin menjauh dari tatapannya


"Apa yang bisa buat kamu luluh ke aku Kyomi? bahkan Daniash yang dingin seperti itu bisa buat kamu sebegitu nya ke dia?" Ucap Danial pelan


Rebecca melongak menatap Danial lalu mengikuti matanya Danial yang menatap ke depan


"Liat apa? " Tanya Rebecca yang tiba-tiba tapi membuat Danial terkejut


"Gak papa" Jawab Danial tapi berusaha menutupi rasa terkejut nya


"Kyomi belum bisa move on dari Daniash, kayanya lu harus lebih bisa dekatin dia lagi dengan cara yang lebih romantis mungkin" Saran Rebecca


"Kata Kyomi Daniash itu emang cuek tapi dia orangnya romantis bahkan perhatian tapi emangnya diam-diam aja" Ujar Rebecca

__ADS_1


"Kyomi cerita itu ke lu? kapan? " Tanya Danial tak percaya


"Seminggu yang lalu, karena dia lagi sedih banget eh malah curhat" Jawab Rebecca


"Udah yah gua mau ke kelas" Ujar Rebecca tapi Danial membiarkannya saja bahkan dia tersenyum


"Romantis? " Ujar Danial lalu dia mengangguk dan berlari entah kemana


Rebecca sampai ke kelas dia melihat Kyomi yang sedang melamun di bangku nya dia pun mendekati temannya itu


"Nih! " Rebecca menyerah kan minuman jeruk yang biasa Kyomi minum


Kyomi menatap Rebecca lalu dia duduk didepan Kyomi


"Minum aja" Suruh Rebecca dan meletakkan nya di depan Kyomi


"Mikirin Daniash? " Tanya Rebecca


"Siapa lagi? " Ujar Kyomi lalu dia tersenyum kecut


"Dia putusin buat pergi, apa kamu masih mau tunggu? sistem keluarga kaya Danial dan Daniash itu kejam Kyomi, kamu bakal cape tunggu Daniash tapi kamu akan kecewa kalau seandainya dia gandeng wanita lainnya nantinya" Ujar Rebecca dan Kyomi menatap tak percaya


"Mereka keluarga bisnis Kyomi, pernikahan bisnis juga bisa terjadi apalagi Anya dan Daniash bersatu kayanya bisa terjadi deh" Ucap Rebecca


"Kamu jangan takut-takutin aku" Ujar Kyomi pelan


"Lebih baik kamu lupain Daniash sebelum kamu semakin luka nantinya" Suruh Rebecca


"Dia cukup melekat Rebecca gak semudah itu aku lupain dia" Ujar Kyomi


"Buka hati kamu ke Danial karena dia tulus" Ujar Rebecca tapi Kyomi diam bahkan menunduk


"Maafin aku yah Kyomi udah ngomong kaya gini ke kamu tapi aku gak mau liat kamu sedih terus" Batin Rebecca


"Berarti Anya dan Daniash bisa kemungkinan menikah? " Tanya Kyomi


"Yah! karena setahuku Papahnya Anya itu punya proyek bareng sama Papahnya Daniash" Jawab Rebecca


Kyomi meletakkan kepalanya di atas meja sambil menghela nafas panjangnya


"Sistem orang kaya kejam yah bahkan karena bisnis gitu bisa ngejual kebahagiaan" Ujar Kyomi


"Lupain Daniash yah terus kamu jangan sedih-sedih lagi" Ujar Rebecca


"Aku bakal coba sambil ya Tuhan ya Tuhan" Ucap Kyomi


"Semangat" Ujar Rebecca

__ADS_1


"Harusss" Jawab Kyomi tapi lesu


"Emangnya aku bisa lupain Daniash? dia cowo yang benar-benar buat aku nyaman walaupun sikapnya yang cuek tapi perhatian dia bikin aku luluh " Batin Kyomi


Danial masuk ke kelas dengan tangan kosong tapi senyumnya sangat lebar Rebecca yang melihatnya merasa heran dan aneh tapi dia heran untuk apa karena Danial yang memang sikap aneh dan random


"Kyomi" Panggil Danial lalu berdiri didepan Kyomi


"Iyah" Jawab Kyomi dengan malas


"Oke! " Ujar Danial lalu dia berjalan dan duduk di bangkunya


"Kenapa dia? " Tanya Rebecca yang keheranan


"Ngapain heran sih? dia kan Danial bukan Daniash" Ujar Abrar yang baru datang ikut bergabung dengan mereka


"Kyomi gua mau lu temenin Danial sore ini yah kalau bisa sampai malam" Suruh Abrar


"Ngapain kamu suruh-suruh Kyomi? " Tanya Rebecca dengan nada ketus


"Danial nanti malam mau ikut tawuran gitu tapi bukan antar sekolah melainkan antar genk mobil karena dia baru ikut genk mobil gitu" Ujar Abrar


"Gua gak bisa larang dia bisa-bisa gua yang babak belur dan gua minta tolong ke Kyomi yah" Sambung Abrar


"Kyomi tolongin yah" Pinta Abrar dengan penuh permohonan


"Aku udah janji juga sih tadi sama dia mau jalan" Jawab Kyomi dengan lesu


"Yes! oke berarti gua amanahin ke lu yah"Ucap Abrar lalu dia berjalan menuju bangku yang bersampingan dengan Danial


" Ngapain lu ngomong sama Kyomi? lu ngomong apaan? "Tanya Danial


" Tentang tugas aja sih"Jawab Abrar


"Yang benar? " Tanya Danial tapi Abrar hanya angguk-angguk


Danial melihat Kyomi yang sedang berbincang dengan Rebecca


"Aku memang merasa sepi setelah Daniash pergi tapi apa boleh gua jadiin Kyomi sebagai penghibur sepi gua walaupun dia gak pernah anggap gua" Batin Danial


"Gua bakal lakuin semuanya yang gua bisa buat lu luluh Kyomi, aku mohon jadinya tempat ternyaman ku setelah Mamah"Sambung nya


" Keyakinan gua masih kokoh, kalau lu adalah buat gua"Tambahnya


Kyomi melirik dengan ekor matanya,dia bisa melihat jika Danial menatapnya dengan tatapan yang nanar


"Aku akan jadi orang jahat kalau aku jadiin kamu sebagai pelampiasan Danial, aku gak mau, aku mau Daniash bukan kamu tapi kenapa kamu selalu keras kepala" Batin Kyomi

__ADS_1


__ADS_2