Belenggu Twins

Belenggu Twins
Ayah Kyomi?


__ADS_3

Kyomi dan Danial jalan-jalan mengelilingi mall sampai malam,Setelah nya Danial mengantar Kyomi pulang lagi tapi kali ini danial di hadang oleh Ayahnya Kyomi


"Yang, Ayah ngapain didepan pintu gitu? " Tanya Danial yang masih di dalam mobil dengan a Kyomi yang belum turun


"Kayanya Ayah mau ngomong sama kamu deh, soalnya akhir-akhir ini kita jalan terus" Jawab Kyomi


"Yangggg" Ujar Danial takut sambil memegangi tangan Kyomi


"Takut kamu? biasanya kan akrab yangg? " Tanya Kyomi heran dengan Danial


"Kalau marah-marah ya takut lah" Jawab Danial


"Aku mau turun" Ujar Kyomi


"Terus aku gimana? " Tanya Danial


"Gak mau pamit sama Ayah aku? " Tanya Kyomi lalu dia turun dari mobil danial sedangkan Danial masih di dalam mobil


Tapi tidak lama dia pun turun dari mobil dengan ekpresi yang gugup, Kyomi tersenyum melihat ekpresi danial yang berjalan di belakang nya


"Tumben Ayah berdiri didepan pintu? " Tanya Kyomi santai sedangkan Danial hanya diam menundukkan kepalanya


Tatapan Ayahnya sangat tajam pada Danial seakan-akan ingin melahap nya bulat-bulat


"Boleh Ayah ngomong sama kamu"Ujar Ayah Kyomi pada Danial


" Boleh"Jawab Danial


"Masuk" Ajak Ayah Kyomi lalu mereka pun masuk


Danial duduk di sofa begitu pun dengan Kyomi sedangkan Ibu nya ada di kamar


"Kyomi kamu buatkan Ayah dan danial teh" Suruh Ayah Kyomi lalu dia pun pergi ke dapur


"Ayangg" Ujar Danial tanpa suara yang tak rela Kyomi pergi dan membiarkan nya berduaan dengan Ayahnya Kyomi


"Danial" Ujar Ayahnya Kyomi dan Danial langsung bersikap serius


"Iiiyah" Jawab Danial tergugup


"Semingguan ini kamu dan Kyomi terlalu sering keluar sampai malam" Ucap Ayahnya Kyomi tanpa basa-basi pada danial


"Iyah" Jawab Danial


"Padahal seminggu lagi kalian akan ulangan kan? " Tanya Ayahnya Kyomi


"Kalau kalian terus seperti ini pasti kalian gak akan belajar, Saya hanya ingin kamu dan Kyomi untuk sementara jangan terlalu sering keluar tanpa memikirkan sekolah kalian" Ucap Ayahnya Kyomi


"Ayah juga gak ngelarang kalian tapi setidaknya kalian juga memikirkan sekolah kalian terlalu berlebihan" Sambungnya

__ADS_1


Kyomi datang sambil membawa nampan dengan teh hangat di atas nya


"Kata siapa sih aku gak belajar? bahkan aku belajar terus " Bela Kyomi sambil meletakkan teh itu di atas meja lalu dia duduk di samping nya danial


"Kamu jangan bela diri" Ucap Ayah


"Aku gak bohong kok, kami bahkan jalan berdua cuma buat cari buku terus belajar di depan rumah kita, ya kan yang? " Ucap Kyomi meminta anggukan dari danial


"Iyah sayangg" Jawab Danial


"Ayah jarang di rumah kan? aku belajar kok bahkan danial juga belajar, kami juga mikirin sekolah kami kok" Ucap Kyomi


"Emangnya ayah pernah di tegur pas ayah ngambil rapot ku? gak kan,Kalian pacar ku yah dia sampai panas gini" Ucap Kyomi lalu dia tersenyum menatap danial yang ada di sampingnya


"Bahkan danial aja juga sekarang masuk 10 besar loh, karena kami pacaran tapi saling tau batasan kami kok" Sambung Kyomi


Ayahnya Kyomi tersenyum mendengar penjelasan putrinya lalu


"Kenapa kamu gak bisa jelasin seperti putri saya danial? apa kamu segugup itu dengan saya? " Tanya Ayah Kyomi


"Iyah yah" Jawab Danial lalu dia tertawa sambil menepuk pundak Danial


Ponsel danial berdering yang menelpon adalah Mamahnya, tentu dia langsung mengangkat nya


"Hallo mah" Ujar Danial


"Kamu di mana sayang? " Tanya Mamah Gabriel


"Cepat pulang sayang, Temenin Dania di mansion dia sendirian soalnya Papah dan Mamah mau pergi" Ujar Mamah Gabriel


"Iyah Mah" Ujar Danial


"Kamu hati-hati jangan ngebut kalau bawa mobilnya, pulang harus selamat jangan sampai kenapa-kenapa" Ucap Mamah Gabriel menasehati anaknya


"Iyah Mamah sayang" Ujar Danial lalu mereka mematikan ponselnya bersama-sama


"Ayah, aku gak bisa lama-lama soalnya adiku sendirian di mansion jadinya aku harus pulang" Ucap Danial


"Baiklah kamu hati-hati yah" Ucap Ayah Kyomi lalu danial berdiri ingin berdiri tapi tangannya di tahan oleh Kyomi


"Kenapa? " Tanya Danial, ayah melihat itu geleng-geleng tanpa dia juga pergi ke kamar


"Kamu gak pamitan ke aku Yang? " Tanya Kyomi kecewa


"Wah aku lupa" Ucap Danial lalu dia tertawa


"Ikut aku keluar yuk biar aku pamitan nya lebih leluasa" Ujar Danial lagi


Lalu mereka keluar dan di teras Kyomi tak mau melepaskan tangan Danial

__ADS_1


"Ayangggg" Ucap Danial sambil tersenyum melihat tingkah Kyomi


"Sebentar banget sih di rumah aku? " Keluh Kyomi


"Dania sendirian yang di mansion, aku harus pulang nanti dia marah" Ujar Danial lalu Kyomi melepas kan tangannya Danial


"Hati-hati yah" Ujar Kyomi


"Pasti kok cantik, kalau aku kenapa-kenapa pasti aku gak bisa jalan sama kamu, gak bisa liat cantiknya aku" Ucap Danial


"Aku pergi dulu yah, besok kita ketemu lagi di sekolah, jangan lupa telpon aku nantinya" Ujar Danial


"Iyah" Jawab Kyomi lalu danial pergi


Mobilnya sudah tidak ada di halaman rumah nya lagi "Sekarang aku bener-bener gak butuh siapapun selain danial, dia benar-benar tulus menghadapi aku, terimakasih sudah mendatangkan laki-laki seperti danial aku berjanji aku selalu membuat nya nyaman dan selalu setia sama dia" Ucap Kyomi, dia berdiri sebenar lalu dia masuk ke dalam kamar


30 menit perjalanan, dia pun sampai di mansion nya tempat pertama yang tuju adalah kamar Dania


Kamarnya terkunci lalu Danial mengetuknya sampai Dania keluar, seperti biasanya wajahnya datar menatap danial


"Belum tidur? " Tanya Danial ramah pada adiknya


"Mata aku masih terbuka jelaskan kalau aku belum tidur" Jawab Dania ketus


"Boleh masuk? " Tanya Danial


"Ngapain" Tanya Dania


"Ngobrol kaya dulu" Ujar Danial


"Gak boleh! aku sibuk" Ucap Dania tapi Danial tetap masuk bahkan dia duduk di sofa dengan santai


Dania sangat kesal dengan Danial yang malah menentang penolakan nya tadi


"Mumpung Mamah dan Papah keluar mau main game atau main apa gitu kaya dulu? " Tawar Danial


"Aku gak mau" Tolak Dania


"Oh ya Dania, gak berapa hari lagi kaka bakal tanding basket loh, semangatin kaka yah" Ucap Danial


"Gak mau! kaka minta semangatin sama pacar kaka itu aja" Tolak Dania


Danial tersenyum dengan jawaban Dania barusan "Kyomi saja sudah move on dari Daniash tapi Dania malah masih marah dan membenci Kyomi" Ucap Danial pelan


Danial berdiri lalu mendekati Dania yang masih berdiri menatapnya dengan tajam


Dia berdiri di depan adiknya sambil tersenyum "Kaka kekamar dulu yah, kalau kamu butuh apa-apa telpon aja" Ucap Danial lalu dia mencium kening adiknya dan pergi


Dania hanya diam menatap pintu yang baru saja di gunakan oleh danial

__ADS_1


"Ka maafin aku yah, aku sejujurnya juga mau kaya dulu lagi tapi aku malu karena aku sudah selalu bersikap kasar dan judes ke kaka" Ucap Dania


__ADS_2