
Keesokan harinya
Mereka sedang sarapan Danial dan Danial sama-sama diam apalagi Danial dia benar-benar sangat marah bahkan berbicara sedikitpun tidak
Setelah sarapan Danial langsung pergi sedangkan Daniash masih sarapan dengan tenang dengan Dania dan kedua orangtuanya
"Niash"Panggil Willy dan dia menatap Papah nya
"Jarak jarak dulu dari Danial dan kamu jangan sampai buat dia marah dulu"Suruh Gabriel dia hanya diam lalu Dania menyenggol tangan Daniash dia menatap adiknya yang tersenyum padanya
"Kaka Niall dan Niash itu boleh berantem cuma karena Nia jangan karena wanita lain"Ucap Dania
"Ka Niash harus baikan yah sama ka Danial"Suruh Dania
"Iyah"Jawab Daniash
"Setelah pulang nanti Kaka jangan sampai berantem lagi yah"Ucap Dania dia lalu mencium pipi Daniash
"Have a good brother's day today"Ucap Dania membuat Willy dan Gabriel saling tatap,Daniash lalu berdiri bersiap ingin pergi sekolah
"Aku berangkat dulu Mah Pah"Pamit Daniash dia tidak lupa mencium tangan kedua orangtuanya tapi Gabriel mencium pipi Daniash lalu dia pergi
Daniash menggunakan mobilnya seperti biasanya karena harinya gerimis 30 menit diperjalanan dia pun sampai di sekolah
Daniash bertemu dengan Kyomi yang diparkiran tapi Daniash tidak mempedulikan Kyomi sama sekali membuatnya kecewa padahal diparkiran tidak ada siapa-siapa selain mereka berdua
"Kamu kenapa lagi Niash?"Batin Kyomi
Daniash masuk kelas sedangkan Danial sudah bercanda dengan teman-teman yang lainnya ketika Daniash masuk Danial langsung diam ekspresi juga berubah menjadi menatap tajam kearah Daniash
Kyomi juga baru masuk kekelas Danial tersenyum melihat Kyomi sedangkan Daniash duduk dikursi nya sambil menatap jendela kelasnya
Anya datang membawakan minuman kesukaan nya Daniash seperti biasanya
"Hay Niash ini kaya biasanya minuman yang kamu suka,diminum yah"Ucap Anya sambil meletakkan minuman sesukanya Daniash dia hanya diam sambil menatap Anya
"Jauhin gua Anya"Suruh Daniash santai
"Permintaan kamu aku tolak"Ucap Anya lalu dia pergi begitu saja tapi didepan papan tulis ada angkasa mantan ketua OSIS sebelum Anya dia kelas 12 termasuk siswa populer sebelum Daniash datang
Angkasa langsung merangkul pundak Anya tapi Daniash diam bahkan dia tidak peduli menatapnya malas
__ADS_1
Angkasa mengambil spidol yang ada meja guru lalu melemparnya ke arah Daniash terkena baju kemeja putihnya karena almamater nya dia lepaskan
Daniash langsung menatap menatap santai angkasa seakan-akan tidak terganggu sama sekali dengan perbuatan jahil angkasa
"Gak usah sok ganteng lu"Ucap Angkasa pada Daniash,Danial diam sambil menatap Daniash
"Kenapa diam Niash?Anya dirangkul cowo lain didepan mata lu?"Batin Danial
"Anya kamu suka cowo yang nyalinya setipis tisu itu?"Tanya Angkasa pada Anya dia berontak sampai angkasa melepaskan tangannya di pundak Anya
Daniash lalu berdiri memasang almamater nya dia berjalan santai sambil memasukkan tangannya kedalam kantong celananya
Dia berjalan santai melewati angkasa dengan Anya tapi angkasa malah menarik kerah belakangnya almamater nya Daniash tapi kali ini Daniash langsung berbalik dan memukul wajah angkasa sampai dia terjatuh ke lantai
Daniash masih santai sambil merapikan almamaternya sikap Daniash tadi membuat Danial tersenyum tipis,Tapi semua siswa perempuan terkejut apalagi Kyomi
"Gua gak pernah ganggu lu bahkan mau kenal sama lu aja gak"Ucap Daniash pelan dengan ekspresi wajahnya yang datar
Angkasa berdiri dia kembali berdiri ingin membalas Daniash tapi tangannya kalah cepat dari Daniash jadi Daniash bisa menangkap tangannya bahkan memutar tangannya sampai dia kesakitan
Daniash membisikan sesuatu ditelinga nya angkasa tapi tangannya masih memelintir tangan angkasa
"Lu bebas ganggu siapapun disini tapi jangan pernah ganggu orang-orang kelas sini"Ucap Daniash pelan
Kyomi melihat itu dia menundukkan kepalanya sambil menggenggam erat roknya melihat Anya terus mendekati Daniash
Rebecca melihat tingkah laku Kyomi dia mengerucutkan alisnya dia merasa ada yang aneh dengan Kyomi
"Sikap Kyomi kaya lagi nahan sesuatu"Batin Rebecca
"Niash kenapa kamu belain Anya"Batin Kyomi
Disisi Daniash
Dia masuk kedalam toilet tapi siapa sangka jika Anya ikut masuk dengan Daniash membuat Daniash sangat terkejut
"Lu ngapain disini?"Tanya Daniash yang keheranan
"Aku mau bantuin kamu Niash"Ucap Anya dia ingin melepaskan almamater Daniash tapi Daniash menepisnya
"Niash aku cuma mau berniat baik apa itu salah?"Tanya Anya
__ADS_1
"Lu harus liat tempat juga Anya ,ini disekolah bahkan dia toilet laki-laki lu bisa mikir gak sih?"Tanya Anya
"Gua cuma mikirin lu Niash"Jawab Anya
"Anya gua udah suruh lu jauhin gua kan?"Tanya Daniash
"Jauhin kamu?setelah kamu buat aku suka sama kamu?itu mustahil"Jawab Anya
Anya ingin mencoba mencium bibir Daniash tapi buru-buru Daniash mendorong tubuh Anya dengan kuat
"Lu mikir apa sih hah?ini sekolah Nya"Ucap Daniash yang mulai tersulut emosi
"Oke kalau ini bukan sekolah apa aku boleh lakuin apapun?"Tanya Anya
"Lu jangan gila"Bentak Daniash
"Aku sangat menyukai kamu Daniash,bahkan aku minta ke Daddy aku buat tunangin kita"Ucap Anya
"Itu gak mungkin Nya,kita masih SMA"Jawab Daniash
"Gak mungkin kenapa?setelah kita lulus kita bisa menikah kehidupan gak bakal melarat"Ucap Anya
Daniash hanya geleng-geleng kepala dengan sikap Anya lalu Daniash ingin pergi tapi Anya memeluk Daniash dari belakang
"Kamu minta apapun aku bakal kasih ke kamu niash bahkan kalau kamu keperawanan ku pun bakal ku kasih"Ucap Anya tanpa pikir panjang Daniash mencoba melepaskan pelukannya Anya dari pinggangnya
"Gua gak suka sama lu,gua sudah punya pacar dan gua lagi jaga perasaan dia"Ucap Daniash jujur pada Anya
Anya terdiam dengan wajah berkaca-kaca menatap Daniash
"Siapa dia Niash"Tanya Anya tapi Daniash tidak menjawabnya malah dia pergi meninggalkan Anya sendirian di toilet
Daniash masuk kelas tapi dia malah bertabrakan dengan Kyomi yang ingin keluar dia berniat ingin mencek Daniash dengan Anya
Daniash ingin membantu Kyomi berdiri tapi terlambat sudah didahului oleh Danial
Tatapan Danial masih tajam pada Daniash tapi Daniash hanya diam dia melewati Kyomi dan Danial begitu saja tapi Daniash masih sempat menyentuh tangan Kyomi tanpa sepengetahuan siapapun kecuali dia dan Kyomi sendiri
Danial membawa Kyomi kekursinya tatapan Daniash terus menatap Kyomi dia juga khawatir tapi dia harus menyembunyikan itu semuanya
"Maafin aku Kyo"Batin Daniash
__ADS_1
Kyomi menatap Daniash sebentar dia menganggukan kepalanya dia mengakatakan jika dia tidak apa-apa lewat anggukan kepala